I Want A Son [Cho kyuhyun story]

 

Author : renz

Genre : romance, comedy

Cast : Cho kyuhyun

 

Annyeong..ini dia sekuel dari ff oneshooot “It has to be you[Eun Hae story]”…mian banget kalo judulnya gak nyambung…ahahahaha xp

Selamat membaca+jangan lupa comment.. ^.^

Previous : It Has To Be You [Eun Hae Story]

 

 

“Kyuuuu…..Ayo bangunnn…Kamu janji akan menemani seyun ke taman bermain kan hari ini…”

Aku mengerjapkan mata perlahan, menutup selimut lagi ke tubuhku. “Lima menit lagi ennn….Lima menit lagi…”

“Appa…bangunnnnn….” teriak seseorang keras tepat di kupingku. Aku terlonjak kaget, menatap sekeliling dengan panik. “Waeyo?? Waeyo?? Kebakaran?? Pencurian??”

Seorang gadis kecil tampak duduk di perutku sambil tertawa geli. “Seyunnnn…Kamu mau membuat appa jantungan. Teriakanmu makin keras saja sih..”

“Tentu saja. Seyun kan ikut paduan suara jadi harus mempunyai suara yang keras.”

“Yah~tapi apa perlu kamu berlatih di depan kuping appa setiap hari. Lama-lama kuping appa bisa tuli mendengar teriakanmu tiap pagi.”

“Makanya appa cepat bangun. Appa kan sudah janji akan menemaniku ke taman bermain hari ini. Ayo bangun appa…” rengek seyun manja, mengguncang tubuhku pelan. Aku tertawa pelan, menurunkan tubuh gadis kecilku ke kasur. “Ne..appa sudah bangun. Sekarang lebih baik kamu bersiap.”

“Yee~taman bermain….” teriaknya bersemangat, berlari keluar kamar. Aku hanya tertawa, merenggangkan badanku sejenak. “Akhirnya bangun juga. Sepertinya kamu hanya bisa bangun kalau mendengar teriakan seyun ya.” Eun hae mendekat ke arahku sambil tertawa.

“Haishh!! Semakin lama dia semakin mirip kamu saja. Makin cerewet..”

Sebuah bantal melayang ke arahku. “Jadi kamu mengataiku cerewet. Wah~rugi sekali ya kamu mempunyai istri yang cerewet.”

Aku tersenyum geli melihat wajahnya yang cemberut, menariknya ke arahku. “Iya ya..rugi sekali aku. Hahaha. Tapi masalahnya mau bagaimana lagi, istri yang cerewet ini istri yang paling kucintai di seluruh dunia.” Kulumat bibirnya lembut, menariknya semakin dekat ke arahku. Tanganku mulai menyusup dalam bajunya.

“Ommaaa…” Eun hae mendorong tubuhku menjauh, menoleh ke arah seyun sambil tersenyum gugup. “Waeyo sayang??”

“Aku lapar…” Eun hae tertawa pelan. “Baiklah…ayo omma buatkan telur gulung kesukaanmu.” Seyun menarik tangan eun hae manja keluar dari kamar. “Telur gulungggg…”

Aku menatap kepergian eun hae dan seyun dengan takjub. Rasanya baru kemarin kami berdua bertunangan, tapi sekarang kami sudah menikah dan memiliki seorang malaikat kecil. Rasanya seperti mimpi.

“Appa….jangan tidur lagiiiii…” teriak seyun keras dari luar. Aku tertawa pelan, berjalan keluar kamar. Malaikat kecil yang sangat cerewet. Hahaha.

 

“Appa aku mau main ituuu…”

“Appa aku mau makan eskrim…”

“Appa aku mau boneka itu..”

“Appa…”

“Appa..”

Aku menghempaskan tubuhku ke kursi panjang yang terletak di pojok taman bermain. Aishh!! ternyata mengurus anak itu capek sekali ya. Baru satu jam di taman bermain tapi rasanya sudah seperti berjam-jam. Fiuhh!!

Rasanya aku jadi mengerti kenapa setiap malam eun hae selalu kelelahan. Malaikat kecilku ini terlalu energik. Hoahmm~aku ngantuk. Gara-gara tadi malam begadang untuk mengerjakan proyek sekarang aku ngantuk sekali.

“Hwaaa…appa…hikz..hikz..” Aku mengucek mataku perlahan, memeluk malaikat kecilku yang mendekatiku sambil menangis. “Waeyo seyun??”

“Eskrimnya jatuhhhh…” katanya sambil terisak. Aku mengelus kepalanya lembut. “Sudah jangan menangis. Ayo appa belikan lagi…tapi setelah ini kita pulang ya..”

Seyun menghapus air matanya sambil mengangguk, menatapku berbinar. “Yeyy…eskrim…” teriaknya bersemangat, menarik tanganku menuju ahjussi penjual eskrim.

 

“Kyu..besok kamu libur kan?? Temani seyun dirumah ya. Aku ada pekerjaan penting di pulau jeju jadi mungkin pulangnya malam.”

Aku memutar bola mata. “Apa kamu harus ikut?? Sepertinya setiap ada pekerjaan keluar seoul kamu harus ikut.”

Eun hae menatapku penuh permohonan. “Ayolah kyu…. Ini pekerjaan yang sangat penting. Hae yang memintaku secara langsung.”

“Jadi hyung yang memintamu. Pantas saja kamu selalu mau ikut.”

Eun hae menatapku lekat, seulas senyum keluar dari bibirnya. “Kamu cemburu ya??”

“Ani…untuk apa aku cemburu.” Elakku, memutar badanku membelakanginya.

“Oh~jadi kamu tidak cemburu. Yah~kalau begitu tidak apa dong kalau aku pergi berdua saja dengan hae.”

“Andwae!!! Kenapa kamu harus pergi berdua saja dengan hyung?? Memangnya tidak ada karyawan lain.” kataku dengan marah, berbalik menatapnya.

Eun hae tertawa pelan. “Aishh!! Kamu manis sekali jika cemburu seperti ini.” katanya sambil mencubit pipiku.

“Aku serius eun hae. Aku tidak akan mengijinkanmu pergi berdua saja dengan hyung. Sudah cukup aku mengijinkanmu bekerja di perusahaan hyung.”

“Mana mungkin aku pergi berdua saja dengan hae, kyu. Semua karyawan pasti ikut ke pulau jeju. Kamu tidak perlu khawatir.”

Aku menghela nafas. “Awas saja kalau kamu sampai selingkuh.”

“Tidak akan. Suamiku saja sudah setampan ini mana mungkin aku selingkuh.” Eun hae mencium bibirku lembut, melingkarkan tangannya ke leherku. Kulumat bibirnya dalam, memeluk tubuhnya semakin erat ke arahku.

“Omma….Appa…” Aku dan eun hae melepas ciuman kami, menatap ke pintu kamar dengan kaget. Gadis kecilku ada di depan pintu, satu tangannya memegang erat sebuah boneka.

“Ada apa sayang??”

“Aku ingin tidur dengan appa dan omma. Boleh ya??”

“Tentu saja boleh. Sini…” Eun hae tidak memperdulikan pandanganku yang menolak. Diulurkan tangannya untuk menggendong seyun dan meletakannya di antara kami. “Nah…sekarang tidur ya..”

Gadis kecilku mengangguk senang, mencium pipiku dan eun hae bergantian. “Selamat malam appa….Selamat malam omma…”

Aku menghela nafas, mencium kepalanya penuh sayang. “Selamat malam…”

 

“Seyun…jangan bandel ya. Omma mungkin pulangnya malam jadi kamu harus mengikuti perintah appa. Arraseo!!”

“Arraseo omma. Hati-hati di jalan ya omma..” Eun hae berjalan pergi menuju mobil, melambaikan tangan ke arah kami.

“Nah…sekarang apa yang akan kita lakukan??” tanyaku pada gadis kecilku begitu eun hae pergi.

“Kita nonton film saja yuk appa…” Sepertinya boleh juga. “Baik…kita mau nonton apa??”

Seyun berlari ke kamarnya dan mengambil sesuatu, diulurkannya sebuah kaset padaku. “Cinderella. Oke kalau begitu kamu nonton, appa tidur ya..” kataku sambil beranjak menuju kamar.

“Aaa…temani aku nonton appa…” Seyun memeluk lenganku erat, menatapku penuh permohonan. “Masa’ appa suruh nonton kayak gini sih seyun…”

“Appaaaaa….”

“Ne…appa akan menemanimu nonton. Sini..duduk yang manis..” Seyun memencet tombol play dan duduk di pangkuanku, menatap layar tv dengan serius.

Hoahmmmm….Aku ngantuk sekali. Mungkin lebih baik aku tidur sebentar. Tanpa sadar aku pun tertidur.

“Appa…Ayo temani aku mainnn…” Aku mengucek mata pelan, menatap gadis kecilku yang tampak menarik-narik tanganku.

“Lho filmnya…”

“Udah selesai appa. Ayo kita main rumah-rumahan..” Seyun mengeluarkan berbagai macam mainan dari kamarnya, menaruhnya ke ruang tamu.

“Main rumah-rumahan?? Main PS aja yuk seyun. Pasti lebih seru…” Gadis kecilku menggeleng mantap. “Gak mauuu…Aku mau main rumah-rumahannnn….”

Aku menghela nafas dlam, mengambil tempat duduk di lantai ruang tamu. “Ne…ne…ayo kita main rumah-rumahan..” kataku dengan pasrah.

Gadis kecilku tersenyum senang, mulai menyusun mainannya di depanku. Aku hanya bengong menatap gadis kecilku yang tampak sibuk bermain dengan boneka-bonekanya. “Appa jangan diem aja..” Aku mengambil boneka dari tangannya dan ikut bermain. Aishh!! Kalau sampai eun hae melihatku seperti ini dia pasti akan tertawa puas.

“Appa…aku lapar…” rengek seyun setelah hampir dua jam bermain. “Kalau begitu appa akan masak..” Aku berdiri dan berjalan menuju dapur. Kutatap lemari es yang berisi berbagai bahan masakan. Apa yang harus kumasak??

“Ah~masak ramyeon saja…” Aku mengambil satu bungkus ramyeon dan mulai memasaknya. Kupotong bahan-bahan campuran yang dibutuhkan dan memasukannya asal ke panci. “Ini sudah jadi…” kataku dengan semangat menaruh semangkuk ramyeon di depan seyun.

“Appa tidak ada rasanya…”

“Ehh~masak sih. Kayaknya tadi appa udah tambahin banyak bumbu deh.” Kuambil sendok dan mencicipinya. “Hwahh~tawarrrr…” Sepertinya kebanyakan air deh.  Haduh~aku benar-benar butuh latihan lagi deh untuk urusan masak-memasak.

“Appa…laparrr….” Seyun memeluk perutnya, menatapku dengan memelas. Aku juga laparrr…

“Kita makan jajangmyeon saja gimana??”

“Jajangmyeon?? Ne…aku mau..”

“Kalau begitu appa akan pergi membelinya sebentar. Kamu tunggu di rumah ya..”

Dengan cepat aku berjalan keluar rumah membeli 2 porsi jajangmyeon dan kembali ke rumah. “Ini dia…Ayo makan..” Aku dan seyun segera makan dengan lahap. Hanya dalam beberapa menit saja jajangmyeon di mangkok kami sudah habis sama sekali. Haahh~ternyata tidak ada eun hae di rumah benar-benar repot. Sehabis ini aku harus benar-benar menjadi suami yang baik untuknya. Pekerjaan menjadi seorang ibu sekaligus istri ternyata sangat berat.

“Nah seyun…sekarang waktunya tidur. Sudah jam 8 malam.”

Seyun menggeleng pelan. “Aku mau menunggu omma. Appa ayo kita main boneka lagi..”

“Haaaaaaa….”

 

“Kyu…kyu…” Aku mengerjapkan mata perlahan, mendapati eun hae di sebelahku. Aku terlonjak kaget, menatap sekeliling dengan bingung.

“Waeyo?? Kamu mimpi buruk??” tanya eun hae khawatir, menatapku lekat.

Mimpi?? Jadi ternyata aku hanya bermimpi. Fiuhh!! Syukurlah!!

Aku menghempaskan tubuhku lagi ke kasur. “Enn..kalau nanti kita menikah. Aku ingin anak laki-laki saja. Aku tidak mau harus bermain boneka terus menerus. Dan aku tidak akan mengijinkanmu bekerja dengan hyung. Kamu jadi ibu rumah tangga saja.” Gumamku pelan, kembali melanjutkan tidurku.

“Haaa~Maksudmu???”

~FIN~

 

28 thoughts on “I Want A Son [Cho kyuhyun story]

  1. Eh apa jdnya ya klo nntn cinderella, maen boneka, maen rumah2an, hahahaha pst lucu bgt tuch….
    Eh cob aja klo beneran ya….

  2. Haaaa.. suamiku ingin anak y? baik la akn ku buatkn special pke telor *plak GJ wae

    hehehehe~ maap yah bini2 nya oppa

    Kyukyuruyuk, Let’s make a childreans! :)

  3. hahahahaha kyu nurut amat sama anaknya.. main boneka2, nonton cinderela.. untung gak diajakin main karet or main bekel *loh emang ada ya disana? haha xD*

  4. yah kyu..sini ama sayah sini..cup cup muah muah deh dijamin bakal pnya anak pertama cwo..yg kedua cwe aja ya biar lengkap^^

  5. jiahh,mimpi trnyta..keke, authorny pntr ei,q kira kyu bnrn dh jd appa.lucu kyu ngalah ma ankny. G evil lg,hehe..Nice ff

  6. Ternyata mimpi…
    Udah bete aja dah kalo suamiku *plak
    punya anak kayak gitu

    Nice weather *ala unyuk

    Maksud saya nice ff :)

  7. hehee! finally bisa komen ^^
    kalo ini udh aku baca 3x, hbisnya kyuhyun hyung lucu banget #kalo dibayangin bneran, ya lucu#
    hahaaa~
    jadi teringat foto kyuhyun yg megang boneka barbie ama member lain~ ^^
    kkkk~
    i like this!

  8. kyuhyun ga kebayang kalo main begituan ._.
    Anaknya evilnya nyuruh2 appanya terus
    Ngeganggu kyu sm eunhae lagi
    Good ff
    Tp terlalu pendek ~

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s