PERSON LIKE ME (PART 1)

Author : Dyah Rahayu Pradita

Kyuhyun POV

“Kyuhyun-ah! Bangun cepat!! Hari ini jadwal kita sangat padat, bangun lah,” Suara Leeteuk hyung mebangunkan tidurku yang aku ingat aku hanya tidur selama 2 jam karena jadwal kami yang padat. Ya, kemarin album ke 4 kami baru saja rilis. Semua hyung ku juga tidak mempunyai waktu yang cukup. Leeteuk hyung lah yang paling sedikit waktu tidurnya kurasa.

“Jam berapa ini hyung?” Tanyaku setengah tidur.

“Sudah jam setengah 5 pagi, kita harus rehearsal untuk comeback stage di KBS Music Bank, ayo cepat bangun,yang lain sudah bersiap-siap,” Kata Leeteuk hyung sambil menarikku. Aku terpaksa membuka mata ini,dan bangkit dari tempat tidurku.

Aku pun segera bergegas ke kamar mandi dan bersiap-siap. Dan benar saja, semua hyung ku sudah bersiap-siap di ruang tengah.

“Ayo semua,siap-siap! Kita akan berangkat sekarang, semuanya sudah berkumpul kan? Mana Kyuhyun?” Tanya manajer.

“Hee??bukankah dia tadi sudah bangun hyung?” Tanya Sungmin kepada Leeteuk.

“Iya,aku yang membangunkannya tadi. Aisshhh,anak ini pasti tertidur lagi di kamar mandi!” Kata Leeteuk hyung.

“Aku disini! Hehehe, aku tadi ke kamar dulu,ambil sesuatu hyung,” Kataku tiba-tiba mengagetkan para hyung.

“Oke, semuanya sudah berkumpul, kita berangkat sekarang,” Kata Manajer kami.

Aku, Sungmin, Ryeowook, Yesung dan Donghae menaiki mobil manajer, sedangkan para hyung yang lain naik mobil yang lain. Ya, kami adalah Super Junior, grup yang paling besar di dunia, yang beranggotakan 13 orang. Angka yang sangat besar kan? Pada album ke 4 kami,hanya 10 dari kami yang aktif, Kangin hyung akan memulai wajib militernya,Hankyung hyung berada di Cina, dan Kibum yang masih sibuk dengan dramanya. Hal itu membuat aku dan member yang lainnya sedih. Karena aku menganggap Super Junior adalah keluarga, dan ketika mereka bertiga tidak ada bersama kami, kami pun merasa kehilangan.

Ketika aku keluar dari dorm, aku melihat dua orang murid SMA yang sedang berjalan bersama. Mereka ternyata bersekolah di SMA ku dulu, aku tahu itu karena aku mengenal seragam nya. Aku terpaku melihat kedua anak sekolah itu. Seakan aku kembali ke masa lalu.

“Hei, kau mau naik tidak?” Sungmin membuat lamunanku buyar.

“Hmm? Oh? Eh.. Iya tentu saja,” Kataku sambil berlalu.

Flashback-

Aku tunggu di kelasku sepulang sekolah.. ^^ aku butuh bantuanmu, PR matematika membuatku gila! T_T’

Setelah membaca SMS tersebut, anak lelaki tersebut langsung tersenyum, sepertinya dia bahagia setelah menerima SMS tersebut. Lalu dengan cepat dia mengetik balasan nya.

‘tentu saja..aku juga sudah merindukanmu..<3 tenang saja,aku adalah ahlinya >_^ sampai ketemu..’

Ternyata SMS itu dari kekasih anak lelaki itu. Anak itu masih terlihat senang, dirinya selalu tersenyum dan berkali-kali melihat SMS di layar HP nya. Sang guru pun melihat kelakuan anak itu, dan akhirnya..

BLETAAAKKK

“Cho Kyuhyun sshi? Apa anda memperhatikan pelajaran yang tadi saya berikan? Coba jelaskan lagi apa yang telah saya jelaskan tadi,” Kata guru tersebut sambil melempar penghapus.

Tanpa ragu anak tersebut mengulang persis apa yang dikatakan gurunya. Ya, Cho Kyuhyun adalah anak yang jenius, matematika adalah keahliannya. Setelah mendengar semua penjelasan Kyuhyun, gurunya pun terdiam dan melanjutkan pelajarannya karena malu.

Kyuhyun adalah anak yang cukup populer di sekolahnya. Dia bukan hanya pintar matematika (dia merupakan juara olimpiade matematika) , dia juga tampan. Keluarga nya merupakan keluarga berada. Dia selalu dididik dengan baik oleh keluarganya. Banyak gadis yang menyukainya. Tetapi hatinya tertarik hanya kepada satu gadis, namanya Ahn Haerae. Haerae adalah gadis yang biasa saja, dia pintar tetapi tidak sepintar Kyuhyun, kekasihnya. Keluarganya pun biasa-biasa saja. Tentu saja banyak yang tidak menyukai pasangan ini, terutama para gadis yang menyukai Kyuhyun. Tetapi mereka tidak pernah terganggu dengan itu. Mereka selalu bersama setiap waktu.

Bel sekolah berdering, tanda kegiatan belajar sudah berakhir. Kyuhyun pun langsung bergegas ke kelas Haerae. Di kelas, Haerae sedang menunggunya. Gadis itu sedang melihat ke arah jendela kelasnya. Dia tidak menyadari bahwa Kyuhyun sudah berada di kelasnya. Gadis itu terpesona melihat daun berguguran di luar sana. Ya, di Korea memang sedang musim gugur. Daun-daun yang berjatuhan berwarna kuning, coklat dan merah itu membuat mata gadis itu berbinar binar. Kyuhyun yang berdiri disitu hanya terdiam melihat gadis itu.

‘ah..aku rindu sosok ini, Haerae yang matanya selalu berbinar-binar,ingin sekali aku memeluknya saat ini, sudah seminggu aku tak melihatnya,’ Pikirnya dalam hati.

Lalu Haerae akhirnya sadar bahwa Kyuhyun sudah berada di dekatnya.

“Ah! Kyuhyun! Kamu udah lama disini? Hehehe mian..aku sedang terpesona melihat pemandangan diluar,daun-daun itu sangat indah kelihatannya,” Kata Haerae ceria.

“Haha, aku sudah tahu, kamu pasti sedang mengagumi pemandangan di luar kan?” Kata Kyuhyun.

“Hmm..ahh..alangkah asiknya kalau kita bisa jalan-jalan disuasana seperti ini. Tapi aku masih ada PR matematika yang harus dikerjakan,” Kata Haerae yang mulai cemberut sambil mengeluarkan buku nya.

“Tenang saja, maka dari itu aku ada disini,” Kata Kyuhyun sambil mengusap kepala Haerae.

“Makanya, ayo kita kerjakan ini,aku akan mengajakmu ke tempat yang bagus,” Kyuhyun melanjutkan kata-katanya.

“Hee? Kemana?” Tanya Haerae penasaran.

“Lihat saja nanti, ayo sekarang kita kerjakan PR mu sama-sama” Kata Kyuhyun.

Lalu mereka pun memulai mengerjakan PR nya. Haerae hanya bisa terpesona melihat Kyuhyun menjelaskan semua tentang rumus-rumus matematika yang rumit itu.

“Yaaaahh~ Cho Kyuhyun…” Kata Haerae sambil bertepuk tangan dan berdecak kagum.

“Kenapa?” Tanya Kyuhyun heran.

“Kamu ini dikasih makan apa sih sama orang tuamu?” Tanya Haerae.

“Ya sama sepertimu, makan nasi,apalagi?” Kata Kyuhyun.

“Ahh, bohong kamuuuuu,” Kata Haerae menggoda Kyuhyun.

“Hahaha kenapa aku harus bohong? Kan kita juga pernah makan bersama?kamu lihat sendiri kan aku makan nasi sepertimu?” Kata Kyuhyun.

“ Habisnya kamu ini pintar sekali, aku jadi heran kamu ini sebenernya dikasih makan apa sama orang tuamu,” Kata Haerae.

“ Hahahhahaha ada-ada saja kamu ini,” Kata Kyuhyun sambil mencubit pipi Haerae.

“Hmm..Kyuhyun..” Tiba-tiba Haerae berubah nada bicaranya.

“Hmm?” Tanya Kyuhyun.

“Apa kamu selama ini tidak malu punya pacar seperti aku?” Kata Haerae.

“Yaa! Kamu ini bicara apa sih?” Kata Kyuhyun.

“Hmm, bukan begitu, banyak gadis yang mau dengan mu, mereka cantik,mereka pintar, mereka juga berasal dari keluarga kaya, tapi kenapa kamu memilihku? Aku hanya penasaran,” Kata Haerae.

“Hmm..sebenarnya aku terpaksa dengan mu,” Kata Kyuhyun.

“Mwo?” Haerae memukul tangan Kyuhyun.

“Hahahhaha aniyo..ya ngga lahh..” Kata Kyuhyun menenangkan Haerae.

“Jadi apa?” Tanya Haerae.

“ Kamu mau tau kenapa aku memilih kamu?” Tanya Kyuhyun.

“Hmm,” Angguk Haerae.

“Karena aku mencintaimu,”

“Eiiii! Dasar gombal hahahha,” Kata Haerae.

Waktu pun berlalu, akhirnya mereka pun selesai mengerjakan PR. Haerae menarik baju Kyuhyun terus menerus.

“Kyuhyuuun, katanya kamu mau mengajak aku ke tempat bagus, ayoo kita pergi! Ayo ayoo,” Rengek Haerae.

“Iya,iya..ayo kita pergi,” Ajak Kyuhyun.

Lalu mereka pergi meninggalkan sekolah mereka. Ternyata Kyuhyun mengajak Haerae ke tempat yaitu lokasi syuting drama korea terkenal “Winter Sonata”. Disana banyak pepohonan besar yang daun-daunnya juga mulai berguguran.

“Yaa! Ini sih aku tau tempatnyaaa,” Kata Haerae.

“Hahahahha, tapi tempatnya indah kan?” Kata Kyuhyun.

“Hmm..iya..tempatnya indah, gomawo Kyuhyun,” Kata Haerae sambil menggandeng tangan Kyuhyun.

“Nee~” Kata Kyuhyun mencubit pipi Haerae.

Flashback END-

Haerae POV

Kriiiiiiinggggg~

‘Ah, siapa pula ini?Pagi-pagi sudah menelponku?’ Pikirku.

Ternyata yang menelponku adalah Taejun, tunanganku. Dia pasti menelponku untuk memastikan aku bisa menemui ibunya siang ini.

“Yeoboseyo?” Kataku mengangkat telepon.

“Chagiya, hari ini kamu pasti menemui ibuku kan? Dia ingin sekali bertemu denganmu, kamu bisa kan?” Tanya Taejun.

“Iyaa..akan ku usahakan,” Kataku singkat. Sebenarnya aku agak malas bertemu dengan ibunya Taejun. Beliau agak cerewet. Dan selalu memaksakan kehendaknya padaku.

“Oke, nanti aku akan menjemputmu jam 11 siang ya,” Kata Taejun.

“Nee~ aku akan menunggumu,” Kataku.

Taejun adalah anak teman baik ayahku. Dia cukup tampan, dia bekerja di sebuah perusahaan besar di Korea. Aku dan dia dijodohkan oleh orang tua kami karena kondisi ekonomi keluargaku. Orang tuaku berharap jika aku menikahi Taejun, maka kondisi ekonomi kami akan membaik.

Aku mulai bersiap-siap untuk menemui ibunya Taejun, aku menemukan baju yang terbaik untuk menemuinya. Tetapi aku tidak bisa menemukan sepatu yang cocok dengan baju itu. Aku pergi ke lemari sepatu kakakku dan mencari sepatu mana yang cocok. Aku mencari-cari sepatu yang cocok, tetapi mataku tertarik melihat sesuatu. Kotak kayu berwarna coklat itu menarik perhatianku. Aku tidak tau mengapa, rasanya aku sedih sekali melihat kotak itu. Rasanya hatiku remuk. Tetapi aku bersikeras untuk membuka kotak itu. Akhirnya aku membuka kotak itu dengan hati-hati. Benda yang pertama aku lihat adalah sebuah foto dua orang remaja yang membuat bentuk hati dengan tangan mereka. Entah mengapa hatiku sakit setelah melihat foto itu. Dibelakang foto itu kulihat ada tulisan

Haerae ya.. saranghae..<3 yeongwonhi!!!! Kamu jangan pernah melupakanku ya! Karena aku tidak akan pernah melupakanmu, kalau aku sudah sukses nanti, aku akan menemuimu dan menikahimu.

Kyuhyun

Tanpa sadar air mataku menetes. Aku mulai menangis. Dan aku mulai berbicara sendiri.

“Pabo , kamu tidak akan pernah bisa menikahiku!” Kataku sambil terisak-isak.

Air mataku tidak bisa berhenti mengalir. Hatiku terasa sakit. Selama ini aku menunggunya, tetapi dia tidak pernah datang menemuiku. Aku tidak tahu apakah dia masih mengingatku atau tidak. Yang aku tahu dia sekarang sudah populer, bersama grupnya, Super Junior itu. Ya, aku memang bukan siapa-siapa dan aku memang tidak pantas bersamanya dari awal. Mengingat semua itu aku hanya bisa menangis dengan keras.

Akhirnya aku tersadar, Taejun akan menjemputku. Aku lalu berlari ke kamar mandi membereskan make up ku yang sudah kacau gara-gara menangis. Aku mencuci mukaku yang kacau. Wajahku kacau sekali sehabis menangis. Tidak lama kemudian Taejun datang menjemputku.

“Chagiya, apa kamu sudah siap?” Tanya Taejun.

“Iya, aku sudah siap, ayo kita pergi,” Ajak aku.

“ Oke, Ibu sudah menunggu kita di Cafe saudaraku, Cafe itu baru saja dibuka,” Kata Taejun.

Kyuhyun POV

“Terimakasih atas kerjasamanya,” Kata PD Music Bank kepada kami. Akhirnya kami selesai melakukan rehearsal. Aku dan para hyung sudah lapar sekali. Shindong hyung yang paling frontal mengatakan bahwa kami lapar. Manajer kami akhirnya kasihan melihat kami kelaparan, dan dia mengajak kami ke Cafe temannya yang baru buka hari ini. Akhirnya kami pergi ke cafe tersebut.

“Omo, kamu membawa Super Junior kemari? Hahahahha sungguh kebanggan tersendiri, Super Junior datang kemari, mari mari silahkan mencoba menu-menu dari kami,” Kata teman manajer kami yang mempunyai cafe ini.

“Yah! Kalian mau makan apa?” Tanya manajer kami kepada kami.

“Kamu yang bayarin nih?” Tanya Leeteuk hyung.

“Iya, mumpung aku lagi baik,” Kata manajer kami.

“ASYIIKK,” teriak kami.

“Kyuhyun, kamu mau kemana?” Tanya Sungmin.

“Ah, hyung, aku mau ke kamar mandi sebentar,” Kataku. Aku sudah menahan buang air kecil dari tadi. Makanya aku langsung berlari ke kamar mandi. Setelah selesai, mataku melihat sesosok yang aku kenal, dari belakang, aku tahu itu siapa,dan aku yakin dengan itu. Aku mengikuti sosok itu dari belakang. Aku mulai mendekati dia. Akhirnya aku mulai memberanikan diri untuk menepuk bahunya. Aku memanggil namanya. Nama yang sudah lama tak pernah kusebut.

“Cheogiyo..” aku menepuk bahunya.

“Ahn Haerae?” Akhirnya aku menyebutkan nama itu.

“Nee?” Akhirnya dia membalikkan badannya. Tetapi, sosok itu ternyata bukan yang aku maksud. Dia bukan Haerae. Aku merasa kecewa. Aku meminta maaf karena ia bukan yang aku maksud. Gadis itu malah teriak histeris karena menyadari bahwa aku adalah Kyuhyun Super Junior. Dia memanggil teman-temannya dan meminta untuk berfoto dengan ku. Dengan terpaksa aku melayani permintaan mereka. Setelah kejadian di cafe tadi, aku tidak pernah fokus dengan apa yang aku lakukan. Aku masih memikirkan bahwa betapa aku masih mencintai Haerae. Tetapi sekarang kami harus berpisah karena masalah pekerjaanku. Aku merasa menyesal kenapa aku tidak pernah menemuinya. Selalu saja ada hal yang tidak bisa aku tinggalkan demi untuk menemuinya. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, aku ingin menemuinya dan berkata bahwa aku juga merasa sakit ketika aku tidak bisa bersamanya. Hatiku sakit ketika aku harus meninggalkannya.

“Yaa! Kyuhyun ah! Tak bisakah kamu fokus sedikit?” Teriak Hyukjae hyung.

“Ah mian hyung,” Kataku dan meneruskan menari. Tapi jujur aku tidak bisa fokus. Aku memaksakan terus menari, dan akhirnya aku terjatuh.

“Kyuhyun ah!!! Apa kamu tidak apa-apa?” Tanya Donghae hyung.

“Awww,” Teriakku.

Aku mengalami cidera kecil yang membuatku tidak bisa meneruskan latihan kami.

“Yasudah, Kyuhyun, kamu istirahat saja dulu di dorm,” Kata Leeteuk hyung.

“Maafkan aku hyung,” Kataku lemas.

“Yaa! Sebenarnya kamu ini kenapa?Kelihatannya setelah dari cafe tadi kamu tidak fokus?” Tanya Leeteuk hyung.

“Tidak ada apa-apa hyung, aku rasa aku hanya kecapaian,” Kataku.

“Benar? Yasudah, kalau begitu kamu istirahat dulu,” Katanya.

to be continued

7 thoughts on “PERSON LIKE ME (PART 1)

  1. annyeong hehehe kebetulan sy authornya hahahah terimakasih yg udh comment kekek XD
    yaahhh~~ sy sih cm minta di post in sm si julia ahahh tau jd aja sy..mksh yg udh baca gomawo (_ _) *deepbow*

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s