WHATCH OUT… HE IS A BAD BOY !!! [part 4 – END]

cast :

– Park Geonil

– Aya Yamaguchi

– Kim Sungje

– SUPERNOVA (maaf part mereka dikiiitt banget)

– Mbem n Oon *ngeksis*

disclimer : THIS IS MY FANFICTION! DO NOT HOTLINK AND COPY PASTE WITHOUT MY PERMISSION!!!

CSS fans,,, gabung ke sini!!!!!!!! >> http://z7.invisionfree.com/Stardust_Indonesia/index.php?act=idx

*****************************************************************

“ngapain kau ke sini?!!!” bentak geonil ke orang di depannya

Orang itu hanya tersenyum devil “pasti kamu tau untuk apa aku kemari. Untuk membunuhnya!” ucapnya mengerikan sambil menunjuk ke arahku

Aku? knapa harus aku? apa salahku? Aku saja tak kenal dia knapa dia mau membunuhku?

“jangan harap kamu bisa membunuhnya!” bentak geonil

Orang itu lagi-lagi tersenyum mengerikan “haha… apa kamu yakin? Sekarang kamu hanya sendirian. Oh tidak, kamu bersama cewek lemah ini” ucapnya sambil lagi-lagi menunjukku “dan satu-satunya temanmu yang tersisa” lanjutnya sambil menunjuk ke eunsuh yang ada di belakangku

Geonil ada di depanku untuk melindungiku “aku g akan takut padamu!”

“oh kamu berani nantang juga ya!”

Geonil memandangnya dengan mata penuh kemarahan

“bawa cewek itu!” perintah orang itu ke kelima pengawalnya. Para pengawalnya segera menarikku dan eunsuh. Geonil berusaha mencegahnya namun gagal. Aku dan eunsuh pun diseret masuk ke mobil berwarna hitam itu. Kulihat geonil tetap berusaha mengejarku namun dadanya ditendang oleh orang itu. Seketika dia terbatuk dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya

“bawa dia juga!” perintah orang itu ke pengawalnya. Pengawalnya segera menyeret geonil yang sudah tak berdaya itu ke mobil yang satunya

Aku dan eunsuh di mobil bersama dua pengawal di depanku

“sebenarnya ada apa ini?” Tanyaku ke eunsuh berbisik

Eunsuh mendekat ke telingaku “terlalu panjang kalo saya jelaskan sekarang”

Aku mengerutkan kening

“lalu kita harus bagaimana?”

Eunsuh susah payah merogoh saku celananya karena kedua tanganku dan tangannya sama-sama diikat. Kulihat dia berhasil mengeluarkan handphone miliknya dari sakunya

“tolong jaga mereka” pinta eunsuh sambil menunjuk ke dua pengawal di depan yang sama sekali tidak memperhatikan kami. Aku mengangguk

Sekilas kulihat eunsuh memencet beberapa nomor. Kalo tak salah 44335557#887777. Lalu dia mengirimkannya ke nomor yang tak kutahu milik siapa

Tak berapa lama mobil berhenti. Sepertinya aku pernah ke sini. Aha.. ini khan gudang waktu aku disekap dulu! Sungje! Tiba-tiba nama itu muncul di kepalaku. Apa benar ini semua suruhan sungje?!!

“kalian masuk!” salah satu pengawal itu mendorongku dan eunsuh masuk ke gudang yang dulu dipakai untuk menyekapku dan meninggalkan ku dan eunsuh di tempat segelap ini

“eunsuh-ah, bagaimana ini?” Tanya ku. Jujur aku sekarang sangat panic

Namun berbeda dengan eunsuh. Dia terlihat tenang

“kamu g takut?” tanyaku

Eunsuh tersenyum “saya sudah biasa seperti ini. aggessi tenang saja. Sebentar lagi aka nada orang yang menolong kita”

“geonil?!!!” aku teringat dengannya “bagaimana dengannya? Apa dia baik-baik saja?!”

“tenang saja aggessi. Jangan pikir kan geonil-ssi. Kalo sudah seperti ini lebih baik kita pikirkan diri kita masing-masing”

“apa maksudmu?!!!” bentakku

Eunsuh mengangguk “sekarang kita tidak tau peluang kita untuk selamat. Apalagi geonil. Dia adalah salah satu sasaran pembunuhan kelompok ini selain anda. Sekarang kita disini dibiarkan saja. Saya yakin sekarang mereka semua sedang berada di tempat geonil-ssi”

“mwo?!!!” tiba-tiba saja pikiran-pikiran buruk berkelebat di kepalaku. Apa maksud ucapan eunsuh? Memikirkan diri sendiri? Sasaran pembunuhan? Geonil? Semua itu terasa mengerikan untukku!!!

“aggessi tenang saja. Kita akan selamat” eunsuh merangkulku

Aku segera menepisnya “kamu egois! Kamu hanya mementingkan dirimu sendiri!!! Geonil udah baik padamu dan kamu membalasnya seperti ini?!! jahat!!! Aku benar-benar benci semua ini! dulu semuanya sama sekali g sedih saat ayahku meninggal sekarang kamu sama sekali g mikirin tentang keselamatan geonil?!! Kamu benar-benar jahat!!!”

“bukan begitu aggessi…”

“halah! Aku benci kamu!”

Eunsuh menunduk. Rasakan! Segampang itu dia melupakan kebaikan geonil!

Aku menjauh darinya. Aku melihat ke lubang yang menunjukkan sinar bulan di malam yang gelap. Aku kangen appa dan omma. Aku ingin seperti waktu kecilku dulu. Tenang, damai dan indah

Appa, aku yakin appa mendengarku. Aku capek seperti ini. aku capek jadi penerusmu di klan ini. aku capek kalo aku selalu mendekati bahaya. Aku capek terus-terusan berada di dekat orang-orang yang sama sekali tidak pernah bisa menghargai nyawa orang lain.

Apa mereka tidak tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang dicintai?! Aku sudah merasakannya! Sakit! Dan aku g mau merasakannya lagi!

Aku harus menolong geonil! Aku g mau kehilangan orang yang aku cintai lagi! Aku harus menolongnya!

Aku beranjak ke pintu. Aku berusaha membuka pintu. Eunsuh menyadarinya dan segera menahanku

“aggessi, apa yang anda lakukan?!!!” eunsuh menahanku

Aku berontak “apa peduli mu?! Kamu aja g peduli dengan keadaan geonil! Mungkin aja nanti kamu g bakalan peduli dengan diri ku! Lebih baik aku menolong geonil dan pergi dari sini!”

“tidak semudah itu! Tolong aggessi, tenanglah”

Aku tetap berontak darinya dan berusaha mendobrak pintu yang tebal itu

“tenanglah aggessi! Kalo aggessi terus-terusan mendobrak pintu ini, yang ada semua orang akan ke sini dan aggessi akan merusak semua rencana yang sudah tersusun rapi ini!”

“mwo?!”

“tenanglah aggessi.. semua akan baik-baik saja kalo aggessi tidak melakukan hal itu lagi. Akan ada yang menolong kita. Jadi aggessi tenang saja”

“aku g butuh ditolong! Aku hanya ingin geonil selamat! Itu aja!”

Eunsuh mengangguk “iya aggessi. Nanti geonil-ssi akan ditolong juga. Jadi aggessi tenang saja”

Aku mulai tenang. Aku menyandarkan tubuhku di pintu. Memang terlihat sangat bodoh, aku mendobrak pintu yang terbuat dari besi yang tebalnya 5 cm, benar-benar bodoh!

Aku membenamkan kepala ku ke kedua lututku yang kutekuk

Eunsuh menyentuh pundakku “tenang saja aggessi. Doakan saja semoga geonil-ssi selamat saat pertolongan itu datang. Kita tidak bisa berbuat apa-apa sekarang ini”

Aku semakin membenamkan kepalaku lebih dalam dan menangis. Aku benar-benar takut sekarang!

************************************************************

“sungje-ssi!” eunsuh sedikit berteriak membuatku yang tertidur jadi terbangun. Kulihat sungje sudah ada di pintu. Dia membuka pintu yang tebal itu dengan mudah. Apa dia benar-benar….

Sungje meletakkan telunjuknya ke depan bibirnya menyuruh ku dan eunsuh tidak rame

“syukurlah!!!” eunsuh mendekat ke sungje

Aku mengerutkan keningku “syukur? Dia khan penjahatnya! Eunsuh-ah!”

Sungje dan eunsuh menatapku heran dan saling pandang. Tak lama mereka terkikik

“wae?!!!”

“aggessi pikir sungje-ssi pelakunya?” Tanya eunsuh

Aku mengangguk

Sungje semakin keras tertawa

Eunsuh mengibaskan kedua tangannya “bukan aggessi. Justru sungje-ssi lah yang akan menolong kita”

“hah?! Kok bisa?!” aku menggaruk kepalaku yang g gatal

“aya, maaf kalo aku yang telah membuatmu kemari. Aku sama sekali g bisa jagain kamu. Dulu waktu kita di taman tulip aku benar-benar g nyangka bakalan ada serangan tiba-tiba. Aku pikir semuanya sudah aman setelah pengawalku bilang kalo semuanya aman tapi ternyata ada yang membocorkan tentang perjalanan kita itu. Dan akhirnya mereka memukul kepalaku sampai pingsan dan membiusmu dengan obat tidur dan membawamu pergi kesini. Untung eunsuh mengikuti kita dan segera meminta bantuan ke geonil untuk menolongmu”

“benarkah seperti itu kronologisnya?”

Eunsuh mengangguk “nee aggessi”

“oh, aku pikir…”

“aku orang jahat?” Tanya sungje yang langsung aku jawab dengan anggukan “sekarang kamu tau khan kalo aku bukan orang jahat?” aku mengangguk lagi

“sungje-ssi, bagaimana dengan geonil-ssi?” Tanya eunsuh kuatir. Oh iya, aku baru ingat! Geonil!

Sungje menyentuh pundak eunsuh “tenanglah. Aku akan menolongnya. Kalian jaga diri baik-baik. Sebentar lagi jihyuk akan datang menyelamatkan kalian”

“Lalu gimana dengan orang-orang itu?” Tanya eunsuh lagi

“tenang saja. Sekarang orang-orang itu sedang dihabisi oleh inspektur kwangsoo dan inspektur sungmo”

“inspektur?”

Eunsuh dan sungje seketika melihatku

“polisi?” tanyaku bodoh

Eunsuh dan sungje mengangguk

“bagaimana bisa? Kalian khan mafia”

Sungje tersenyum. Eunsuh menjelaskan “nee aggessi. Kami memang mafia tapi mafia g selamanya jahat. Memang benar tuan kaede membentuk klan ini untuk membalas dendam ibu anda tapi setelah keinginannya tuntas, ayah anda memutuskan untuk membuat klan ini menjadi mafia yang bersih dan membantu kerja polisi. Kami sama sekali tidak melakukan kejahatan seperti mafia lainnya. Kami justru membantu polisi membekuk penjahat-penjahat itu. Makanya sekarang ini kami ikut dibantu oleh mereka” aku mengangguk-angguk. Ternyata appa benar-benar tidak mengecewakanku. Appa benar-benar orang yang baik. Saranghaeyo appa….

Tak lama “bagaimana keadaan kalian?!!” ucap seseorang yang datang dengan tergesa-gesa

Sungje memukul kepalanya “darimana saja kau?! Kamu tuh diperintahkan untuk menjaga mereka!”

“mian, aku tadi sakit perut jadi ke toilet dulu” jawab orang itu cengar-cengir sambil mengelus kepalanya yang kena pukul sungje. Orang itu melihatku “oh jadi anda yang bernama aya?” aku mengangguk

Dia mengulurkan tangan “saya jihyuk. Saya adalah pengawal Yamaguchi-san. Saya yang akan membantu anda keluar dari sini”

“bagus. Kalo gitu aku pergi ke tempat geonil dulu” ucap sungje pamit

“aku ikut!” ucapku tiba-tiba membuat semuanya memperhatikanku

“nee?” Tanya sungje g percaya dengan apa yang didengarnya

“aku mau ikut”

“nee?!!” ucapnya dengan suara sedikit lebih tinggi karena terkejut “di sana sangat berbahaya. Lebih baik kamu ikut jihyuk dan eunsuh keluar dari sini. Aku akan membawa geonil dengan selamat. Tenang saja”

Aku menggeleng “aku mau ikut!” aku ngotot

“baiklah. Tapi ingat, kamu harus sembunyi ya. Jangan sampai ketahuan. Arra?!”

Aku mengangguk

Akhirnya semuanya termasuk jihyuk dan eunsuh mengikuti kemana sungje pergi

“kalian di sini aja. Jihyuk, jaga mereka!” perintah sungje. Jihyuk mengangguk

Sungje melangkah ke dalam ruangan yang hanya ada meja dan satu lampu meja diatasnya dan kertas-kertas berserakan. Di sana banyak sekali orang yang seperti sedang menghakimi orang yang duduk membelakangiku

Dia…

Punggung itu..

Geonil!!!! Pekikku dalam hati sambil membungkam mulutku. Dia.. dia di sana!!!

“hei!!!” bentak sungje ke orang-orang itu

Semua orang itu menoleh ke arahnya termasuk geonil yang kedua tangannya di ikat di belakang kursi yang didudukinya. Dia terlihat lemah

“oh, ternyata pemimpin palsu datang juga ya ahahhaa…” ucap seseorang yang aku tak kenal. Di sampingnya adalah orang yang telah membawa paksa aku, eunsuh dan geonil ke sini dan di sampingnya… Nishimura!!!! Orang kepercayaan appa!!! Knapa dia ada di sini?

Aku menoleh ke eunsuh yang ada di dekatku. Sepertinya dia tau maksudku “dialah pengkhianat kita” ucapnya menjawab pertanyaan yang ada di kepalaku

Astaga!!!

“nishimura! Aku benar-benar tak menyangka kaulah pelaku semua ini! kamu benar-benar tidak tahu terima kasih! Yamaguchi-san telah membantu kita tapi kamu malah membalasnya dengan sadis!” ucap sungje ke nishimura yang tersenyum sinis ke arahnya

“apa setelah membunuh Yamaguchi-san kamu masih belum puas juga?!! Kamu telah memalsu surat wasiat Yamaguchi-san. Memfitnah geonil sampai dia dikeluarkan dari klan. Dan sekarang malah mau membunuh anaknya! Apa maumu?!!”

Nishimura maju “aku memang tidak tahu terima kasih. Aku bukan orang yang tau apa itu terima kasih. Aku juga bukan orang baik! Aku terlahir sebagai penjahat! Aku tidak segampang itu menjadi mafia yang bersahabat dengan polisi seperti kalian!”

“keterlaluan!” sungje langsung memukul nishimura.

Kulihat tangan geonil berusaha lepas dari ikatan itu dan berhasil…

Dia langsung membantu sungje menghajar orang-orang yang ada di sana sampai babak belur

Syukurlah…

Mereka berpelukan lalu pergi dari sana

Aku segera berlari ke mereka

Geonil terkejut dengan kemunculan ku yang tiba-tiba

“neo?!” Tanya geonil

Aku beberapa saat terdiam dan kemudian berhambur ke pelukannya. Air mataku seketika deras di dadanya. Geonil memelukku membuatku nyaman

“aku takut… aku takut g bisa liat kamu lagi..hiks…” ucapku di sela tangisku

Geonil mengelus rambutku “sekarang kamu bisa liat aku lagi khan?” tanyanya lembut. Aku mengangguk

“kita keluar sekarang. Kita lihat gimana keadaan kwangsoo dan sungmo” ajak sungje yang disetujui semuanya

Kami pun keluar dari gedung yang pengap ini. aku masih dirangkul geonil. Aku terlihat kecil di dekapannya karena aku hanya sepundaknya. Itu justru membuatku nyaman karena seolah aku telah dilindunginya

“oh kalian!” ucap seseorang berambut pirang mendekat

“ada sepuluh orang di atas. Ringkus mereka” sungje memberitahu

Orang berambut pirang itu memanggil bawahannya untuk masuk ke dalam

Ada satu orang lagi yang mendekat

“anyeonghaseyo…” sapanya sambil membungkuk ke arahku. Aku pun membalas bungkukannya

Aku menoleh ke arah geonil meminta penjelasan tentang kedua orang itu

Geonil tersenyum. Dia mengerti maksudku “dia inspektur sungmo. Kalo yang rambutnya pirang ini inspektur kwangsoo” inspektur kwangsoo mengulurkan tangannya “bangapseumnida” aku membalasnya

“mana yoonhak?” Tanya geonil

Kwangsoo menunjuk ke dalam mobil di samping mereka

Yoonhak keluar dari mobil dan tersenyum

“kemana aja kau?” Tanya sungje

“menyindirku?” yoonhak merasa tersindir

“selama aku kenal polisi, baru kali ini aku mengenal polisi yang takut dengan penjahat. Dia bakalan lari duluan kalo diserang penjahat” ucap geonil yang langsung disambut gelak tawa dari semuanya

“jeongmal?” tanyaku

Geonil mengangguk

“hehe.. iya. Saya memang seperti itu aggessi. Saya juga heran knapa saya bisa jadi polisi seperti sekarang”

“kamu aja bingung, gimana kita? Ahahahaa….” sindir kwangsoo

Tiba-tiba ada seseorang yang berlari-lari keluar dari mobil ke arah kami

Dia langsung menuju ke eunsuh

“gwaenchana yo?!!!” tanyanya panic sambil memegang kedua pipi tembem eunsuh

Eunsuh mengangguk “nee…”

Dia memeluk eunsuh lega

“dia siapa?”

“dia kyuhyun, pacar eunsuh” jawab geonil

“mwo?!! Namjachingu?!!! Eunsuh-ah, knapa kamu g pernah cerita soal namjachingumu ini??!!!”

Eunsuh tersenyum “mianhaeyo aggessi, saya malu karena namjachingu saya ini oon banget”

“aish.. dasar mbem!!!” ucap kyuhyun sambil memukul pelan kepala eunsuh

********************************************************

Akhirnya aku tau yang sebenarnya. Sungje bukanlah orang jahat seperti yang aku duga sebelumnya. Dia adalah orang yang baik

Soal surat wasiat itu, ternyata pelaku di balik surat wasiat palsu itu adalah nishimura! Dialah yang menyabotase surat itu dan menggantinya dengan surat palsu buatannya

Surat yang asli ternyata langsung diserahkan appa pada geonil karena appa sudah tau akal busuk nishimura

Sedangkan nishimura mengganti nama geonil dengan sungje untuk menjadi tunanganku karena geonil adalah orang kepercayaan appa. Dia pasti tidak akan mudah untuk dibodohkan seperti itu.

Sedangkan sungje memang ganteng tapi bisa dibilang dia sedikit polos tentang masalah itu. Saat geonil difitnah telah membunuh appa pun dia percaya padahal yang membunuh appa adalah nishimura itu sendiri. Dia yang mencuri peluru milik geonil dan berusaha menembakkannya ke aku, untungnya aku masih selamat

Sekarang semuanya sudah jelas. Kini aku tau kebenarannya. Geonil, eunsuh dan sungje tidak ada yang jahat. Hanya salah paham diantara mereka dan diri ku

“aya, jeongmal mianhaeyo… aku bener-bener tidak bermaksud untuk membohongimu” sungje merasa bersalah tentang pertunangan ini

Dia juga kaget mendengar kalo dia yang menjadi tunanganku padahal dia dan appa tidak dekat seperti appa dan geonil

“gwaenchana yo sungje-ssi. Kamu sama sekali g bersalah. Tidak ada yang perlu dimaafkan” ucapku menenangkannya sambil memeluknya

“ehem..” geonil berdehem melihat ku memeluk sungje

Aku langsung melepaskan pelukanku

“aish,, jadi aku g boleh nih pelukan sama aya?” Tanya sungje. Geonil langsung menggeleng “dia milikku sekarang!”

Semuanya tertawa mendengarnya kecuali aku yang justru blushing mendengar ucapannya

“hyaa… aggessi mukanya merah!!!!!” ucap eunsuh menyindirku yang langsung diikuti tawa dari semuanya termasuk geonil yang memelukku

“bikin ngiri aja. Aku mau juga deh pelukan ma mbem” ucap kyuhyun sambil berusaha memeluk eunsuh tapi eunsuh langsung menjitak kepala kyuhyun sebelum kyuhyun berhasil memeluknya

***************************************************

Kini aku berada di bukit yang bersih, tempat dimana appa ku dimakamkan

“appa, terima kasih telah melahirku ke dunia ini. aku sangat berterima kasih atas hidup ku bersama appa. Aku juga berterima kasih telah memberikanku hidup yang indah ini. dan.. terima kasih juga telah memberikanku orang yang telah mencintaiku…” ucapku sambil memandang seseorang yang tersenyum manis berdiri di sampingku

“Yamaguchi-san, arigatou!!!” ucap nya sambil membungkuk ke makam ayahku “saya akan menjaga putri anda dengan baik seperti surat wasiat anda”

“awas kalo kamu bohong!!” ancamku

Geonil tertawa “pasti lah. Aku mana mungkin bohong!” ucapnya mendekat dan semakin dekat. Dia mendekatkan wajahnya ke aku. aku semakin menjauh. Tapi dia malah menahanku dan merengkuh ku ke pelukannya

Dia.. dia… dia menciumku. Lembut namun menghanyutkan

Kali ini aku yakin kalo dialah orang yang pantas menjadi jodohku

“appa, terima kasih telah memberikanku geonil untuk menjagaku menjalani hidup ini” ucapku dalam hati

Kulihat bayangan appa di belakang geonil tersenyum melihat aku dan geonil

Gomawo appa…………..

Jeongmal saranghaeyo geonil……..

************************************************************

ehehehehe maaf ya kalo kurang memuaskan……

DONT FORGET TO COMMENT THIS FANFICTION!!!!



· · Bagikan 

7 thoughts on “WHATCH OUT… HE IS A BAD BOY !!! [part 4 – END]

  1. akhirnya kelar jg nih cerita,,haha tu c kyu muncul pas akhir aja..mncul2 cm pgn meluk2 eunsuh aja..hahaha dasar ngevil cari2 kesempatan..:p

    nia, yg part gelut2annya kurang panjang, tw2 udahan aja…tp untungx kisah yg lainnya tidak mengecewakan..hahahaha GOOD JOB *hugs* xDDD

  2. Waw…keren endingnya…
    Picnya itu dr mv supernova yg mana atuh?*mian saya bkn penggemar supernova,jd saya g tau tp saya suka sungje ma geonil kok hhe*

  3. wow pokokx ff nie daebak hehehe
    pa agy tokoh utamax geonil ma sungje meskipun yonhak keluarx dikit -_-
    chuakke happy ending
    hiks hiks hiks aya bikin ngiri aja huh
    but saia bacax sambil senyum2 hehehe

  4. Wawaw ffnya bagus!
    Nggak nyangka ternyata sungje orang baik, kukira dia jahat..
    Kyu-eunsuh is cute couple^^
    jadi ngiriii

  5. lele : ehehheee this is my first time to write this genre hehehee
    jadi ya maap maap kalo mengecewakan hehehee

    jung mischa : itu di mv SUPERSTAR liat deh….

    Yuyounji : hehehee….. maaf kalo g sesuai ma pikiran awalmu hehehe

    anggra : ahahahhaaa…. iya rencananya c yoonhak ma yg lainnya c g muncul, cuma geonil n sungje
    tapi ternyata mereka berempat protes ma author jadinya ya author bikinin juga part mereka

    princess rizuka : awalnya emang rencananya dia dibuat jahat tapi kok kasian ya.. cowok cakep kayak gitu dapet peran jahat ahahahhaa
    hehee makasih ya…. kyu-eunsuh emang bikin ngiri ahahahaa

  6. Wah ternyata aku udah salah paham ama suamiku sendiri (baca: sungje), aku pikir dia yang jahat.. mianhae chagiyaaa T.T *istri ga tau diri* #plak #abaikan

    Aku suka suka suka banget ama ff nya! Sumpah daebak! Keep writing thor.. ^ ^

Leave a Reply to princess rizuka Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s