My Diary For You~Prolog

 

Author : ME!!

Title : My Diary For You

Cast :

  • Choi Minho
  • Han _____ [YOU/Readers]
  • and other cast *maybe*

Genre : Romance, Mystery

Length : Series

Rating : PG-15

Disclaimer : Ini FF asli kembangan aku lhoo ya, idenya mah dari temenku.. DO NOT HOTLINK AND COPY PASTE WITHOUT MY PERMISSION, I HATE PLAGIARISM !!!

 

 

Prolog


Kamu, Han _____ dan Choi Minho adalah sepasang kekasih. Sudah cukup lama kamu dengannya bersama, sampai pada suatu hari…

“mianhae oppa, kita sudah tidak bisa bersama lagi~” kata mu sambil menunduk.

“waeyo? Kenapa kau berbicara seperti itu???” kilah Minho.

“karena, aku tidak akan bisa mendampingimu selamanya~ besok aku akan pindah ke paris, ini adalah yang terakhir kalinya kita bersama dan bertemu. Selamat tinggal” kata mu lalu pergi meninggalkan Minho yang masih diam mematung.

***

Kamu benar-benar pindah ke paris bersama orang tuamu. Kamu teringat dulu semasa kamu menjadi kekasih Minho, Minho pernah berkata padamu,

“aku suka gadis yang ku sukai selalu menulis apa yang terjadi pada dirinya di buku diary, karna dengan begitu dia bisa mengingat apa yang dilakukannya sebelumnya” kata Minho.

“berarti oppa tidak menyukai ku???” katamu.

“mwo? Kenapa kau berbicara seperti itu???” tanya Minho.

“kau kan bilang tadi, suka pada gadis yang suka menulis diary. Sedangkan aku?? Aku kan tidak suka menulis diary~” katamu.

“bukan begitu~ aku memang suka pada gadis yang suka menulis diary terlebih jika gadis itu adalah kekasih ku sendiri, tapi bukan berarti aku tidak menyukaimu. Aku masih sangat mencintaimu!” kata Minho.

***

Alasan kenapa kamu pindah ke paris meninggalkan kekasih mu adalah karena kamu menderita penyakit yang sudah jelas-jelas tidak bisa disembuhkan, yaitu hemophilia. Hmm~ ini mungkin adalah keputusan yang sulit untuk diambil, tapi kamu memang harus memutuskannya. Miris memang, karena hanya sebuah luka saja bisa membuatmu kekurangan darah.

Sebenarnya kamu sudah bicara dengan orang tuamu bahwa kamu tidak mau pindah ke paris. Kamu berpikir, memang benar tindakan orang tuamu adalah tindakan yang baik, tapi itu sudah terlambat. Berobat ke paris hanya akan membuang-buang duit saja, toh kamu berpikir kamu tidak akan sembuh pada nantinya. Ya, kamu nantinya akan meninggalkan dunia ini.

***

[Minho’s P.O.V]


Sudah lebih dari 1 tahun aku benar-benar pisah dengan _____. Hari itu adalah benar-benar hari yang terakhir bagiku untuk melihatnya. Hari itu dia benar-benar pucat, keadaannya pun sepertinya sangat buruk dari hari-hari biasanya.

Aku senang sekali ketika appa dipindah tugaskan kerjaannya ke paris. Itu artinya masih ada kesempatan untukku untuk bisa menemuinya lagi. Selama ini aku ingin sekali ke paris, tapi appa-umma selalu tidak mengizinkan ku pergi. Dan alasannya adalah karena aku masih sekolah. Apakah itu bisa dijadikan alasan??? Kurasa tidak. Itu adalah alasan yang tidak masuk di akal, menurutku.

Hari ini aku sudah berada di paris dan menempati sebuah rumah yang agak tua dari kelihatannya tapi tampak indah dan bersih karena halaman di depan rumah itu terawat. Rumah itu tidak besar namun juga tidak kecil. Di dalamnya ada 3 buah kamar tidur, 1 ruang tamu dan makan, dapur, 2 kamar mandi, dan bagasi mobil, juga halaman yang cukup luas kurasa. Sudahlah, kenapa aku jadi menceritakan rumah yang akan ku tempati?!

Aku memasuki kamarku. Good! Itulah kata-kata yang keluar dari mulutku. Karena memang kamar ini sudah tertata rapi. Aku mulai membuka-buka lemari maupun laci yang ada disana. Buku Diary! Aku menemukan sebuah diary di laci itu. Mungkinkah dulu kamar ini di tempati seorang wanita?? Aku jadi teringat akan gadisku dulu. Aku menyuruhnya bukan lebih tepatnya aku memberitahunya bahwa aku suka pada gadis yang suka menulis sesuatu di buku diary –nya, terlebih lagi kalau gadis itu adalah kekasihku. Hah~ tapi gadisku itu memang tidak terlalu suka menulis hal-hal yang tidak penting seperti itu, menurutnya. Tapi menurutku, seorang wanita menulis sesuatu di buku diary –nya adalah hal yang penting, itu menurutku lhoo..

Aku pun membuka halaman pertama buku diary yang kutemukan itu. Kubaca tapi tidak dapat kupahami apa arti dari bacaan itu.

Gomawo atau mungkin mianhae, Choi _____

Begitulah tulisan yang tertera di halaman pertama buku itu. Choi?? Kertasnya robek sehabis tulisan ‘Choi’, jadi aku tidak bisa menebak untuk siapa kata ‘terimakasih’ atau ‘maaf’ itu di tujukan. Lalu aku membuka halaman selanjutnya.

Ini pertama kalinya aku menulis di buku diary. Ya, ini semua ku lakukan untuknya. Meski aku sudah tidak bersama dengannya lagi. Dia pernah bilang padaku bahwa dia menyukai gadis yang  suka menulis kejadian yang dialaminya di buku diary. Terlebih lagi, jika gadis itu adalah kekasihnya. Yah~ ini memang hal yang menurutku sangat tidak penting, karena ini sama saja menghabis-habiskan tinta pulpen dan kertas buku. Tapi ini kulakukan supaya aku akan terus mengingat kata-katanya dulu semasa aku masih bersamanya. Disaat sedang bersamanya merupakan hal yang terindah yang tidak mungkin bisa ku lupakan.

Hah~ aku capek. Aku sudahi dulu tulisan keduaku di buku ini yah~ mungkin lain kali aku akan menulis sesuatu yang lainnya disini.

Tulisannya berakhir disana pada halaman itu. Gadis ini, sama seperti gadisku. Dan aku mengenal benar tulisannya, tulisan tangan gadisku. Akupun membuka hal selanjutnya.

Hari ini aku habis check up dari dokter. Dokter memberitahuku bahwa hidupku tidak mungkin lama lagi. Aku sudah tau itu sejak awal, makanya aku berpisah dengannya. Aku tidak mau membuatnya menangis karena ku tinggalkan. Aku masih ingin melihatnya bahagia, walaupun itu bersama gadis lain, bukan bersamaku. Sebenarnya aku masih sangat mencintainya, bahkan aku tidak mau meninggalkannya,meskipun itu hanya sebentar. Tapi aku sadar akan penyakit yang ku derita tidak memungkinkanku untuk tetap bersamanya. Ahh~ aku lebih baik tidur daripada harus terus membahasnya..

Penyakit? Mungkinkah gadis ini benar-benar menderita penyakit?? Apa penyakitnya separah itu sampai-sampai ia tidak bisa bersama dengan kekasihnya lagi?!

***

[Author’s P.O.V]


Sampai suatu hari, Minho –yang notabene adalah kekasihmu- memimpikan mu, dan kamu di dalam mimpi itu menyuruh Minho untuk mencari kertas yang sobek di hal pertama. Dan sampai pada akhirnya, Minho menemukan sobekan kertas itu. Ia terkejut bahwa diri kamulah yang ada di dalam buku diary itu.

Dan…

***

>>> okehhh, gimana prolognya ?????? nyentuh ke hati gak ??? *lebayy ahh*… komen yahh abis baca, kritik dan saran aku terima kok, asal jangan bashing^^ ,saya masih cinta damai *peace*….. lanjutin gak nieh FF??? Kalo banyak yg komen saya lanjutin, kalo nggak yaaa nggak saya lanjutin…. nie FF hasil kolaborasi saya ama temen ku lhoo~~ dia nyumbang ide, saya yg ngembangin <ß #curcol …. okehhh dahh, pokoknya WAJIB KOMEN !!! yg nggak komen saya kutuk lhoo~ *jiahh, dia maksa*…

8 thoughts on “My Diary For You~Prolog

  1. lbh sering lg author bkn cerita gini ..
    hihihi ..
    jd readers ny bs dpt bagian ..
    hihihi
    *d teplok author, ga tau trimakasih*

Leave a Reply to valen10 Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s