The Diaries Part 7

by : Eurekalee-teuk

KANGIN POV

 

Aku tidak percaya waktu Leeteuk berkata dia hanya sekedar tidur tanpa melakukan apapun. Bodoh sekali laki-laki ini. kalau aku jadi dia, aku pasti sudah melakukannya. Apa dia berbohong ?

Tapi untuk apa dia berbohong ? Aissh~ kenapa aku yang pusing ?

 

Tapi tunggu, tadi dia memperingatkan supaya Shiwon, Donghae, Sungmin dan Ryeowook tidak perlu khawatir soal Sarang karena Sarang sudah punya kekasih dan itu adalah dirinya sendiri.

Apa ini artinya lima orang member Superjunior menyukai satu gadis yang sama ?

OMONAAA~ dunia akan kiamat.

 

“memangnya mereka berempat melakukan apa hyung ?” bisikku tepat ditelinga Leeteuk.

Leeteuk menarik nafas, wajahnya jadi jelek sekali karena dia sedang tidak enak hati.

 

SARANG POV

 

Aku baru saja sampai kampus, dan aku langsung ke perpustakaan. Aku sedang membutuhkan beberapa referensi untuk tugas kuliah.

Sambil membaca buku yang sedang kupinjam, iseng aku membuka ponselku. Memeriksa inbox.

 

<u> from : pinky

Gwaenchanikka ? kau sakit lagi ? kau memang bandel ya ? aku sudah pernah bilang kan kalau kau harus terus makan vitamin. Ingat itu, Sarang~

 

From : fishy

Aku panik. Kau sakit dan hyung terlihat sangat cemas. Apa kau sakit parah ? semoga Tuhan tetap melindungimu. Aku selalu mendoakanmu, Sarang~

 

From : cinderella

Hei. Hyung ada di rumahmu kan ? kuberitahu bagian sensitif hyung ya. dia sangat mudah bernafsu kalau kau meniup tengkuknya. Hehe, lakukan itu Sarang-ah. Hwaiting ! kau pasti bisa mendapatkannya malam ini! ohya, jangan lupa jilat hidungnya. Aku ingin tau bagaimana rasa hidungnya tapi dia tidak memperbolehkanku menjilatnya, jadi kau harus mewakilkannya untukku. Nanti kau cerita padaku yaa~  </u>

 

Aku tertawa dalam hati. pantas saja Leeteuk mengomel-ngomel cemburu. dan lagi, kenapa Heechul mengirimiku SMS yang menyeramkan seperti ini ? hahahaha.. aku kan tidak akan berani memancing nafsu Leeteuk yang menyeramkan itu. menciumku saja sudah seperti memakan mangsa. Apalagi melakukan hal itu. OMO~

 

Aku mengecek sentmessages. Tidak ada balasan untuk ketiga sms itu. berarti dia hanya membacanya tanpa membalasnya ya? hmm…

Tiba-tiba.. ~~for my love i dont wanna go far away~~

New message.

from : husbby :)

<u> gomaweoyo memberiku sarapan bibir dan leher yang manis. Aku benar-benar mencintaimuuuuuuuuuuuu… </u>

 

Kubalas.

<u> to : husbby :)

I love you more~ SARANG-HAE</u>

 

Tiba-tiba ponselku berbunyi, panggilan masuk : husbby :)

Kuangkat, “yeoboseyo ?”

“kenapa harus sarang-hae. Bukannya sarang-teuk ? aku tidak suka kau menulisnya seperti itu. kenapaaaa ?” cerocos Leeteuk begitu tersambung.

“apa sih? AISSH~ kenapa hal kecil seperti itu ditanyakan sih? Saranghae kan aku mencintaimu. bukan berarti itu kan. kau ini kenapa sensitif sekali sih ?” omelku keluar perpustkakaan dan menuju ke kantin.

 

“oh, jangan-jangan kau sudah mulai suka Donghae ?” tuduh Leeteuk.

“kau senang sekali ya menuduhku yang bukan-bukan ? cerewet sekali,” omelku.

“baiklaaah. Teruskanlah kalau begitu. Teruskaaan..” katanya mulai marah.

“hei dengar ya. aku tidak pernah bermaksud apa-apa. Kau saja yang terlalu cemburu dan sensitif. Kau kenapa ? sedang menstruasi ? cepat sekali marah.” Ucapku.

 

“tidak ada maksud? Lalu kenapa kau harus memisah antara Sarang dan hae. Kenapa tidak kau gabungkan saja? Itu membuatku emosi tau!”  nada bicaranya mulai naik.

“memangnya kenapa kalau dipisah. Itu kan hanya masalah pengetikan. Kenapa hal kecil begitu membuatmu cemburu sih ? kekanak-kanakan. ” tanyaku.

 

Lama-lama aku pusing menghadapi laki-laki pencemburu yang satu ini.

“lalu apa yang kau lakukan tidak kekanak-kanakan ? langsung pulang saat aku datang bersama YoonA. Kau kira cara ngambekmu itu tidak kekanak-kanakan ?”

 

Ya tuhan, kenapa harus membahas YoonA.

“YA. bahas saja dia. Bahas saja cinta pertamamu yang menggantungkan perasaanmu itu!! ucapkan saja terus namanyaaa! Puas kau ?” aku mulai panas. Jantungku benar-benar berdegup sangat kencang.

“ya, YoonA memang lebih baik dari kau. dia tidak pernah membuatku cemburu dan dia juga tidak pernah menusukku dari belakang dan berhubungan dengan member Superjunior lainnya!!” lanjut Leeteuk.

 

DEG! Dadaku sakit.

Kenapa saat seperti ini dia harus membela gadis lain ?

“kau sudah selesai ? aku ada kelas. kita sudahi pembicaraan ini.” Klik ! kumatikan telepon dan kututup flap ponselku.

 

Kenapa sih? dia selalu cemburu untuk masalah yang tidak perlu dia cemaskan? Harusnya yang marah itu aku!

Kenapa dia pulang semalam itu dengan gadis yang ternyata adalah CINTA PERTAMANYA ! kenapa dia bisa seenaknya marah padaku hanya soal pengetikan SARANG-hae ? apakah dengan menulis seperti itu aku jadi cinta pada Donghae ? lagi pula masa aku menulis SARANG-teuk ? yang benar saja =.=

 

Harusnya aku yang marah !! bisa saja kan gadis bernama KIM YOONA itu mencoba mencuri perhatian dan hatinya lagi. dan bagaimana kalau dia jadi jatuh cinta lagi pada Kim YoonA ? harusnya aku yang cemburu !!

 

“kau kenapa manyun-manyun begitu ? lapar ? nih, aku belikan sesuatu untukmu, makanlah. Kudengar kau kemarin hampir pingsan,” kata seorang gadis tiba-tiba menghampiriku dan memberikanku sebungkus burger.

 

“HeGi ? kau mengagetkan saja. Gomawo untuk burgernya,” ucapku. HeGi mengangguk kecil.

“kau kenapa manyun-manyun ?” tanya HeGi.

Aku menggeleng-geleng pelan. “aniyo..”

“bertengkar dengan pacar ya ? kudengar kau mengomel sepanjang mengangkat telepon..” sahut HeGi.

Aku hanya tersenyum simpul.

 

Gadis ini Shim HeGi. Teman dekatku, satu fakultas juga denganku. Dia memang tahu aku punya pacar. Tapi bukan pacar “leeteuk”. Jadi kubilang saja pacarku anak universitas luar kota dan aku long distance, dengan begitu dia tidak akan heran kalau pacarku tidak pernah mengantar atau menjemputku.

 

“hei, HeGi. Kau mau kuberitahu suatu rahasia ?” tanyaku berbisik.

“apaaa ?” tanya HeGi.

“kau tahu gadis bernama Kim Luna ?” tanyaku. Dia mengangguk.

“gadis itu bilang kalau aku adalah pacar Leeteuk. Kau percaya ?” tanyaku sambil menahan tawa.

 

“NYAHAAHAHAHAHAHAHAA~~ kau ? omonaa. Seperti kurang gadis saja di dunia ini kenapa harus memilihmu ? lebih baik Xiah Junsu saja untukku..” kata HeGi tertawa keras. Sudah kuduga reaksinya seperti ini.

Baguslah, dengan begitu aku tidak akan ketahuan. Gadis bernama Luna itu memang gila.

 

“ya, kau dengan Xiah Junsu saja. Atau dengan Kyuhyun ? wah.. kau harus memilih rupanya. Hahahahaha..” lanjutku.

“aku akan memilih.. hm.. Xiah Junsu~!!” ucapnya yakin.

“buat apa kau memilih. Memangnya dunia sudah kehabisan gadis sampai-sampai Xiah Junsu memilihmu ? hahahahahaa~~” kubalas perkataannya, supaya ini terlihat seperti lelucon.

Alhasil, HeGi tertawa keras.

 

“sudah. sudah. kita ada kelas kan ? ayo masuk~” ajakku. HeGi pun menurut.

 

**

 

YESUNG POV

 

Baru saja pulang pagi dengan wajah secerah mentari, dua jam kemudian sudah berteriak-teriak di telepon. Aku benar-benar tidak paham dengan orang ini.

Suara dan nada yang semakin tinggi membuatku mendekatinya.

 

Leeteuk menutup slide ponselnya emosi. Ia hampir saja membanting ponselnya kalau saja aku tidak menahan tangannya.

“apa yang kau lakukan hyung ? hentikan,” ucapku.

“kau tidak tau bagaimana rasanya Yesung-ah..” sahut Leeteuk.

 

“apa yang tidak ku ketahui ? mengenai Shiwon, Donghae, dan Sungmin yang mulai jatuh cinta dengan gadismu ?” tanyaku.

Leeteuk menarik nafas panjang.

“aku dengar suaramu, hyung. dan kenapa harus marah soal Saranghae ? bukannya itu hanya sebuah ungkapan cinta?” tanyaku lagi.

 

“iya. Itu adalah sebuah ungkapan cinta kalau dia tidak memisahkan antara Sarang dan hae. Itu terlihat seperti Kangteuk, atau Kyuhae, atau Hanchul. Kau mengerti maksudku kan ?” ucap Leeteuk lagi.

“kalian bertengkar hebat seperti itu hanya karena mempermasalahkan hal itu?” tanyaku.

Dia mengangguk, “tapi itu bukan sekedar ‘hal itu’, Jongwoon~ kau tau kan kalau Donghae bahkan sudah berani menyukai gadisku ? kau bisa mengerti perasaanku tidak sih ?” ia mulai emosi.

 

“aku tau, hyung. tapi bukan berarti kau boleh membandingkan gadis lain dihadapan kekasihmu meskipun kau sedang bertengkar dengannya. Itu menyakitkan, hyung~” ucapku lagi.

“dia yang memulai duluan, Jongwoon~” elakku.

 

“dan ingatkah kau bahwa yang kau bela itu adalah gadis yang menggandengmu dan dia juga adalah cinta masalalumu. Kalau aku jadi Sarang, aku akan menangis saat ini. Karena apa ? aku akan lebih gelisah saat kau lebih membela gadis lain cinta masalalumu dari pada kau yang cemburu yang tidak perlu untuk kau cemburukan,” kataku.

 

Kutinggalkan Leeteuk dan kembali ke member yang lain.

Kibum dan Hankyung memandangku penuh harap, “eotteohke ?”

“tenang. Aku sudah memberi tahunya. Tapi entahlah, dia mengerti atau tidak..” ujarku.

 

“Kasian Sarang. Dia pasti sedang menangis dan merasa bersalah. kalau aku jadi dia mungkin aku sudah meninggalkan Leeteuk yg pencemburu itu~” ucap Kyuhyun memainkan PSP nya.

Eunhyuk dan Shindong menoyor kepala Kyuhyun bersamaan, “untunglah kau bukan Sarang..”

 

“lagipula kenapa sih, keempat member itu ? mereka benar-benar jatuh cinta pada Sarang ?” tanya Shindong.

Kibum mengangkat bahu, “mungkin. Entahlah. Aku tidak tahu. Tapi yang pasti, Sarang bukan sekedar gadis biasa. Dia itu sesuatu yang perlu dan patut dicintai. Kalau saja dia bertemu aku lebih dulu, mungkin aku juga akan memintanya menjadi kekasihku..”

 

Hankyung melongo, “kau juga suka dia, Bumma ?”

Kibum menggeleng, “hanya sekedar kagum sebagai gadis yang kuat. Aku tidak yakin ada gadis lain yang kuat harus terus-terusan bersembunyi dari perasaannya sendiri. ya kan ?”

Aku mengangguk mengiyakan, “benar. aku setuju sekali. Aaah~ sudahlah, aku pusing. Mana keempat member itu ?”

 

Eunhyuk menunjuk dapur, “Ryeowook membuat makan siang. Shiwon ke gereja. Sungmin berlatih taekwondo di ruang sebelah. Dan Donghae ? entahlah. Sepertinya dia mandi..”

 

**

 

LEETEUK POV

 

Sepanjang makan siang, aku memikirkan apa yang Yesung bilang, kalau seandainya dia jadi Sarang dia akan menangis ? apa benar aku sudah sangat menyakitinya ? tapi dia yang lebih dulu menyakitiku.

Omonaa~ kenapa harus jadi begini sih. padahal pagi tadi bahkan aku dan dia sudah sangat manis. Kenapa harus bertengkar sih ?

 

Aku memukul-mukul kepalaku. “JungSoo paboyaaa~~ kenapa kau selalu membuat Sarang menderita sih ?”

Akhirnya aku mengambil ponselku. Menimbang-nimbang ragu, menelponnya atau tidak.

 

 

LEE SARANG

 

HeGi meninggalkan aku, dia bilang dia ingin ke kamar mandi sebentar. Kuaduk patbingso-ku, lalu menyendokkannya sedikit ke dalam mulut.

“bisa bicara sebentar ?” tanya Luna yang tiba-tiba datang sambil menyeringai.

“duduklah, sebentar saja kan ?” tanyaku. Luna mengangguk dan duduk di kursi HeGi.

 

Luna menyodorkan sebuah amplop cokelat. Ia tertawa sinis.

“kau masih tidak mendengarku ya ? sudah kubilang, jauhi Park Jungsoo atau kau akan menyesal. Kau tidak menghiraukan ucapanku ya ?” tanya Luna.

Aku mendesah, “kau datang untuk membicarakan ini ? maaf, aku tidak ada waktu.”

“ohya ? bahkan untuk ini ?” Luna membuka amplop itu, mengeluarkan isinya dan menunjukkannya padaku.

 

OH MY GODNESS~

Dia menggenggam beberapa belas foto, itu fotoku dan foto Leeteuk semalam di kamarku. Ya tuhan. Ya tuhan, dia punya bukti konkret mengenai hubunganku dengan Leeteuk.

Ya tuhan. Eotteokharago ? eotteohkee ? aku panik.

 

“kau masih mau mengelak , Lee Sarang ?” tanya Luna seolah menantang.

Aku coba bersikap setenang mungkin, “kau pintar sekali Kim Luna..”

Luna tertawa, “ini peringatan terakhir bagimu, kalau kau tidak segera menjauhi dan meminta putus darinya. Aku akan menyebarkan foto-foto ini. dan media akan dengan sangat senang membayarku untuk foto adegan Leeteuk bermesraan dengan wanita murahan macam dirimu. Hahaahahahaa..”

 

“dengar Luna. Kalau kau ada masalah denganku, selesaikanlah sekarang. Kau tidak perlu menyangkutpautkan dia dalam masalah kita~” ucapku.

“oh ya ? bagaimana kalau masalahku adalah dia ? kau mau apa ?” tanya Luna.

Aku menarik nafas, “Luna kau jangan keterlaluan~”

 

“aku hanya butuh persetujuanmu saja. Kau meninggalkannya, aku membuang bukti ini. kalau kau tetap bersamanya, aku sebarkan foto ini. kau tinggal pilih, Lee Sarang~” kata Luna mulai mengancam.

 

“ARRASEO~ aku akan meninggalkannya. Kau puas ? puas ?” tanyaku emosi.

Luna tertawa, “kalau dalam empat hari kau tidak menunjukkan hal itu. aku tidak akan segan-segan, Lee Sarang. Camkan itu !!”

 

Luna pergi dari hadapanku. Aku menutup wajahku dengan telapak tangan. Nafsu makanku hilang. Dan aku tidak ada waktu untuk berfikir.

Ponselku bergetar hebat di meja. Kulihat tulisan yg tertera di layar ~my husbby calling..~

 

“kalau kau ingin memarahiku, aku malas mendengarnya..” ucapku. Leeteuk terdengar kaget dengan ucapanku.

“Sarang.. dengarkan aku,” ucap Leeteuk.

“aku tidak ingin mendengar suaramu. Itu memuakkan~” kataku kasar. Yatuhan, seandainya aku punya pilihan lain tanpa perlu menyakitinya.

“Sarang.. mianhae~” ucapnya lirih. Penuh perasaan. Dan aku tidak bisa menahan ini lagi.

KLIK ! kututup flap ponselku paksa. Aku tidak sanggup harus berbohong dan menyakitinya.

 

**

 

HEECHUL POV

 

Kudengar suara memohon. Aku melongok ke arah ruang tamu. Leeteuk sedang menggenggam ponsel sambil memohon. Kenapa lagi dengan Sarang ?

Kutatap wajah itu diam-diam, Leeteuk menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. Aku heran.

“waeyomnikka ?” tanyaku.

Leeteuk menoleh, ia memandangku tajam. matanya merah, berkaca-kaca.

“jangan menangis ah~ kau ini sudah 27 tahuuun..” omelku.

Sebenarnya sedih juga lihat dia sampai merah begitu matanya. memangnya bertengkar dengan Sarang begitu menyedihkan ya ? ckck..

“kau memang tidak berperasaan, bodoh~” omel Leeteuk padaku. Aku mengangkat alis.

 

“menunjukkan perasaan bukan hanya dengan menangis.” ucapku datar lalu kutinggalkan dia sendirian di kamarnya.

 

**

 

DONGHAE POV

 

Heechul menggeleng-gelengkan kepalanya, “benar-benar kekanak-kanakan. Umur saja yang tua, pemikiran tetap anak SD..”

Aku mendengus, “kau bersikap seperti itu karena kau tidak ikut merasakannya, Hyung..”

Heechul mengangkat alis, “memangnya kau juga merasakannya ?!”

 

“Jangan katakan kau benar-benar serius dengan perasaanmu, Donghae-sshi !!” kata Heechul seolah-olah mengancam.

“apa pedulimu, Hyung ? kau bahkan tidak punya perasaan untuk mengerti perasaan orang lain,” cibirku.

“AISSH~ KAU INI ~!!!!” Heechul hendak melayangkan kepalannya ke wajahku. Tapi aku diam saja, sehingga ia membatalkannya. Lalu ia masuk ke dalam kamarnya.

 

Aku merogoh ponselku, kutekan tombol nomor Sarang dan melakukan panggilan.

“Ne, Sarang-ah. Gwaenchanikka ?” tanyaku.

“gwaenchanayo. Gomabseumnida sudah mengkhawatirkanku,” ucapnya seperti biasa.

“kau bertengkar hebat dengan hyung karena namaku ?” tanyaku.

Dia diam, kemudian menjawab, “Ye..”

“Mianhae..” bisikku. “ani.. kau tidak salah apa-apa, Sunbae..” elaknya.

 

“Sunbae, bisakah kau menolongku ?” pinta Sarang.

“mworago ?”

“tolong katakan pada hyung.. aku lelah dengan semua ini. aku ingin.. putus darinya..” ucapnya dengan suara lirih.

“APA ? KAU INGIN PUTUS darinya ? Waemnikka ?” tanyaku. Suaraku reflek meninggi.

 

“aku tidak bisa mengatakannya langsung.. kau bisa membantuku kan, Sunbae ? jebal..” pintanya ulang.

Aku diam. ini menyakitkan.

“ne.. gwaenchana jika tidak bisa membantuku. Gomabseumnida, Sunbae..” ucapnya lagi.

Klik. Teleponnya ditutup.

 

“Apa benar, Sarang meminta putus dari Leeteuk hyung ?” suara Shiwon mengangetkanku. Aku menoleh.

“molla..” ucapku. Kuhempaskan tubuhku ke sofa.

 

Shiwon duduk di sampingku, “kau mencintainya juga ?”

Aku menoleh, tapi laki-laki kaya itu tidak sedang menatapku. “apa kau mencintai gadis itu juga ? sama seperti Sungmin ?”

Aku masih diam saat dia mengulang pertanyaannya.

“kau harus bersiap kalah..” katanya tajam.

 

 

*to be continued..

17 thoughts on “The Diaries Part 7

  1. akhirnya ni ff muncul jg ….
    apadeh tuh luna nyebelin amat,kasihan tuh sarang, udah nahan jeles, sabar, setia ama teuk msti member lain pd suka, eugh klo ketemu saya jambak2 tu rambut ampe rontok #pembelaSarangTeuk..hehe

    Ini lg, ksempatan aja buat HaeWonWook .. apalagi siwon dah ngomong gt..waddddduuuhhh

    ga sabar nih baca kelanjutannya,,,lanjuuuuuuuuuuuttttttt

  2. lanjuut !
    love story-nya makin rumit tapi bikin penasaran >.<
    kasian bgt eomma, udah berantem ama teuk, eh si Luna dteng bwa ancaman . ckckck .. kayaknya makin runyam kalo si Hae nyampein pesan Sarang, pasti si teuk mikir yang gag-gag lagi -__-"

  3. Akhir.a nongol jga……….
    Mkin rumit ni mslh.a tp mkin sru.
    OMO…….won2 ku kyk.a dah ga waras, mo ikutan ngerebutin sarang jg.
    Andwae…….won2 msh ada aku d sni.

  4. Waduuhhh hae jangan mau nyampe’in pesan dari sarang,minta putus dari lee teuk,bisa2 kamu dapat bogem mentah dari uri leader super teukie teukie

    yeobo jangan urusin masalah mereka,masalah kita juga banyak

    sarang klo putus dr teukie jangan deketin hae ya
    deketin aja tu wonwon yg udah cinta mati ma km hehehe*babykyu melotot*

    lanjut,makin seru aja ni ff

  5. makin seru aja ceritanya….
    waduh siwon sampe segitunya….
    huft…untung kyu gx cinta sama sarang….
    umma, sudah cukup 5 member menyukaimu….
    jangan ambil kyu dariku *?*
    lanjutannya jangan lama2 ya….^^

  6. huwaaaa… setelah kutunggu sekian lama hingga lumutan, keluar jga ni ff…
    huh, kog gitu??? jangan putus ya eomma… tar kasian appa…
    bagus bagus bagus… lanjut eomma!!

  7. Leeteuk teukiteuki kau memang pencemburu dan kekanak-kanakan! Aku juga jadi kesel sendiri ngeliat kamu! #abaikan iyaaaaaaaa pertarungan 3 member super junior mendapatkan lee sarang dimulai!! Pritttt (?) Dah ah komennya (ga penting) lanjutannya jangan berbulan bulan, kelamaan -,-

  8. makin keren aja ni FF !!
    itu si luna nyebelin amat ya ? pengen najong *plakk*
    teuk juga cemburuan amat deh.. pengaruh umurkah ? o.O
    *ditabok teuk* hahahahaha

    @asha : kyuuuuu ? nononono~ *culik teuk kalo beneran kyu*

  9. Aaaaaaaaa…..daebaaaakkkk!!!*sarap*#plakk
    aigoo….suka bagian heechul!authis bgt dah!
    Gak kebayang jd sarang….d cintai 5cow yg udah kayak sodara?aigoo…
    Seru!d tunggu next part…:D

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s