WATCH OUT…HE IS A BAD BOY !!! [part 3]

Author is back!!! This story is back!

Setelah sedikit terbengkalai,, akhirnya cerita ini kelar juga!!!

Part 1 Part 2

skalian buat para STARDUST alias Cho Shin Sung’s fans gabung yuk ke >> http://z7.invisionfree.com/Stardust_Indonesia/index.php?act=idx

Cast :

– Yamaguchi Aya

– Kim Sungje

– Park Geonil

– Other cast

Disclaimer : THIS FANFICTION IS MINE!!! DONT COPY PASTE AND HOTLINK THIS FANFICTION!!!!

#HAPPY READING#

*****************************************************************

“Aya, besok kita ke pulau jeju ya” ajak sungje saat makan malam membuatku tersedak

Sungje menyunggingkan senyum manisnya

“MWO?!”

Dia mengangguk “iya, pulau jeju!”

“knapa mendadak?!”

“karena aku ingin memberimu kejutan”

Aku mengernyitkan dahi ku “kejutan apa? Aku g ulang tahun kok”

“kejutan khan g harus saat ulang tahun khan?”

Akhirnya akupun menyetujui ajakannya ke pulau jeju

“setelah sarapan kita berangkat”

“hah?! Aku khan belum siap-siap”

Dia tersenyum “tenang saja. Sudah disiapkan eunsuh kok”

Eunsuh nongol sambil membawa koper milikku

“sudah siap?” Tanya sungje ke eunsuh

Eunsuh mengangguk

“jadi….?” Tanya sungje kepadaku

Aku menghela nafas “baiklah. Aku siap-siap dulu ya”

Aku pun masuk ke dalam kamar untuk bersiap-siap. Eunsuh mengikutiku

“aggessi, saya minta untuk selalu bersama saya terus ya”

Aku mengernyitkan kening “wae?”

Eunsuh menunduk “saya takut terjadi apa-apa. Apalagi di luar rumah”

“baiklah”

*****************************************************************

“bagaimana? Bagus?” Tanya sungje saat sudah sampai di tempat tujuan. Villa yang jauh dari rumah penduduk dan terlihat tenang dikelilingi hutan pinus

Aku tersenyum. Pintar juga dia pilih tempat

“ayo masuk” ajaknya sambil menggandengku

Di dalam nya jauh lebih indah lagi. Rumah ini bergaya minimalis namun natural. Terlihat nyaman dan membuatku betah

“kamu ikut eunsuh saja ke kamarmu. Istirahatlah. Nanti setelah makan siang kita jalan-jalan berdua saja” ucap sungje sambil mengedipkan matanya

Dasar genit! Hehehe….

Tunggu…

Berdua saja?!!!

“eunsuh-ah, gimana ini? Aku mau jalan berdua dengan sungje. Kamu mana mungkin bisa ikut”

Eunsuh mengangguk “saya akan menguntit anda dari belakang. Jadi anda tolong jangan beritahu sungje-ssi soal hal ini”

Aku mengangguk sebelum merebahkan diri ke kasur dan terlelap

Eunsuh membangunkan ku

“waktunya makan siang aggessi”

“oh nee eunsuh-ah” aku bangun dan bersiap sebelum keluar kamar untuk makan siang

Sungje telah siap di meja makan sambil memasang senyum manisnya “selamat siang aya!”

“siang juga” aku membungkuk membalas bungkukannya

Di meja makan sudah tersedia berbagai makanan yang sepertinya lezat untuk dimakan

“ini yang bikin aku lho” ucap sungje yang sepertinya memperhatikanku melihat makanan di meja

“jeongmal?!!!”

Sungje mengangguk

Aku pun duduk di kursi yang sudah dipersilakan sungje

Kami pun makan makanan yang diakui sungje sebagai makanannya meski aku yakin hanya beberapa saja yang benar-benar bikinannya

“habis ini kita jalan-jalan ya”

Aku sedikit tersedak mendengarnya

“berdua aja” sungje g menyadari kalo aku barusan tersedak saking kagetnya

“knapa harus berdua aja?”

“karena aku ingin menunjukkan sesuatu ke kamu”

Aku terbelalak “sesuatu apa?”

Dia hanya mengerling “selesaikan saja makananmu”

Aku pun menyelesaikan makananku

Setelah menyelesaikan makanan, akupun diajak sungje jalan-jalan berdua. Eunsuh dan aku sedikit takut kalo terjadi apa-apa makanya eunsuh mengikutiku dari belakang

“kita mau kemana?”

“ada deh. Ikut aku aja ya…”

“baiklah…”

Kamipun pergi masuk ke hutan pinus yang lebat itu

Udaranya sejuk. Pemandangannya indah dan bahkan kulihat banyak sekali musang lucu berkeliaran di pohon. Benar-benar indah!

Sungje menggandengku, membuatku nyaman. Sesekali dia melemparkan senyum padaku

Sampai akhirnya kita tiba di tanah yang sedikit lebih lapang. Di sana tumbuh banyak bunga tulip warna merah. Indah! Aku paling suka bunga tulip warna merah!

“bagaimana? Suka?”

Aku mengangguk menjawab pertanyaan sungje

Tapi saat aku menoleh kea rah sungje tiba-tiba mulutku dibekap dari belakang. Mataku tiba-tiba terasa ngantuk dan kepalaku seketika pusing. Aku tak sadarkan diri

*****************************************************************

“kau sadar juga!” ada suara yang asing buatku saat aku mencoba membuka mataku

Kulihat di sana ada sekitar 5 orang laki-laki yang sama sekali tak kukenal sedang mengerumuniku

“jadi dia pemimpin klan yamaguchi?! Benar-benar buruk! Masih bagus sungje yang jadi pemimpinnya”

“bodoh!” salah seorang menggetok kepala orang yang menyebut nama sungje

Sungje? Apa jangan-jangan dia yang merencanakan hal ini? Dimana dia sekarang? Jangan-jangan benar kalo dialah pelaku semua ini

Astaga!!!!

5 orang itu mendapat telepon yang sepertinya dari bos nya.

“ya bos?! Oh dia sudah sadar. Trus apa yang harus kita lakukan? Oh baiklah” jawab orang yang sepertinya pemimpin kelima orang itu

“apa kata bos?” Tanya seorang lainnya

Pemimpin itu menutup teleponnya “kita disuruh jaga dia sebelum bos besar datang ke sini”

“kapan bos besar datang?”

“besok pagi”

“yah… kita harus jaga dia sampai besok pagi?! Aih, malasnya…” ucap seorang lainnya yang diikuti anggukan semuanya

“dasar! Gara-gara kamu kita jadi g bisa nonton pertandingan bola di rumah!” bentak seorang lainnya padaku

Aish… mulutnya bau alcohol!

Aku pun diikat sampai malam tiba. Aduh,, mana eunsuh?! Katanya dia mau jagain aku kok dia g muncul? Jangan-jangan dia juga ikut ketangkep? Wah bahaya!!!

5 orang yang menurutku bodoh itu sekarang sedang asyik nonton pertandingan bola di salah satu handphone milik mereka. Mereka terlihat asyik tanpa memperhatikanku. Bodoh! Gimana kalo aku bisa kabur, bisa-bisa mereka g tau tuh

Aku coba buat kabur aja! Tapi tali yang mengikat tanganku di belakang tubuhku sangat erat, sakit

Kudengar suara kresek-kresek di balik semak-semak dekat jendela di sampingku. Aku takut kalo itu ternyata binatang buas dan bakalan menerkamku. Waduw!

Ternyata…

“geonil!!” pekikku berbisik

Dia meletakkan telunjuknya ke bibirnya sambil tetap bersembunyi. Dia sepertinya masih melihat keadaan yang paling aman untuk keluar

Setelah melihat kelima orang bodoh itu tidak merasa keanehan itu geonil pun keluar dari persembunyiannya dan langsung menghajar kelima orang itu

Kelima orang itu langsung tumbang dengan sekali pukul

“gomawo yo” aku berterima kasih saat dia beranjak ke arahku setelah mengikat kelima orang bodoh itu

Dia tersenyum

OMO! Jangan lagi!

Dia ke belakangku dan melepaskan tali yang mengikat tanganku

“bagaimana kamu bisa tau kalo aku di sini?” tanyaku setelah tali yang mengikatku lepas. Aku memijit kedua tanganku yang terasa sangat sakit

“dari eunsuh. Sekarang dia sedang mengikuti kelompok besar mereka yang sebentar lagi sampai di sini. Jadi lebih baik kita pergi dari sini!”

Dia menarikku keluar dari tempat ini lewat jendela. Karena aku takut akhirnya aku pun digendongnya sampai di rumah yang kecil dan terlihat hangat

“ayo masuk” ajaknya setelah menurunkanku dari gendongannya

Aku pun masuk setelah dia. Kulihat hanya satu ruangan dengan sofa dan perapian di sana. Beberapa peralatan masak dan berburu juga ada di sana

“ini….”

“ini vila ku hehe. Ya, memang tidak sebesar punyamu tapi nyaman untuk ditempati kok”

Aku manggut-manggut

“beberapa hari ini kamu tinggal di sini saja ya. Tunggu sampai keadaan aman dulu. Kamu jangan pulang ke rumah dulu. Berbahaya untuk keselamatanmu”

Aku mengangguk

Dia beranjak ke perapian dan mengambil tungku yang tercantol di atas perapian itu dan menuangkan isinya ke dalam cangkir

“ini” dia menyerahkan cangkir itu padaku. Aku menerimanya. Coklat panas. Sepertinya enak setelah tadi hampir semalaman aku g makan

Aku menyeruputnya “chogi…. sebenarnya ada apa ini?”

Dia menoleh sekilas ke arahku “hanya masalah kecil saja kok”

“masalah kecil?” menurutku ini masalah sangat besar tapi kok dia bilang hanya masalah kecil?

“ya seperti inilah dunia mafia yang digeluti ayahmu”

“jadi ini ada hubungannya dengan ayahku?”

Dia mengangguk

“lalu knapa aku yang diculik?”

“karena kamu adalah penerus klan yamaguchi jadi kamulah sasaran mereka saat ini”

Astaga!

“apa aku kenal dengan pelaku utamanya? Sungje kah?”

Dia sepertinya terkejut

“kamu minumlah coklat itu sebelum dingin” dia mengalihkan pembicaraan

Apa jangan-jangan aku benar-benar kenal pelaku utamanya? Apa orang yang disebut oleh salah satu orang tadi?

*****************************************************************

Sudah 2 hari aku tinggal di vila yang membuatku betah di sini. Geonil sering memasakkanku makanan yang belum pernah aku coba. Sederhana namun mengesankan

“kamu pintar masak juga ya?”

Dia tersenyum “hanya makanan kecil saja kok. Itupun diajari oleh ayahmu”

“apa benar kamu adalah orang kepercayaan ayahku?”

Dia mengangguk sambil tersenyum

“apa kamu sama sekali tidak berniat untuk mengkhianati klan yamaguchi?”

Pertanyaanku membuatnya menghentikan kerjaannya “aku sama sekali g berniat untuk mengkhianati klan yamaguchi. Aku malah sangat berterima kasih kepada ayahmu yang telah mengambilku dari dunia gelap yang selama ini aku tinggali tanpa ada orangtua. Dia mengangkatku menjadi anaknya. Mana mungkin aku mengkhianatinya!”

“trus siapa yang hampir menembakku dengan peluru yang hanya dimiliki oleh mu dan ayahku?”

Dia mengerutkan keningnya “apa maksudmu?”

“saat setelah pesta pertunangan itu di halaman belakang kamu hampir menembakku menggunakan peluru itu. Untung meleset”

“pesta? Pertunangan? Kamu sudah bertunangan?!!”

Aku mengangguk “iya! Dengan sungje!”

“omo!”

“wae?” kulihat dia kaget bukan main

“jujur aku sama skali g tau maksudmu. Aku baru tau siapa kamu saat kita bertemu pertama kali di kampus. Itupun aku kenal setelah eunsuh menyebutkan namamu. Sebelumnya aku hanya tahu namamu dari ayahmu yang membanggakanmu”

Kalo bukan dia pelakunya lalu siapa?!!

“jadi kamu sudah bertunangan dengan sungje?”

Aku mengangguk “harus aku katakan berapa kali kalo aku sudah bertunangan dengannya?!”

“padahal….”

“padahal apa?!!” bentakku

Dia menggeleng

“lalu siapa?” ucapku lirih kepada diri ku sendiri

“jadi kamu selama ini berpikiran kalo akulah yang berniat untuk mencelakakanmu?”

Aku mengangkat bahu

Dia duduk dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya

“kamu salah. Selama ini aku hanya menjalankan perintah ayahmu sesuai dengan surat wasiat itu. Aku hanya ingin melindungimu. Itulah pesan ayahmu padaku”

“tapi di surat wasiat itu disebutkan kalo sungje lah yang menjagaku dan ayah memintanya untuk menjadi tunanganku! Bukan kamu!”

Dia membelalakkan matanya “apa benar isi surat wasiat itu seperti itu?”

Aku mengangguk

“astaga!!!”

“wae?”

“ada yang mensabotase surat wasiat itu! Surat wasiat itu palsu! Aku punya surat wasiat yang asli tulisan tangan ayahmu!”

Dia bergegas mengambil sesuatu di dalam tasnya. Tak lama dia menyerahkan secarik kertas padaku

Kubaca surat itu. Surat itu dalam bahasa jepang dan aku sangat yakin kalo itu adalah tulisan ayahku. Asli tulisan ayahku

“anakku, aya

Mungkin saat kamu membaca surat ini, ayah sudah tidak ada di dunia ini

Maafkan ayah yang tidak bisa menjagamu

Ayah memang bukan ayah yang baik untuk mu tapi ayah selalu berjuang untuk menjadi ayah yang baik untukmu

Sekarang, mungkin adalah waktu terberat dalam hidupmu

Kamu harus kehilangan kedua orangtuamu dan kamu juga harus memimpin klan yamaguchi peninggalan ayah

Namun kamu tidak perlu takut. Ayah sudah mengutus Park Geonil untuk membantumu menjalani hidup ini

Ayah harap kamu mau bertunangan dengannya. Ayah yakin dialah orang yang tepat untukmu

Itu adalah permintaan terakhir ayah. Semoga kamu mau mengabulkannya

Ayah yang sangat mencintai mu, Kaede”

Astaga! Apa-apaan ini?!! apa surat yang dulu dibacakan itu adalah surat palsu?!! Jadi aku selama ini ditipu oleh sungje?!!!

Aku lemas seketika. Untung geonil menopangku dan mendudukkan ku di kursi

“jadi selama ini aku dibohongi?!”

Geonil mengangguk

Aku menutup mulutku dengan telapak tangan kananku. Aku kaget!

Air mata mengalir deras. Aku menangis

Geonil merengkuhku ke dalam pelukannya. Aku semakin menangis

“aku g nyangka kalo dia membohongiku! Sekarang dia malah mau mencelakakanku! Benar-benar biadab!”

“tenanglah…”

“aku g bisa tenang! Sungje sudah keterlaluan!”

“maafkanlah dia. Dia hanya ingin menjadi tunanganmu”

“dan mau merebut kekuasaan ini?!! iya khan?!!!”

“aku yakin sungje bukan orang yang seperti itu”

Aku mengerutkan kening “bukan orang seperti itu?! Apa maksudmu?”

Dia tersenyum “biar dia yang jelaskan semuanya nanti”

Aish, knapa dia seperti menutupi sesuatu? Apa yang terjadi? Aku benar-benar seperti orang bodoh yang tidak tau apa-apa

*****************************************************************

“eunsuh-ah!!!” pekik ku saat eunsuh datang ke rumah geonil

Eunsuh tersenyum lega melihatku. Aku segera memeluknya

“gwaenchana yo aggessi?”

Aku mengangguk

“eunsuh-ssi!” panggil geonil ke eunsuh. Eunsuh pamit padaku untuk ketemu dengan geonil

Kulihat mereka berbicara serius. Aku mendekati mereka. Kudengar pembicaraan mereka

“bagaimana keadaannya?”

“setelah aggessi kabur mereka semua kalang kabut. Semuanya menyebar untuk mencarinya tapi mereka sama sekali tidak pergi ke arah sini. Jadi saya rasa tempat ini masih aman”

“syukurlah. Lalu bagaimana dengan dia, apa dia sudah datang?”

Dia? Siapa?

“sudah! Dan sepertinya sudah tau kalo kita ada di balik semua ini”

“oh.. kalo begitu kita harus bergerak cepat sebelum terlambat. Apa kamu sudah menghubungi pasukan yang lain?”

“sudah! Mereka sudah siap”

“bagus kalo begitu. Kita harus segera menghabisi mereka semua sebelum terlambat”

Eunsuh mengangguk

Apa c yang mereka bicarakan?!!

“oh aggessi!” eunsuh tau kalo aku nguping

“oh…eh.. apa c yang kalian bicarakan?!!”

“bukan masalah besar kok. Jadi kamu jangan takut ya” jawab geonil tenang

Aish.. mereka masih saja belum memberitahuku!

Malamnya geonil membangunkan ku dari tidurku

“wae?” tanyaku malas

“kamu tenang saja ya. Semua akan baik-baik saja”

“maksudmu?”

“kalo aku ternyata tidak berhasil kembali, maafkan aku. Aku tidak bisa menjaga pesan ayahmu itu. Aku yakin kamu bukan orang yang mudah menyerah. Jaga klan ayahmu baik-baik”

“apa c omonganmu itu?! Kamu akan selamat! Kamu akan kembali! Kamu harus menjalankan perintah ayahku untuk menjagaku! Kalo g siapa yang akan menjagaku?”

“eunsuh pasti mau menjagamu kok”

“aku maunya kamu!”

Mwo? Apa yang aku bilang tadi?! Pipiku langsung merah

Geonil sepertinya menyadari ucapanku tadi “mwo?”

Dia memandangku membuatku malu

“kamu bilang mau aku jaga? Bukannya dulu kamu benci aku?”

Aku menggeleng “aku g benci kamu kok. Aku Cuma ngira kalo kamu orang jahat. Itu aja”

“trus skarang?”

Aku diam beberapa saat “geonil-ssi. Sebenarnya aku dulu sudah berjanji bagi siapapun yang bisa mengeluarkan ku dari ruangan dimana aku terkunci, kalo cewek aku bakal menjadikannya sodara angkat. Dan bila dia cowok aku bakal memenuhi segala permintaannya”

“ruangan? Oh yang dulu kamu dikunci cewek-cewek berandalan itu?”

Aku mengangguk

“jadi kamu harus memenuhi semua permintaanku?”

Aku mengangguk lagi

“kalo begitu aku minta 3 permintaan. Pertama kamu jangan pernah marah lagi padaku. Aku bukan orang jahat. Kedua aku minta kamu harus tetap hidup meski tanpa aku”

“geonil-ssi!!!” rengekku. Aku benar-benar g mau mendengar hal itu!

“sstt..” dia meletakkan jari telunjukkku ke mulutku “yang ketiga… aku minta…..”

Tiba-tiba dia mendekat ke arahku dan mencium mulutku lembut dan semakin panas. Aku terhanyut dalam permainannya

Sampai akhirnya eunsuh datang

“oh jwaesonghamnida” eunsuh langsung berbalik

Aku menutup mulutku dengan tanganku. Kurasakan pipiku memerah

“eunsuh-ssi, ada apa?” Tanya geonil seperti tidak terjadi apa-apa

Aish.. segampang itukah dia berubah? Menyebalkan!

“geonil-ssi, sebaiknya kita pergi dari sini sekarang! Dia sudah mengetahui keberadaan kita!”

“mwo?!! Darimana dia tau?!”

“saya tidak tau”

“ayo kita pergi dari sini sekarang juga!” ajak geonil sambil menarikku cepat

BRAAAKKK………………

Pintu dibuka dengan paksa

“geonil, kita berjumpa lagi!”

“kau…………”

*****************************************************************

Hehee….

Part ini Udah dulu ya….

Part depan diterusin lagi ^^

Author mau ngerjain tugas dulu…………..

Jangan lupa comment!!! Jangan jadi silent reader!!!!!!!!!!!

12 thoughts on “WATCH OUT…HE IS A BAD BOY !!! [part 3]

  1. kyulee : ehehehheee diri ku emang cantik khkhkh #plak

    all : ehehehee sabar ya……..
    diri ku lagi buntu ide nih

    princess rizuka : hehee buatku geonil emang cakep hehhee

  2. Ah baru baca!! Gila ceritanya keren sumpah! Kyaa geonil!! XD Dia keren bnget disini, ah pake bilang kmu harus tetap hidup tanpa aku Q.Q sedih bnget rasanya. Ah semoga aya ama geonil bisa happily ever after(?). Sungje sialan! Jahat bnget dia! Tapi sungje itu suamiku..aduh =.= *digebuk author*
    Langsung terbang ke part 4! *wusss*

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s