“ I’am Bad “ part. 4

“ I’am Bad “ part. 4

 

@@sebelumnya@@

 

Cho kyuhyun pov

“ kenapa donghae bisa berkata seperti itu?, apa dia sangat membenci siwon hyung?” batinku

“aku benci donghae….aku benci dia….”

 

@@selanjutnya@@

Aku pergi dari lapangan basket kampusku. Aku terus berjalan melangkahkan kakiku untuk keluar dari area kampusku. Langkahku terhenti karena aku merasa diriku lelah sekali.  Akupun bersandar di bawah pohon dan meminum sisa air minumku. Aku merasa sedikit aneh pada diriku, karena aku merasa beberapa minggu ini aku selalu merasa haus. Jika aku tidak minum air, yang diberikan oleh siwon hyung. aku seperti tidak memiliki tenaga.  Aku memperhatikan botol minum milikku yang masih tersisa ¼ air nya.

“apakah kecurigaan donghae benar?, apakah siwon hyung hanya berpura-pura baik padaku?” gumamku, akupun kemudian menggeleng-gelengkan kepalaku karena aku berpikir siwon hyung tidak mungkin berniat jahat kepadaku.

“ lebih baik ku buang jauh-jauh pikiran jelekku itu”

“siwon hyung adalah hyung yang baik”

“siwon hyung tidak mungkin jahat kepadaku” batinku, akupun melangkahkan kakiku kembali untuk pulang kerumah.  Aku berjalan sendiri menuju halte, namun kepalaku tiba-tiba pusing, hingga akupun tidak seimbang melangkahkan kakiku dan aku selalu menabrak setiap orang yang berjalan didepanku.

“hyaaaa….kalau jalan itu hati-hati”

“mianhe….cheongmal mianhe….” Ujarku dan membungkukkan badanku didepannya

“kalau jalan itu pakai mata” sahutnya membentakku

“cheongmal mianhe” sahutku lagi, namja itupun kemudian berlalu dari hadapanku. Dan pandanganku ntah kenapa sedikit mulai kabur, akupun kemudian mengucek-ucek mataku yang terasa kabur ini.

“ada apa denganku sebenarnya?” batinku, akupun kemudian melangkahkan kakiku untuk menuju halte. Sesampainya di halte aku hanya duduk sendiri.  Saat melihat taksi, akupun kemudian berdiri dan menghentikannya.

“ onjeya?” tanya supir taksi itu.

“jl. Great sandok no.45” ujarku kepada supir taksi itu.

“ yee…”sahut supir taksi itu.  selama perjalanan aku merasakan tubuhku lemah. Hingga akupun terlelap.

 

Choi siwon pov

Sudah 2 bulan lamanya aku selalu memberikan setetes demi setetes racun arsenic yang diberikan hangeng kepadaku.  Aku selalu memasukan setetes racun itu kedalam minuman milik kyuhyun.  Aku tahu aku jahat kepadanya, namun karena misiku untuk merebut kasih sayang kedua orang tuaku dan perusahaan milik appa, hingga akupun dengan tega harus menghabisi nyawa anak mereka secara perlahan-lahan.  Saat ini aku memperhatikan botol racun arsenic yang isinya tinggal sedikit yang jika diperkirakan tinggal 10 tetes lagi.

“ kyuhyun~ah…tunggulah ajalmu” batinku, aku tersenyum sinis sambil menatap botol kecil ini.  hari ini adalah hari yang cukup melelahkan buatku karena, appa dan eomma sedang bepergian keluar negeri, hingga dengan berat hatipun aku selalu berpura-pura untuk bersikap baik didepan kyuhyun.

“ siwon~ah….sudah sore, apa kamu tidak pulang?” ujar yesung yang menongolkan kepalanya dibalik pintu ruanganku.

“owh…nee, chamkanman…” sahutku,

“yee…’sahutnya. Akupun kemudian merapikan ruanganku. Setelah itu aku menghampiri yesung, kami berdua pun pergi keluar untuk pulang, semua karyawanpun sama denganku kami semua pulang sesuai waktu hari ini. karena semua file dan kontrak kerja telah terselesaikan dengan baik.

“bagaimana pekerjaanmu hari ini siwon~ssi?” tanya yesung yang berjalan disampingku

“ berjalan dengan sangat baik” sahutku

“ owh….o iya, kabarnya kyuhyun bagaimana? “ tanya yesung kepadaku

“ kyuhyun?, tumben sekali kamu menanyakan kyuhyun?” tanyaku heran

“ gwencana…, hanya saja tadi sewaktu pulang dari perusahaan junsu, di jalan aku melihat kyuhyun yang memberhentikan taksi, sekilas aku melihat wajahnya sangat pucat” ujar yesung serius.

“hahaha…tidak akan lama lagi, ia akan lenyap dari dunia ini” batinku

“siwon~ah…waeyo?” tanyanya kepadaku

“anio….kajja kita pulang sekarang” sahutku

“nee….”sahutnya, saat diparkiran yesung masuk kedalam mobil miliknya sendiri begitu juga aku. Selama perjalanan menuju pulang aku tersenyum sendiri.  Aku membayangkan kyuhyun yang mungkin sekarang ia merasakan tubuhnya semakin lemah, begitu juga ia selalu pusing.

“racun ini sangat manjur, gumawo hangeng~ah….”gumamku didalam mobil. Sesampainya di rumah, akupun langsung menuju kekamarku. Saat melewati kamarnya, aku mendengar suara orang muntah dan aku yakin itu adalah kyuhyun.  Akupun berpura-pura tidak tahu. Saat didalam kamar, aku langsung merebahkan tubuhku diatas kasurku.

“HUWAAAAAA………….lelahnya hari ini. aku senang sekali…………” batinku. Akupun kemudian memejamkan mataku.

 

Cho kyuhyun pov

Saat pulang tadi, perutku terasa sangat mual. Hingga akupun langsung berlari kekamarku untuk memuntahkan semua isi perutku. Sudah beberapa kali aku bolak-balik kamar mandi dan muntah. Tubuhku semakin terasa lemas dan kepalaku pusing sekali.  Yang ada dipikiranku saat ini hanyalah eomma dan appa. tapi apa yang bisa ku lakukan, kedua orang tuaku sangat sibuk, dan aku tidak ingin membebani mereka. hingga akupun memutuskan untuk merawat diriku sendiri.  Aku meminta pelayan untuk membelikanku obat muntah. Setelah meminumnya, akupun merebahkan tubuhku diatas kasurku. Ponselku terus bergetar dan pesan masuk selalu dari donghae. Air mataku mengalir di sudut mataku saat membaca pesan darinya…

“sahabatku…..kamu baik-baik saja kan?”

“sahabat terbaikku…cheongmal mianhe…aku telah menyinggung perasaanmu”

“apa kamu tahu kyu…saat kamu berkata ketus padaku tadi hatiku terasa sakit”

“ tapi aku mengerti kenapa kamu bersikap seperti itu tadi kepadaku”

“kyu…maukah kamu memaafkanku?” itu adalah beberapa pesan darinya. Aku awalnya sangat ingin memaafkannya, namun ku urungkan niatku, karena aku masih tidak suka dengan sikapnya yang selalu berburuk sangka kepada siwon hyung.

“mianhe…donghae~ah…”gumamku saat membaca beberapa pesan masuk darinya.  Aku hanya bisa menangis saat mengingat donghae yang sangat dekat denganku, donghae yang selalu ada disaat aku membutuhkannya, donghae yang sangat mengerti akan diriku. Aku tahu aku salah kepadanya karena aku bersikap ketus kepadanya. Saat aku mengingat donghae, tiba-tiba saja aku menatap kalender.

“2 minggu lagi siwon hyung ulang tahun, dan itu bertepatan dengan pertandingan basket” gumamku, akupun kemudian beranjak bangun dari kasurku, dan aku membuka lemariku.  Aku mengambil buku tabunganku, dan saat aku melihat buku rekeningku…

“ huft…syukurlah uangku cukup untuk membelikan siwon hyung hadiah” batinku,

“sebaiknya besok…aku pergi ke bank” gumamku.  Akupun kemudian memasukkan kembali buku rekeningku kedalam tas ranselku.

“ kyuhyun~ah…sebaiknya kamu tidur, besok kamu harus berjuang untuk ujian music” aku berbicara pada diriku sendiri.

“nde…aku berharap ujianku besok berhasil” gumamku. Akupun kemudian merebahkan tubuhku kembali kekasurku.

 

~malam harinya~

Aku terbangun karena seseorang mengetuk pintu kamarku.

TOK…TOK..TOK….”kyuhyun~ah….buka pintunya saeng” itu adalah suara siwon hyung, dengan bergegaspun aku beranjak bangun dan membukakan pintu kamarku.

“ hyung…”ujarku yang terkejut karena siwon hyung membawa nampan berisi makanan dan minuman untukku.

“ wae???, apa kamu terkejut saeng?” ujar siwon hyung kepadaku

“nde hyung……”sahutku

“ apa hyung tidak boleh masuk kekamarmu kyu?” ujar siwon hyung

“ah…nde, mian aku lupa hyung” sahutku, siwon hyungpun kemudian masuk kekamarku dan meletakkan nampan berisi makanan dan minuman diatas kasurku.

“ kajja makanlah, hyung sengaja memasaknya untukmu kyu” ujar siwon hyung yang membuatku bahagia.

“hyung……gumawo hyung….saranghaeyo…”ujarku dan memeluk siwon hyung.

“chonmaneyo saeng, kajja makanlah” ujar siwon hyung lagi, akupun dengan bahagianya menyantap makanan yang telah dibuat oleh siwon hyung kepadaku. Air mataku mengalir dipelupuk mataku dengan derasnya. Karena baru pertama kalinya siwon hyung memasakkan untukku.

“kyuhyun~ah…kenapa kamu menangis?” tanya siwon hyung

“karena…karna aku bahagia hyung….sangat bahagia……..” sahutku dengan makanan dimulutku.  Siwon hyungpun kemudian menyeka air mataku.

“jangan menangis kyu…bukankah hyung pernah mengatakan didepanmu kalau hyung tidak ingin melihat air matamu”

“ mianhe…cheongmal mianhe…aku tidak bisa membendung air mataku hyung” sahutku didepannya. Aku melihat siwon hyung yang berkaca-kaca saat menatapku.

“sudahlah…buruan habiskan makananmu, setelah itu jangan lupa minum.”

“yee hyung” sahutku

“kalau begitu, hyung kekamar dulu” ujar siwon hyung yang berdiri

“nee hyung…”sahutku, siwon hyungpun kemudian pergi meninggalkan kamarku. dan aku…..aku menyantap makanan buatan siwon hyung dengan lahap.

“gumawo hyung……….gumawo…..’batinku sambil memakan makananku, air mata bahagiaku lagi-lagi mengalir membasahi pipiku. Aku bahagia karena siwon hyung benar-benar menyayangiku, dan dugaan donghae selama ini kepada siwon hyung semuanya adalah salah.

 

Choi siwon pov

“ada apa denganku?, kenapa saat kyuhyun memelukku, hatiku merasa bahagia?, kenapa disaat melihatnya menangis hatiku mulai tersentuh?, kenapa?” batinku didalam kamarku.

“kenapa disaat melihatnya menangis, mataku terasa panas karena menahan air mataku mengalir?”

“apakah aku mulai menyayangi kyuhyun seperti dongsaengku sendiri?” batinku.

“andwe..andwe……….siwon~ah….ingatlah kyuhyun adalah motif utamamu untuk merebut perusahaan appa mu dan kasih sayang kedua orang tuamu” batinku menyadarkanku kemisi semula ku.

“nde…, aku tidak boleh luluh dengan air mata palsunya itu” gumamku.

 

~keesokkan harinya~

Saat ini aku berada didapur, dan aku memegang botol racun ini.

“kyuhyun~ah…dengan tetesan racun ini, akan membuatmu semakin menderita. Tunggulah ajalmu kyu….” Aku berbicara di dapur sendirian.

 

# siwon tidak menyadari, bahwa ada seseorang yang mendengar perkataannya barusan di dapur, dan melihat siwon meneteskan racun itu kedalam minuman kyuhyun#

 

TBC

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

Apakah kyuhyun akan menyadari sikap siwon sebenarnya kepadanya?

Jangan lupa coment + likenya ya…………..

 

 

 

 

8 thoughts on ““ I’am Bad “ part. 4

  1. Jgn bil yg ngliat siwon masukin racun kyu sndr….
    Hikz sedih liat persahabat donghae kyu rusak cm gr2 siwon…
    Lanjut thor..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s