COLOUR SESION : ‘GREY’ VITATION

Warna abu-abu mencerminkan keamanan, reabilitas, kepandaian, tenang dan serius, kesederhanaan, kedewasaan, konservatif, praktis, kesedihan, bosan, profesional, kualitas, diam dan tenang.

Balik lagi dengan author geje ^^
Maaf ya udah membengkalaikan colour session kali ini karena jujur.. g ada ide n feel nih ma wookie, maaf ya buat chara *deep bow*
Maaf juga kalo lagi-lagi jalan ceritanya mengecewakan, karena feel nya author beneran ilang gara-gara wookie *dihajar wookie*
isi cerita, judul dan warna sama sekali g nyambung deh kayaknya hehehe… maaf sekali lagi ya ^^
Cast :
– Kim Ryeowook
– Mon Chara
– Kyuhyun-Eunsuh *mbem-oon muncul again*
– Choi Siwon
Disclaimer : DONT COPY PASTE or HOTLINK aka PLAGIAT THIS FANFICTION ALTHOUGH THIS IS NOT MY BEST
*************************************************
“hyung, ke game center yuk!” ajak kyuhyun, adek sepupu ku saat dia ada di rumahku untuk menginap karena appanya sedang ada di Jepang ngurus cabang bimbelnya di sana

Aku mengeleng

“wae?” dia kesal

Aku memandang sekilas dan kembali membaca majalah di hadapanku “karena aku mau ke taman bermain” jawabku enteng

“ngapain coba orang segedhe hyung ke taman bermain? Kurang kerjaan!”

“jangan salah! Aku ke sana punya maksud lain!” aku memeletkan lidahku

Kyuhyun segera mengintrogasi ku “hayo.. hyung pasti lagi ngecengin cewek khan?!! Hayo ngaku!” aku Cuma senyum-senyum

“siapa hyung?! Jebal…” aish, andalannya.. merajuk. Kalo kayak gini yang ada aku bakalan nyerah deh

Dia menarik-narik tanganku “arra..arra…” akhirnya aku nyerah. Sedangkan dia sudah duduk manis di hadapanku siap untuk mendengarkan ceritaku

“aku tak tau namanya”

“kok bisa g tau namanya sih hyung?!” potongnya

“aish.. diam dulu! Aku teruskan!”

Dia manggut-manggut

“aku mengenalnya saat di taman bermain. Eh, lebih tepatnya tau dia. Aku juga belum kenalan dengannya”

“astaga hyung!”

Aku menunduk menyadari kebodohan ku “ya, memang aneh. Aku tak tau apapun tentang dia kecuali dia bekerja di sana”

“apa pekerjaannya?!” kyuhyun ingin tau

Aku tersenyum mengingat pekerjaan wanita yang berhasil mencuri hatiku itu “dia.. dia.. ba..badut taman bermain”

“MWO??!!!” reaksi kyuhyun sudah kuduga sebelumnya. Memang aneh melihat seorang cewek bekerja di taman bermain apalagi menjadi badut di sana tapi itulah kenyataannya, dia adalah badut. Badut lucu berwarna abu-abu yang berhasil mencuri sebagian hatiku

***********************************************************

“wookie-ah, mau kmana?” Tanya eomma melihatku sudah bersiap pergi

“ke taman bermain” jawabku

“anak ini, udah segedhe itu masih aja suka ke taman bermain! Sana belajar, kamu khan harus bersaing dengan mahasiswa di inha sana!” tiba-tiba appa muncul sambil membaca Koran

Aku Cuma nyengir menjawab omongan appa “aku pergi!” ucapku langsung ngacir daripada diomelin lagi. Appa dan eomma Cuma geleng-geleng kepala melihat tingkahku

Huah… sampai juga aku di taman bermain. Hari ini bukan hari minggu atau libur jadi taman bermain terlihat sepi. Hanya beberapa orang yang terlihat bermain-main dengan mainan-mainan kecil. Tak terlihat antrian panjang di stand roller coaster dan permainan ekstrem lainnya seperti hari libur. Sebenarnya bisa aja aku main itu sekarang juga sepuasnya tapi aku ke sini bukan untuk itu. Aku ke sini untuk badut abu-abu itu

Mana dia? Kok g ada ya dari tadi aku cariin. Kmana dia?

Aku berkali-kali memutar kepalaku mencari sosok itu

Aha.. itu ada badut lain yang sedang istirahat. Aku bisa tanyakan ke dia! Aku segera menghampiri orang di tubuh naga berwarna hijau yang sedang membuka topengnya untuk minum dari botol airnya

“chogi….”

“nee?” tanyanya menoleh

“apa anda tau badut gajah warna abu-abu itu? Kemana dia?” tanyaku hati-hati. Takut salah ngomong

Kulihat dia berpikir sejenak “oh… chara-ah?!!!” oh.. namanya chara… akhirnya aku tau namanya. Kini aku tak perlu memanggilnya badut gajah warna abu-abu karena kini aku tau namanya, chara!

“nee…” jawabku membetulkannya

“dia sekarang sedang ikut ujian masuk universitas jadi hari ini libur”

“ujian universitas? Memang dia mau masuk ke mana?”

“aku dengar sih dia mau masuk ke jurusan music and art di inha university”

Mwo?!! Itu khan jurusanku!!! Dia mau masuk situ?! Keren!!!!!!!!!!!

“oh, khamsahamnida….” aku menunduk berterima kasih. Setelah itu aku pamit pulang

Selama perjalanan pulang aku sama sekali tak tenang. Pikiran ku ada di kampusku. Apa dia sekarang masih di sana? Aku harus ke sana!

**********************************************

@INHA UNIVERSITY

“lho.. wookie-ah, ngapain kamu ke sini?!” Tanya siwon heran melihatku yang tidak ada kuliah hari ini tiba-tiba muncul

Aku Cuma nyengir “aku Cuma pengen tau soal mahasiswa baru. Kamu panitianya khan?”

Siwon mengangguk “wae?”

“sepupuku ada di sini. Boleh aku liat daftarnya?”

“oh boleh. Tuh ada di meja. Tapi jangan kamu obrak-abrik ya. Bisa diomelin aku ntar” siwon mengingatkan

Aku mengacungkan kedua jempolku “beresss….”

Aku segera ke meja itu dan hati-hati membuka tiap lembar daftar nama itu. Kulihat dengan teliti namanya satu-satu. Chara… mana dia… chara… C H A R A

Aha… ini dia!!! Benar saja! Ada namanya dan satu-satunya! Berarti benar dia!

Mon Chara… itu namanya! YAY! Aku tau nama lengkapnya!

“wae yo? Udah ketemu? Kok kliatannya seneng banget” Tanya siwon tiba-tiba muncul

Aku menggeleng “ani.. Cuma seneng aja ada nama sepupuku di sini. Dia kemungkinan masuk ke sini khan?”

“mungkin. Hari ini khan seleksi terakhir. Jadi kalo berhasil ya pasti bakalan diterima di sini. Wae?”

Aku lagi-lagi menggeleng “ani. Aku Cuma berharap adek sepupuku itu bisa masuk sini”

“amin…” siwon mengamini

Senangnya aku! dia selangkah lagi akan jadi junior ku!

***********************************************************

“bagaimana?! Mon Chara masuk jadi mahasiswa baru?!” tanyaku ke siwon lewat telepon

“nee!! Dia masuk jurusan yang sama denganmu! Dia jadi mahasiswa dengan peringkat terbaik lho tahun ini. chukkahae!! Pasti seneng banget ya kalo bisa satu jurusan dengan adek sepupu”

“oh.. nee…” aku lupa kalo dulu pernah bilang chara itu adek sepupuku ke siwon hehe,, mian siwon. Gomawo yo…

Aku terlalu bahagia! Aku g bisa berkata apa-apa. Di kamar aku Cuma jingkrak-jingkrak g jelas sampai eomma mengetuk pintuku karena takut terjadi apa-apa denganku. Hehe mian eomma…

**********************************************************

“hyung, eodieo yo?” Tanya kyuhyun lewat telepon

“taman bermain” jawabku enteng

Kudengar lenguhan darinya saat mendengar ucapanku “hyung! Aku tuh mau ngajakin hyung ke ulang tahunnya mbem! Aku udah janji buat ngajak hyung”

Mbem adalah pacar kyuhyun. Sebenarnya namanya adalah eunsuh tapi kata mereka biar tambah cinta akhirnya mereka punya nama panggilan sendiri, mbem untuk eunsuh dan oon untuk kyuhyun. Aneh-aneh aja

“mian, ntar aku minta maaf deh ke eunsuh langsung. Mian..”

“aish..hyung! percuma kalo hyung Cuma ngliatin dia tanpa bertindak. G berguna!”

Benar juga sih apa kata kyuhyun. Aku harus bertindak “keureom, aku tutup dulu kyu… anyeong….”

Cklik….

Mana dia?! Aku harus bertindak sekarang! Aku harus berkenalan dengannya!

Aha…. itu dia! Dia sedang duduk di belakang gedung. Aku pun pergi ke sana. Tapi sekitar 10 meter darinya tiba-tiba langkahku terhenti

Jadi….

Kulihat dia sedang duduk berdua dengan seorang laki-laki. Laki-laki yang berkali-kali melihat dia penuh sayang. Laki-laki itu menyuapi nya. Dan kulihat dia terlihat sangat senang dengan perlakuan laki-laki itu padanya. Siapa laki-laki itu?!! Apa dia….

Aish.. pabo!!! Bisa saja khan dia udah punya pacar! Apa hak ku mencampuri urusannya, toh aku bukan siapa-siapa baginya

Tapi entah knapa hatiku terasa sakit. Ada luka menganga yang lebar dan perih. Terlalu menyakitkan. Aku harus pergi dari sini sebelum sakit ini semakin sakit. Dan aku harus bisa melupakannya sebelum aku menyadari kalo ini adalah cinta

Cinta? Apa ini perasaan cinta?

*****************************************************

“hyung, udah lama g liat hyung ke taman bermain lagi. Wae?” Tanya kyuhyun yang mampir setelah mengantar eunsuh ke bimbel ayahnya

Aku menggeleng “mulai sekarang aku g mau ke taman bermain!”

“wae?!!!” kyuhyun kaget

Aku menunduk “ani. Aniyo…”

“hyung ada masalah sama badut taman bermain itu?!”

Ternyata kyuhyun bisa menebak hatiku sekarang ini. Tapi dia tak boleh tau yang sebenarnya! “ani, hanya sudah bosan saja dengannya”

“g mungkin! Aku yakin hyung kalo udah cinta sama dia g mungkin segampang itu bilang bosan. Aku tau hyung”

Aish… aku memang tak bisa berbohong pada adek sepupuku ini

“dia punya cowok?”

Aku mengangguk

“wah kalo itu aku g tau deh”

Aku pun pasrah

********************************************************

“seunbae!” tiba-tiba ada suara memanggilku setelah selesai kelas. Aku adalah asisten dosen vocal. Dan sepertinya aku kenal suara itu sebagai junior yang tadi baru saja selesai kelas vocal. Parahnya, aku kenal siapa dia

“ryeowook seunbae!” panggilnya lagi sambil menepuk pundakku

Aku menoleh dan benar saja, suara itu milik chara, badut abu-abu

“seunbae suka ke taman bermain ya?” tanyanya riang

Aku terdiam

“aku sering melihat seunbae datang ke taman bermain. Tapi entah knapa sepertinya seunbae akhir-akhir ini jarang ke sana. Kenapa?”

Jadi dia tau aku? apa dia tau aku ke sana karena dia?

“seunbae?” tanyanya mengagetkanku

“bukan urusanmu!” jawabku ketus. Aku tak menyangka bisa mengatakan itu padanya. Kulihat diapun sama terkejutnya denganku

“knapa seunbae berkata seperti itu?” sepertinya dia protes padaku

Aku putuskan untuk melanjutkannya “apa urusannya dengan mu?! Aku mau ke taman bermain itu terserah aku. aku jarang ke sana juga urusanku! Kamu g ada hak buat mencampuri urusanku! Kamu bukan siapa-siapa bagiku! Jadi g usah sok ikut campur!” bentakku sampai-sampai beberapa orang yang ada di dekatku menoleh ke arahku. Aish, reputasiku sebagai cowok manis yang baik-baik tercoreng sudah gara-gara cewek sok manis macam dia

Saat kulihat dia, aku melihat Kristal bening di pojok matanya. Dia menangis!

Namun dia berusaha untuk tidak menjatuhkan air mata itu “algeopseumnida seunbae. Keureom, anyeonghaseyo” ucapnya sambil membungkuk dan pergi dariku

Menyedihkan…

Entah pikiran jahat darimana sampai aku bisa berkata seperti itu padanya

Penyesalan memang datang selalu di belakang. Kali ini aku benar-benar menyesal

*********************************************

“oppa kenal chara?!” Tanya eunsuh langsung

Mataku melebar “nee?”

“oppa kenal g?!!” paksanya

Aku mengangguk

“apa yang oppa lakukan padanya?! Knapa oppa bikin dia sakit hati?!”

“sakit hati? Apa maksud mu?”

Eunsuh memandang sinis padaku “jebal. Jangan bikin temanku itu sakit hati oppa!”

“apa maksudmu?”

“dia temanku. Teman satu kamar di asrama ku. Gara-gara oppa dia sedih. Dia patah hati gara-gara ucapan oppa”

Ucapanku?

“kalo emang oppa g suka sama dia, oppa g usah ngomong kayak gitu!”

Siapa bilang aku g suka dia?

“sekarang kalo dia tau aku pacaran dengan kyuhyun yang merupakan adek dari oppa, yang ada dia bakalan marah denganku. Itu artinya hubunganku dengan kyuhyun juga ikut terancam karena omongan oppa!”

“siapa yang berniat bikin dia sakit hati?! Siapa yang g suka dia?! Dan siapa juga yang mau hubungan kalia berdua terancam?! Aku g berniat seperti itu!” teriakku saking kesalnya mendengar ucapan eunsuh

“hyung, maafin omongannya eunsuh. Dia terbawa emosi” kyuhyun menenangkanku

Aku menggeleng “ini bukan salah eunsuh. Ini salahku. Aku lah yang membuat dia sakit hati, akulah yang membuat hubungan kalian ikut terancam”

“knapa oppa ngomong kayak gitu ke chara?”

Aku diam sejenak “aku bingung. Aku takut. Aku marah”

“marah knapa?”

“karena aku lihat dia sedang bersama cowok lain”

“cowok lain? Siapa?” Tanya kyuhyun penasaran

Aku menggeleng “saat di taman bermain aku liat dia sedang berduaan dengan seorang pria yang sepertinya sangat dekat dengannya”

“taman bermain? Jadi dia badut itu?” Tanya kyuhyun. Aku mengangguk “oalah, jadi chara itu badut gajah berwarna abu-abu itu?! Arra-arra!!!”

“pria? Yang aku tau dia sampai sekarang belum punya cowok. Dan yang aku dengar dari mulutnya, dia sedang menunggu seseorang yang dulu sering ke taman bermain tapi kini malah membuatnya sakit hati dengan omongannya”

Mwo?!

“dia bilang kalo dia semangat sekali tiap oppa datang ke taman bermain. Dia menunggu kehadiran oppa. Dia sedih waktu oppa udah jarang ke taman bermain. Eh g taunya ternyata oppa adalah asdos di kelasnya. Dia g nyangka bakalan ketemu lagi dengan oppa. Bahkan bisa lebih dekat dengan oppa. Saat di taman bermain dia malu mendekati oppa karena wujud dia sebagai seorang badut sedangkan di kampus dia bisa lebih dekat dengan oppa. Tapi ternyata oppa malah ngomong kayak gitu ke dia”

Jadi………..

“sekarang terserah oppa gimana kelanjutannya. Yang jelas, kalo emang oppa g suka sama dia, tolong oppa jauh-jauh darinya karena kalo oppa muncul lagi di hadapannya yang ada dia bakalan semakin sedih”

Aku menunduk. Aku malu

Tiba-tiba terlintas pikiran aneh di pikiranku. Aku pun mengangkat kepalaku dan memandang mereka berdua bergantian “kalian harus bantu aku!”

Kyuhyun dan eunsuh saling pandang karena bingung “bantuin apaan?”

Aku tersenyum mengingat ide konyolku itu

*********************************************

“gimana?” tanyaku lewat telepon

“beres. Dia sudah aku suruh ke taman nanti malam. Sekarang semuanya aku serahkan ke oppa” jawab eunsuh di seberang telepon

Aku lega. Satu jalan sudah terbuka

Kini aku menelepon kyuhyun “gimana?”

“beres. Aku sudah menemukannya. Sekarang juga aku pulang bawa barang pesananmu itu”

Sekarang tinggal persiapan dari diriku sendiri yang harus aku persiapkan

“hyung, ini!” ucap kyuhyun setelah sampai di rumahku sambil menyerahkan bungkusan besar padaku

“gomawo yo” ucapku sambil mengambil bungkusan itu

“hyung yakin bakalan nglakuin ini? hyung g takut ini bakalan bikin chara marah?”

Aku tersenyum. Memang benar ucapan kyuhyun, ini bisa saja membuatnya semakin marah padaku tapi aku harus melakukan ini daripada tidak sama sekali “semoga tidak”

“baiklah. Jarhaebwa!” ucapnya sambil mengacungkan kedua jempolnya

Ya, seoga aku berhasil!

19.00

Hawa di taman ini sangatlah dingin. Wajarlah, secara sebentar lagi bakalan musim dingin. Tapi aku g boleh menyerah hanya karena ini

Tapi apakah dia bakalan datang? Apakah dia tau kalo aku di sini? Apakah? Terlalu banyak pertanyaan yang muncul di kepala ku saat ini. Lebih tepatnya terlalu banyak kekhawatiran yang muncul

Aku pun duduk di batu besar yang ada di taman itu sambil menekuk kedua lutut di dada dan melingkarkan kedua tanganku di sana saking dinginnya

Huft….

Knapa dia belum datang juga?

Apa dia g mau datang?

Apa eunsuh sudah bilang ke dia?

Apa dia…

Eh tunggu….

Dia… datang!!!

“apaan sih? Eunsuh bohong ya?” tanyanya pada dirinya sendiri

Aku menoleh

“OMO!!!” dia kaget melihatku

Aku mendekat

“nuguseyo?” tanyanya penasaran

Wajar… karena saat ini aku tidak menunjukkan tubuhku sepenuhnya

“siapa kamu? Knapa kamu pake pakaian seperti ini?” dia memegang ‘kepala’ ku

Hahaha… dia penasaran

“saranghae” ucapku

Dia kaget. Meski tidak terlalu jelas tapi dia mendengar kata itu

“nuguseyo?!” paksanya sambil membuka ‘kepala’ku

“OMO!!!” dia menutup mulutnya setelah tau kalo di dalam ‘kepala’ ku itu adalah aku

“seunbae!”

Aku tersenyum “surprise!!!!” ucapku sambil membuka kedua tanganku

“knapa seunbae pake baju seperti ini?” tanyanya sambil menunjuk ke bajuku, badut gajah berwarna abu-abu. Baju yang selalu dipakainya

“aku ingin merasakan bagaimana menjadi badut gajah berwarna abu-abu sepertimu”

“nee?” tanyanya bingung

“aku ingin tau knapa aku bisa jatuh cinta dengan badut gajah berwarna abu-abu di taman bermain”

Kulihat matanya melebar

“saranghae….”

Dia menutupi mulutnya dengan kedua tangannya

“aku sering ke taman bermain karena aku jatuh cinta dengan badut gajah berwarna abu-abu. Aku mencintai orang yang ada di dalam badut itu. Aku mencintai hoobae ku. Aku mencintai orang bernama Mon Chara. Aku mencintai kamu” aku takjub aku bisa ngomong sebanyak dan seromantis itu, menurutku karena aku tidak pernah berhasil mengucapkan kata-kata yang indah untuk siapapun

Dia memandangku. Aku tersenyum

“apa kamu juga mencintaiku? Orang yang telah membuatmu sakit hati karena kata-kataku”

Dia menunduk

Samar-samar kulihat kepalanya bergerak “nee.. na do saranghae….”

**********************************************

Maaf ya mengecewakan………..

Soalnya beneran author lagi g ada feel ma wookie n tugasnya juga banyak jadi ide ff nya buntu…

Maafin…

Beneran…

Author janji buat session selanjutnya g bakalan kayak gini lagi *perasaan dulu pernah janji ya*

7 thoughts on “COLOUR SESION : ‘GREY’ VITATION

  1. eh akhirx diposting jg..
    hahaha…lucu kok. wookie kan emg polos jadi cocok deh jadi badut gajah abu abu *ngebayanginx lucu* :)
    nice..ditunggu warna2 lainx^^

  2. Kereen~ reguest doong.. Siwon yah yah yah yah? *maksa. Tapi bikin ceritanya yang sedih sampe nyesek ke dalem hati yang paling dalem (?) *ngelunjak. Makasih yah.. Pokoknya keren deh :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s