IT’S MY LIFE Part 10

author : Choi Je Gun

‘KRING…KRING…KRING..’ Handphoneku berbunyi…

“Yoboseo… mwo?  Mungkin anda salah sambung.. Yoboseo.. yoboseo…”

Tuut..tuut..tuut.. telepon itu terputus..

“KYUHYUN!!! KYU!!! Kita harus ke rumah sakit sekarang!!! Cepat!!” Leeteuk hyung berteriak dari kamarnya. Wajahnya terlihat sangat panik.

“Ada apa hyung? Apa yang terjadi?” Aku kebingungan melihat kepanikan Leeteuk hyung..

“Donghae… Lee dong hae!!!” Leeteuk hyung terlihat sangat panik.

“Ada apa dengan Donghae hyung???” Wajahku sudah sama paniknya dengan Leeteuk hyung.

Leeteuk hyung tidak menjawab pertanyaanku, dia langsung berlari menuju mobil. Aku hanya bisa mengikutinya dari belakang. Leeteuk hyung melajukan mobilnya dengan kencang.

Sesampainya di rumah sakit kami segera mencari kamar rawat Donghae hyung.

“Bagaimana keadaanmu Donghae??” Leeteuk hyung panik.

“Tidak perlu secemas itu hyung… Aku baik – baik saja..” Donghae hyung mencoba menenangkan Leeteuk hyung.

“Benarkah?” Leeteuk hyung masih belum yakin dengan pernyataan Donghae.

“Lihat saja sendiri.. Hanya ada luka goresan  di tanganku dan wajahku sedikit memar.. tidak ada yang serius kok…”

“Iya untung saja ada 2 orang pria yang menarik lengannya untuk menghindar dari mobil itu..” Shindong hyung angkat bicara.

“Aneh sekali… Di jalan sepi seperti itu tiba – tiba ada mobil melaju sangat kencang, dan seperti diarahkan pada donghae.. seperti disengaja…” Eunhyuk hyung juga ikut menjelaskan.

Aku tidak sanggup lagi berada di ruangan ini. Aku mencoba keluar untuk mencari udara segar..

‘Ini semua karena aku… Aku orang yang sangat mengerikan’  Aku bergumam di dalam hati.

Flashback<<<<

KRING…KRING…KRING.. Handphoneku berbunyi…

Kulihat layar kaca handphoneku….’Private Number’….

“Yoboseo… “ Aku mencoba menjawabnya..

Tiba – tiba terdengar sebuah nama yang tidak asing di telingaku.

“Lee Donghae..”

“mwo?  Mungkin anda salah sambung.. mungkin yang kalian maksud…“ Telepon pun terputus.

“Yoboseo.. yoboseo…” Aku mencoba memanggil kembali orang yang menghubungiku.

Tuut..tuut..tuut.. telepon itu sudah terputus..

Satu menit kemudian….

“KYUHYUN!!! KYU!!! Kita harus ke rumah sakit sekarang!!! Cepat!!”

“Donghae… Lee dong hae!!!”

Flashback end>>>>

Apa yang kutakutkan benar – benar terjadi. Keberadaanku di sini membahayakan nyawa mereka. Bagaimanapun caranya aku harus menjauh dari mereka sesegera mungkin.

Aku mencoba masuk kembali ke kamar rawat hyungku.

“Kyuhyun – ah… Kau dari mana saja? Aku dari tadi mencarimu…” Donghae hyung menggerakkan telapak tangannya, menyuruhku mendekat kepadanya.

“Aku… mencari udara segar… Bagaimana keadaanmu hyung?”

“Aku baik – baik saja.. tenanglah!…” tersenyum..

“Mianhe….” Aku berbisik pada diriku sendiri, namun tanpa kusadari Donghae hyung mendengarnya.

“Mianhe? Mianhe? Apa maksudmu kyu? Ini sama sekali bukan salahmu kyu… Jangan seperti ini! Aku tidak suka melihat tampangmu yang merasa bersalah itu!” Donghae hyung sedikit memarahiku.

Aku tersenyum mendengar tanggapan hyungku. Donghae hyung benar – benar tidak pantas terluka seperti ini. Kenapa mereka harus menyerang hyung – hyungku? Bukankah sasaran mereka adalah aku? Aku bisa gila jika hal ini terus berlanjut…

Malam harinya kami semua makan bersama di dorm. Ryeowook hyung bersedia menyiapkan makan malam special untuk merayakan kepulangan donghae hyung dari rumah sakit.

Ryeowook       : “Kalian semua mau makan apa? Aku akan memasakkannya untuk kalian!!”

Eunhyuk         : “Benarkah? Kenapa kau baik sekali hari ini?”

Ryeowook       : “Memang aku jahat? Hah?” (marah)

Eunhyuk         : “Tidak… tidak… hahaha”

Yesung           : “Aku mau Jajangmyeon!!”

Ryeowook       : “Baiklah… Aku akan membuatnya… Kalian tunggu saja di depan tv..”

Donghae         : “Sering – seringlah seperti ini wookie… hahaha”

Kyuhyun         : “Apa ada yang bisa kubantu?” (polos)

Semua orang di sekitarku berhenti bergerak dan spontan melihatku..

Kyuhyun         : “Ada apa? Memang salah jika aku menawarkan bantuanku pada ryeowook?”

Ryeowook       : “Lebih baik kau ikut menonton TV dengan mereka kyu…” (senyum terpaksa)

Eunhyuk         : “Benar.. Ayo Kyu!!” (menarik tangan kyu)

Kyuhyun         : “Sebenarnya kalian kenapa sih?”

Leeteuk                     : “Maaf ya kyu.. Keahlianmu bukan di sini… “ (wajah sungkan)

Wajahku tersenyum. Baru aku sadari bahwa mereka ketakutan jika aku memasuki wilayah dapur. Sepertinya keahlian memasakku memang benar – benar diragukan oleh para hyungku. Bahkan sudah dibuktikan dengan ramen perdanaku untuk Leeteuk hyung, sepertinya itu memberikan trauma yang amat dalam bagi hyungku ini.

Kyuhyun         : “Dengan senang hati aku bisa memasakkan ramen lagi untukmu hyung!!” (tersenyum)

Leeteuk                     : “Tidak usah repot – repot kyu.. ayo kita ke ruang tv!! Ayo..Ayo!!” (menarik tangan kyu)

Kyuhyun         : “Hahahahaha… (tertawa)Tidak usah ketakutan seperti itu hyung….”

Eunhyuk         : “Ternyata Ketua kita takut sama ramen… hahaha..”

Ryeowook       : “Hey.. Tunggu! Bisakah kalian membeli kecap? Kita kehabisan kecap….”

Kyuhyun         : “Biar aku saja…”

Yesung           : “Tidak usah kyu.. biar aku saja.. aku juga ingin membeli makanan kura – kuraku..”

Kyuhyun         : “Baiklah.. Hati – hati hyung!”

Semua orang kecuali yesung hyung dan ryeowook berkumpul di depan TV. Kami semua menonton acara Starking seperti malam – malam sebelumnya. Semua orang tertawa lepas melihat keunikan para bintang tamu di acara tersebut, bukan hanya itu, beberapa hyungku juga menjadi bintang tamu di acara tersebut. Eunhyuk hyung menari ala robot dan Leeteuk hyung selalu mencoba merebut posisi MC acara tersebut. Hyung – hyungku memang aneh…

Tiba – Tiba…

‘Kring..Kring..Kring..’ Handphone berbunyi.

Eunhyuk         : “Handphone siapa itu? Cepat angkat!!! Berisik..”

Kyuhyun         : “Mianhe…”

Kuambil handphone dari sakuku..

Deg… jantungku berdebar kencang…

‘private number’…

“Yob…yo…yoboseo…” aku mengangkat dengan takut.

“Yesung…” Tuut..tuut..tuut.. telepon itu terputus.

“Yoboseo..yoboseo!!!” aku berteriak pada handphoneku sendiri.

Shindong        : “Kyu kau kenapa teriak – teriak sendiri? Berisik tau!”

Kyuhyun         : “Yesung hyung… yesung hyung… aku mau menyusul yesung hyung..” (ketakutan)

Aku sudah tidak bisa bernapas lagi. Seluruh paru – paruku penuh sesak dengan perasaan takutku. Aku segera berlari meninggalkan ruangan itu, dan pergi menuju pintu keluar dorm kami.

Leeteuk                     : “Kyuhyun – ah!!! Kau mau ke mana??” (berteriak)

Aku tidak menanggapi pertanyaan Leeteuk hyung. Yang ada di pikiranku saat ini hanyalah Yesung hyung. ‘Jangan sakiti Yesung hyung… Aku mohon… Jangan sampai terjadi apapun pada hyungku…’ aku terus bergumam di dalam hati.

Saat kubuka pintu dorm kami…

“Yesung Hyung!!!!” Aku berteriak dengan air mata yang akhirnya menetes juga dari mataku.

“Bantu aku masuk, kyu… kakiku sedikit terkilir..” Yesung hyung terlihat menahan rasa sakit.

“Kau kenapa hyung? Siapa yang menyakitimu?” Aku menangis sambil memapah Yesung hyung masuk.

“Yesung hyung!!!!” Ryeowook datang dan membantuku memapah yesung hyung menuju ruang TV.

“Ada apa ini? Kenapa wajahmu babak belur seperti itu yesung?!?” Leeteuk hyung pun ikut panik saat ini.

Aku segera mengambil kotak obat dan mengobati luka – luka yesung hyung..

“Tadi ada segerombolan preman datang dengan membawa kayu, tapi sepertinya mereka tidak menginginkan hartaku, mereka hanya datang untuk memukulku… Au! Pelan – pelan kyu!..” Yesung hyung bercerita sambil merintih kesakitan.

“Kau ada masalah apa dengan mereka? Kenapa mereka tiba – tiba datang memukulmu?” Eunhyuk hyung juga ikut khawatir..

“Aku tidak mengenal mereka.. Jadi, mana mungkin aku memiliki masalah dengan mereka.. Tapi untungnya ada beberapa orang membantuku menghajar preman – preman itu, jika tidak aku sudah tidak tahu nasibku sekarang…” Yesung hyung mencoba menceritakan segala yang terjadi, “Kyu.. Kenapa tanganmu bergetar seperti itu? Kau menangis ya? Ya ampun kyu… ini hanya luka ringan kok.. jangan cemas ya dongsaeng!” Yesung hyung tersenyum padaku.

Tanganku memang bergetar hebat saat ini. Aku benar – benar takut jika terjadi apapun dengan hyung – hyungku. Senyum Yesung hyung begitu menyakitkan bagiku. Apakah mereka masih bisa tersenyum padaku jika mereka mengetahui bahwa aku yang menyebabkan mereka seperti ini?… ‘Aku benar – benar egois, relakan mereka kyu!…Kau harus pergi dari kehidupan mereka!’ aku terus meneriakkan kata – kata itu pada diriku sendiri.

“Sudah malam… Ayo semua tidur! Kita bicarakan masalah ini besok pagi.. Ayo yesung! Aku bantu kau ke kamar…”

Semua orang kembali ke kamar mereka masing – masing. Aku pun segera pergi menuju ruang tengah.

Malam itu, aku tidak tidur semalaman.. aku takut handphoneku berbunyi lagi… Aku duduk terpaku diam di sofa. Memikirkan apa yang harus aku lakukan. Keputusanku sudah bulat, aku harus meninggalkan hartaku yang paling berharga… ini adalah satu – satunya cara untuk menyelamatkan mereka..

Kumasukkan semua pakaianku ke tas dengan perasaan tidak rela…

Keesokan paginya..

Semua hyung – hyungku berkumpul di meja makan untuk sarapan, seperti pagi – pagi biasanya. Aku mencoba keluar dengan membawa semua tasku. Aku harus benar – benar pergi dari sini, maafkan aku hyung….

Sungmin         : “Kyu… kau mau ke mana?”

Ryeowook       : “Kenapa kau membawa semua tasmu?”

Kyuhyun         : “Aku harus pergi..”

Eunhyuk       : “Ke mana kyu? Lalu kapan kau kembali? Ingat bulan depan kita ada konser, jadi kita harus mempersiapkan segalanya..”

Kyuhyun       : “Aku tidak akan kembali… Dan tidak ada yang harus kupersiapkan lagi…” (dingin)

Leeteuk         : “Apa maksudmu kyu?”

Kyuhyun       : “Aku keluar dari SUPER JUNIOR..” (dingin)

“APA?!!??” semua orang tersentak kaget dan berjalan mendekatiku.

“Ada masalah apa kyu? Bicarakan dengan kami… jangan seperti ini..” Leeteuk hyung terlihat cemas dengan keputusanku.

“Masalah? Kau tanyakan apa aku memiliki masalah? (wajah menantang)  Jawabanku adalah YA!, Kalian tahu? Semenjak aku menginjakkan kaki di sini, hidupku dipenuhi masalah..”

“Kyu… Ada apa denganmu?” Donghae hyung shock dengan perubahan sikapku yang drastis.

“Berpuluh – puluh orang melempariku dengan telur dan tepung di sekolahku sendiri, padahal aku tidak kenal siapa mereka. Belum lagi aku harus terus berlatih menari setiap hari, membuat kakiku menjadi sakit! (membentak). Dan aku pun harus tidur di sofa setiap malam, sedangkan kalian dengan nyenyak tidur di kasur kalian yang nyaman itu!. Aku lelah hidup dengan kalian!!! “ Aku berteriak di depan semua hyungku dengan wajah dingin.

‘PLAKKK!’ Leeteuk hyung melayangkan telapak tangan kanannya ke pipi kiriku.

Leeteuk hyung terlihat sangat marah padaku, tapi kedua matanya terus meneteskan air mata yang membuatku ingin meneteskan air mataku juga.

“Ketua Super Junior yang terhormat… Kau sudah puas menamparku? Kalau begitu, sekarang kau sudah bisa membiarkan aku pergi..” Wajahku benar – benar dingin dan menantang. Memang ini satu – satunya jalan untuk bisa membuat kalian melepasku pergi… Aku benar – benar harus pergi hyung.. Ini demi kalian..

‘PLAKK!’ tamparan kedua melayang di pipi kananku..

Aku hanya tersenyum dingin pada semua hyung – hyungku ini…

“Aku pergi!..” Kuangkat tas – tasku dan beranjak pergi.

Namun, Leeteuk hyung mendorongku hingga terjatuh.

“Kau adalah orang yang paling menyedihkan yang pernah kutemui!” Leeteuk hyung akhirnya angkat bicara dengan air mata yang terus menetes dari matanya. “Lepaskan topengmu kyu!!! Apa kau tidak lelah mengenakan topengmu terus menerus di sepanjang hidupmu?? HAH?” berteriak penuh emosi. “Jangan bersikap sok kuat seperti itu! Itu membuatku MUAK!!!”

“Hyung… Apa maksudmu? Topeng apa yang kau maksud?” donghae hyung kebingungan dengan perkataan Leeteuk hyung.

“Kau tahu mereka sudah kembali… Kau tahu nyawamu sudah terancam… Kalau begitu LAWAN MEREKA!!! Jangan hanya diam mematung dan bersikap sok kuat seakan – akan hidupmu terlalu aman untuk kau pikirkan… JANGAN BERSIKAP SEPERTI INI!!!” Emosi Leeteuk hyung meluap – luap sekarang.

Kepalaku sudah benar – benar pusing saat ini. Tidak tidur semalaman membuat badanku terasa lemas.

“Jangan bersikap seperti kau tahu segalanya…” Aku berbicara dingin.

“Hidupmu benar – benar menyedihkan!!! Bersikaplah seperti orang yang ketakutan karena kau memang takut.. Berwajah sedihlah karena kau memang sedih.. Katakanlah jika kau kesepian karena kau memang kesepian.. Jangan bersikap sok kuat dan selalu tersenyum di depanku!!! Kau tidak tampak seperti manusia!!! Kau seperti robot yang tidak memiliki jiwa!!! Bagaimana kau bisa hidup seperti ini…..” Leeteuk hyung menurunkan nada bicaranya yang tinggi.

“Tidak usah memikirkan hidupku… hanya aku yang tahu seperti apa hidupku ini” Kucoba untuk berdiri dari posisi jatuhku. Tapi semua benda di sekitarku menjadi berputar – putar..

“Kyu.. kau tidak apa – apa? Wajahmu pucat sekali kyu…” Donghae hyung mencoba membantuku berdiri.

“Aku tidak apa – apa.. lepaska…” Belum sempat kuselesaikan kata – kataku, semua sudah berubah menjadi gelap.

Kyuhyun pov end

Leeteuk pov

“Dia tidak tidur semalaman… Aku melihatnya duduk diam dengan tatapan kosong… entah apa yang dia pikirkan..” aku menatap wajah pucat yang sedang tak sadarkan diri di tempat tidurku, dia benar – benar terlihat lelah…

“Hyung… Bisa kau jelaskan kata – katamu tadi? Topeng apa yang kau maksud? Nyawanya terancam kenapa? Ayo jelaskan padaku hyung…” Donghae masih penasaran dengan semua kata – kataku tadi.

“Dia selalu hidup dengan ketakutan selama ini. Dia tahu suatu saat nanti dia akan mengalami hal yang sama seperti apa yang dialami oleh ibunya. Hidup sendirian, penuh kesepian, dan ketakutan adalah hal yang ia rasakan sehari – hari. Bahkan, 3 tahun hidupnya dihabiskan di rumah sakit karena kondisinya yang melemah setelah peristiwa pembunuhan ibunya. Dia sudah hampir gila saat itu… (menangis)… Setiap malam dia menjerit ketakutan. Butuh waktu yang sangat lama untuk bisa membuatnya seperti ini… Tapi justru dia berubah menjadi sok kuat… padahal aku tahu bahwa dia terlalu lemah untuk terus hidup seperti ini…”

“Cerita itu.. Cerita pembunuhuan ibunya waktu itu.. Pembunuh berseragam hitam itu.. mengatakan pada kyuhyun..” Heechul mencoba mengingat cerita itu.

“Ya.. ‘Tunggu sampai saatnya tiba.. kau akan menyusul ibumu’.. itu yang membuat kyuhyun hidup seperti di neraka..” Aku membantu Heechul untuk mengingatnya.

Tiba – tiba..

‘KRING..KRING..KRING..KRING..’ handphone kyuhyun berbunyi..

Kucoba untuk mengangkatnya. Bertuliskan ‘private number’ pada layar handphone kyuhyun..

“yoboseo…”

“Sungmin…” Tuut..tuuut..tuut.. telepon terputus..

“Yoboseo.. yoboseo..” aku mencoba memanggil penelponnya..

“Siapa hyung?” Tanya eunhyuk penasaran.

“Entahlah.. sepertinya salah sambung.. tetapi dia memanggil nama sungmin..” aku kebingungan.

“Aneh sekali…” Eunhyuk pun turut bingung.

“Sungmin mana?” Leeteuk hyung bertanya pada yang lainnya.

“Dia membeli obat untuk kyuhyun…” Yesung menjawab dengan cepat.

Beberapa detik kemudian..

TING TONG.. bel dorm kami berbunyi..

Eunhyuk yang pergi membuka pintu dorm kami.. “Sungmin !!! Apa yang terjadi??”

Kami semua tersentak kaget dengan teriakan eunhyuk. Kami pun segera keluar untuk melihat apa yang terjadi.

Leeteuk                     : “Sungmin tanganmu kenapa?”

Sungmin         : “Ada motor menyerempetku.. tapi tidak apa – apa kok.. hanya luka kecil saja..”

Ryeowook       : “Sini hyung.. biar kuobati..”

Kami semua pergi ke kamar sungmin untuk mendengar ceritanya mengenai kejadian itu. Hanya donghae yang berada di kamar kyuhyun saat ini untuk menjaganya.

“Tiba – tiba ada sebuah motor dengan kecepatan tinggi mengarah kepadaku.. aku tersentak kaget dan berteriak.. untung saja ada warga sekitar yang menarikku ke samping, sehingga hanya luka kecil ini yang kudapat..”

“Telepon itu hyung… apa ada hubungannya?” Eunhyuk mencoba mengingatkanku pada telepon misterius itu. Aku mencoba memikirkannya.. namun tiba – tiba..

‘SUNGMIN HYUNG!!! GWENCAHANA?? GWENCHANA??’ seseorang datang sambil berteriak panik.

“Kyuhyun – ah!!!”

To Be Continued

By Choi Je Gun

Tidak terasa aku udah nulis 10 part.. kepanjangan gak sih menurut kalian?? Bosen gak sih bacanya?

Jangan pada bosen ya… ^^

Dan yang terpenting : COMMENTCOMMENTCOMMENT… hehehe.. *maksa*

Bagaimana kelanjutan hidup kyu? Dan siapa dalang dari semua ini?

Sampai ketemu di part selanjutnya^^

Gomawo chingu!!!!

41 thoughts on “IT’S MY LIFE Part 10

  1. Cerita ny bagus.. ayo cepetan yg part 11..
    ehm.. kalo panjang tapi cerita ny seru gini sih gpp.. makin kebelakang makin seru soalny alur ny ini..

  2. hey, i’ve been reading this story from part 1-1o in like 2 hours. I really love the story and I hope you can post more soon, can’t wait to know what happen next. :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s