Hurt (Miss you)

Title :: Hurt (Miss you)
Cast :: Kim Kibum (Kibum SJ), Lee Yeon Soo (ulun onnie).
Other cast :: Jullie aka Jull (OCs)
Genre :: up to you.
Rating :: G
Lengt ::
Disclaimer :: ini kaya Songfic lagi, tapi kagak taulah merr juga ini di sebutnya apa.. wkwkkwk.
Bogoshipda – Kim Sang boom.
Translate by :: sasha onnie ^^ thaks onn :D*yang kemaren saranghamnida juga hasil translet-an sasha innie tapi lupa nyantumin. mian onnie :D*
Note me to you :: dan seperti biasa huruf yang di italic sama di bold itu berarti translate-an lagunya ok.
Enjoy guys ~


Tak perduli berapa lama aku telah menunggumu, aku tetap tak bisa berlari ke arahmu untuk menangis seperti orang bodoh..
kau hanya menyakitiku selama ini..
apakah sekarang kau sedang mengisyaratkan bahwa kau akan meninggalkanku..?
aku merindukanmu,
aku merindukanmu..

Yeonsoo membuka lembar demi lembar setiap halaman kumpulan foto jadul saat SMA bersama Kibum kekasihnya atau lebih tepat ‘mantan’ kekasihnya, ia menatap setiap foto itu dengan nanar dan air mata yang sudah menumpuk di penghujung sudut kedua matanya yang kalau sekali saja ia mengerjapkan matanya otomatis air mata itu akan jatuh tak tertahan.

Ia mendesah pelan sambil menengadahkan kepalanya ke langit-langit kamar nya, berharap dengan cara ini air matanya bisa masuk lagi ke tempat asalnya tapi seperti itu hanya harapannya saja karena sekarang air matanya telah tumpah ke permukaan pipinya. Yeonsoo menghapus air mata itu dengan punggung tangannya kasar. ‘dasar bodoh’ umpatnya dalam hati. ‘kau selalu saja seperti ini padahal ini sudah lima tahun, dan kau masih saja mengingat juga mengharapkannya ? dasar wanita bodoh !’

Yeonsoo menyibakan poni yang menghalangi matanya pelan, ‘ya. ini sudah lima tahun tapi kau masih tak terlihat,sebenarnya kau dimana ? ‘ ia kembali mendesah. Lalu menyapukan pandangannya ke setiap sudut kamar dan menangkap sesuatu yang tidak asing lagi dimatanya, benda dingin berbentuk lingkaran kecil dengan satu permata biru di depannya yang membuat kesan sederhana tapi wah.
Yeonsoo mendekati meja samping tempat tidurnya dengan langkah pelan seakan melayang. Ia bahkan hampir melupakan benda itu selama tiga tahun pergi ke Jepang demi menuntut ilmu. Benda itu masih saja sama seperti tiga tahun yang lalu saat dia pergi meninggalkan kamar ini, cincin itu masih saja tergeletak tak berdaya di atas meja.
Yeonsoo mengambil cincin itu dengan mata berkaca lagi, tiba tiba ingatan tentang si pemberi cincin itu merebak di setiap sel otaknya seperti ganja.
‘genggamlah cincin ini saat kau merindukanku’ begitulah kata si pemberi cincin. Yeonsoo mengenggam cincin itu dan berkata pelan, “dan ya, aku memang merindukanmu Kim Kibum”

sampai ke titik dimana aku membenci diriku sendiri yang terlampau merindukanmu..
aku ingin menangis,
bahkan berlutut..
jika saja dengan melakukan itu semua dapat mengubah semua yang telah terjadi..
kenangan tentang aku yang mencintaimu sekarang menghantuiku..

“kau kembali Yeonsoo…” seru Jull dan memeluk Yeonsoo erat–terlalu erat– sebenarnya hingga mendadak Yeonsoo menjadi sulit bernafas.
“ya, aku kembali Jull. Bagaimana kabar mu selama tiga tahun ini ? baik baik saja bukan?” Yeonsoo melepaskan pelukan Jull dan kembali duduk.
Gadis half Belanda dan Korea ini tersenyum lebar sambil mengangguk dan duduk.
“ya, aku baik-baik saja, kau ? apakah ada pria Jepang yang akan kau kenalkan padaku ?” Tanya Jull riang seperti biasa.
Yeonsoo tersenyum miris. “tidak ada. Dan mungkin…tidak akan pernah ada.” Jull yang melihat ada perubahan ekspresi pada sahabat sma nya ini jadi merasa bersalah dengan menanyakan pertanyaan yang benar-benar bodoh. “bagaimana denganmu ?” Yeonsoo berkata dengan nada sedikit di paksakan.
Jull tersenyum kaku. “y ya.. begitulah…”
“begitulah bagaimana ?”
“ya.. kau tau sendiri”
Yeonsoo menangkap maksud Jull. “aah.. arra, ternyata sahabatku ini sudah punya p.a.c.a.r orang Netherland toh ?” katanya dengan kata penuh penekanan.
“kau…” Jullie mengerucutkan bibirnya.
Yeonsoo tergelak melihat tingkah sahabatnya itu.

Tapi kesenangannya itu hanya bertahan beberapa menit saja, karena saat ia melihat
Seorang laki-laki dengan penampilan khas anak SMA, maju ke depan tepatnya ke panggung café dan menyanyikan lagu Confenssion milik Kangta. Ia seperti mengalami De Javu, ia pernah mengalaminya ! di tempat yang sama, dan dengan lagu yang sama pula. Mata Yeonsoo tak pernah lepas dari si laki-laki itu, selama kurang lebih empat menit laki-laki itu telah menyelesaikan lagunya dan menghampiri si gadis yang sedang duduk di kursi.
“would you be my girls friend ?” Tanya laki-laki itu.
Gadis di depannya tersenyum dan mengangguk mengiyakan. Laki-laki itu tersenyum lebar langsung memeluk gadis itu.
“gomawo”

“de javu” gumam Yeonsoo pada diri sendiri.

Mata Yeonsoo memanas, ia ingin menangis. Tapi ia tahu ini bukanlah tempat yang cocok untuk menumpahkan airmatanya.
Yeonsoo melirik jari manis kanannya, cincin itu kini telah Yeonsoo pakai di jarinya.
Yeonsoo memutar mutar cincin itu dalam jarinya. ‘andai kau masih ada disini… menemaniku’
‘aku merindukanmu’

Seandainya masih ada harapan—sekecil apa pun—untuk
Mengubah kenyataan,ia bersedia menggantungkan seluruh
Hidupnya demi harapan itu.
(dikutip dari Autumn In Paris karya Ilana tan)

tapi aku tak bisa bersembunyi dari cinta ini lebih lama lagi..
aku tak seharusnya begini..
tapi aku benar benar merindukanmu..
sampai mati aku ingin bertemu denganmu…

Apa jadinya aku tanpamu ?
apakah aku masih bisa melanjutkan hidupku tanpa kau di sisiku ?
apakah aku mash bisa tertawa lepas seperti dulu saat kau masih menemaniku ?
aku rasa ini terlalu berat untukku.
bayangan senyummu menghantuiku.
jika aku bisa meminta satu permohonan pada tuhan, aku akan memintamu selalu disisiku. jangan pernah pergi.
tetaplah disini.

__END__

NOTE :: heu, nyobain bikin yang kayak beginian, tapi sepertinya gagal T.T*pundung*

13 thoughts on “Hurt (Miss you)

  1. Hahaha. . .
    Auntum in pariz. Dr k 4 novel ilana tan cman novel it yg bad ending. . .
    Summer,spring m winter smua happy ending!

    Bwt nice bgt kata2 nya.cman kok gantng gt ya. Lnjtn aja lah. . .

  2. all : heu, emang di bikin nge gantung.wkwkwkkw
    *nyengir gaje.
    mau coba buat penasaran reader.wkwkwkwkk~
    makasih ya udah mau baca ma komeb *hug and kissei.

    marsha onn : onnie aku ganti lagi,wkwkwkk 085793730951

  3. KEREN !!!
    Bhasanya ngena bgt jd dapet bgt sad nya :D
    suka baca nvel ilana tan yaaa . .
    Sadnya keren tuh yg paris :D
    LANNJUUTT !!!

  4. hehe…
    kren,kren…
    owh jdi cman autum in paris yg sad end nya ya?
    hehe…
    biz cman smpet bc yg autum sh…
    blm smpet yg lain.

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s