VAMPIRE LOVE

Anyeong yorobuuuuuuuuuuuun…*monyong 5 meter*

Author geje yang saru ini nyoba bikin cerita horror…

Tapi kagak horor2 amat sih…

Ya,, kaga ngapa lah yang penting apa yang ada dipikiran author tertuang…

Hehehe….

Oh iya,, ni crita kga da maksut buat niru Twilight…

Soal’na author blom pernah baca…*kga trtarik*

Jadi ene mah inspirasi dating pas orang2 pada ngomongin vampire…

Jadi yang sama cuman tokoh vampire ama werewolf’na doing…

Cerita’na asli pikiran saia…

Ok,, sekian cing cong dari author…

Selamat jalan…(?) *author mule gila*

changmin2.jpg

Title                  : Vampire Love

Author              : Honey Park/Park Jungmi.

Character         : Park Jungmi, Shim Changmin, Cho Kyuhyun, Kim Jaejoong, Park Yoochun.

Pairings            : ChangMi and others.

Genre               : romantic/drama, mystery/horor.

Rating               : PG15.

Chapter            : 1/1.

VAMPIRE LOVE

52749692201006011603

Seorang gadis berjalan dengan santai. Ia memakai cocktail dress hijau lumut dan flat sheos yang senada dengan warna dressnya membalut indah kaki mungilnya. Rambutnya yang coklat gelap dan bergelombang terurai indah. *author fly*. Cardigan putih menutupi lengan jenjangnya. Buku yang tidak terlalu tebal ada ditangan kanannya dan tas berukuran sedang tersampir dibahu kirinya.

Park Jungmi nama gadis itu. Ia berlari kecil saat melihat seorang pria sedang bersandar dipintu gerbang George Lion Collage. Pria itu memakai T-shirt putih dan memakai kemeja kotak-kotak yang tak dikancingkan. Lengannya digulung hingga ke sikut. Tatapannya terpaku kearah layar PSP ditangannya.

“Kyunnie…!” panggil Jungmi.

Pria itu mendongak dan tersenyum kearah Jungmi lalu menyimpan PSPnya kedalam tasnya. Ia menghampiri Jungmi dan mereka melenggang masuk ke kampus mereka.

Park Jungmi, gadis cantik dan menjadi pujaan dikampus. (author fly lagi*abaikan*). Selain cantik ia juga pintar dan berbakat dibidang seni. Dan pria yang bersamanya adalah Cho Kyuhyun. Dia senang bermain game dan matematika. Dia juga merupakan idola dikampus George Lion Collage.

Tak ada yang aneh jika kita melihat Kyuhyun. Tapi ada satu hal yang tidak diketahui Jungmi, bahkan semua orang dikota ini. Sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh Kyuhyun dan beberapa orang lainnya.

<3

“Jung-ah, kalau kau mau keluar malam-malam jangan sendirian.” Kata Kyuhyun yang duduk dihadapan Jungmi.

Jungmi menatap Kyuhyun. “Wae?” tanyanya.

“Ani. Malam-malamkan bahaya, apalagi rumahmukan ditepi hutan.” Jawab Kyuhyun ringan.

“Oh iya, ngomong-ngomong tentang hutan, aku jadi ingat sesuatu.” Jungmi menyimpan sendoknya. “Bagaimana kalau hari minggu kita kehutan.” Ajaknya.

Kyuhyun menatap Jungmi. “Ngapain kehutan?”

“Aku ingin jalan-jalan saja.” Jawab Jungmi lalu menyuapkan pudding kemulut kecilnya.

“Geure. Syaratnya, kita pergi pagi-pagi dan pulang sisang hari.” Jungmi mengangguk. “Satu lagi. Kau jangan jauh-jauh dariku. Arasseo.” Kyuhyun mencubit hidung Jungmi.

“Arasseo.” Jawab Jungmi lalu mengusap hidungnya.

“Sudah selesai?” tanya Kyuhyun.

“Mm, kaja.”

Jungmi dan Kyuhyun keluar dari kafe tempat mereka makan. Mereka bercanda sepanjang jalan. Tanpa mereka ketahui sepasang mata memperhatikan setiap gerak-gerik mereka.

“Sudah sampai.” Kata Kyu berhenti didpean sebuah rumah.

“Sampai ketemu hari minggu Kyu.” Jungmi segera melenggang masuk kerumahnya.

Kyuhyun berbalik dan segera meninggalkan rumah Jungmi.

<3

Ditengah hutan. Seorang pria masuk kesebuah rumah tua yang megah.

“Kau dari mana saja hyung?” tanya seseorang saat ia masuk.

“Hah, kau mengagetkanku saja Changmin-ah.” Jawabnya. “Aku pergi kekota seperti biasa.” Lanjutnya.

“Jaejoong hyung, sudahlah. Jangan mengejar gadis itu terus. Kau tahukan, dia bukan Hyekyung.” Pria bernama Changmin itu memperingatkan hyungnya.

“Changmin-ah, kau tidak tahu bagaimana rasanya. Aku tahu dia bukan Hyekyungku, tapi bagiku dia adalah Hyekyung yang terlahir kembali. Setelah lebih dari seabad aku kehilangannya, akhirnya aku menemukannya”

“Hyung…”

“Changmin-ah, kalau kau jadi aku kau pasti akan melakukan hal yang sama.” Potong pria bernama Jaejoong itu.

Changmin menyerah. Jaejoong masuk kekamarnya dan duduk didepan grand pianonya. Ia mulai memainkan sebuah lagu. Changmin menghela nafasnya dan kembali membaca bukunya. Ia sudah biasa mendengar Jaejoong melantunkan lagu itu beribu-ribu kali. Bahkan ia hapal setiap kuncinya.

Parami momun gesikan jocha

Naege nomu mojarangol

Hambone miso majimak insa

Saranghamnida geudae

Shigane jichodo saranghae apado

Geusikan jocha chuogilgo

Majimak insa hanaeyo

Saranghamnida, saranghamnida…

Fly away, fly away love

Fly away, fly away love

Fly away, fly away love

Nae saenge dan hanboni saranga…

Anyeong…

Kim_JaeJoong_by_s2Faye.jpg

<3

HARI MINGGU

“Hah… segarnya.” Jungmi merentangkan kedua tangannya merasakan hembusan angina hutan yang segar. Matanya terpejam dan bibir mungilnya tersenyum.

Kyuhyun berdiri disampingnya. Ia memasukan tangannya kedalam saku celananya. Ia menatap Jungmi dan tersenyum. “Joha?” tanya Kyu pada Jungmi.

Jungmi menoleh. “Mm.” jawabnya pendek.

“Kau mau jalan-jalan kemana lagi?” tanya Kyu lagi.

“Molla.” Jawabnya ringan.

“Aish, kau ini.” Omel Kyu. “Keure, terserah kau saja.” Kyu menyerah.

“Saranghae, Kyu.” Jungmi mengecup pipi Kyu kilat. Kyu terkejut bukan main dengan aksi Jungmi. Dan tanpa ia sadari Jungmi sudah berada jauh didepannya.

“JUNG-AH, CHAKKAMAN.” Teriak Kyu.

Tapi ternyata Jungmi tidak mendengar teriakan Kyuhyun dan Jungmi menghilang dibalik pepohonan.

<3

Jungmi berada ditengah hutan saat ini. Ia menemukan sebuah rumah tua yang mirip dengan kastil kecil. Ia heran kenapa ada rumah semegah ini ditengah hutan. Jungmi memasuki rumah itu dan ia terpesona dengan keadaan rumah tua itu. Ternyata didalamnya sangat terawatt dan indah.

Jungmi melihat banyak sekali lukisan yang terpajang didinding rumah itu. Saat ia sedang memperhatikan lukisan itu satu persatu, Jungmi dikejutkan oleh sebuah suara.

“Hyung, kau sudah pulang?”

Jungmi menoleh dan melihat seorang pria sedang membaca buku. Jungmi terpaku ditempatnya. Pria itu mendongak dan menatap Jungmi. Pria itu tinggi dan berwajah pucat. Bibirnya berwarna merah bagai darah. Pria itu menatap Jungmi tajam. Jungmi mundur beberapa langkah.

“Hyekyung-ah…”

Jungmi berbalik saat mendengar suara lain dibelakangnya. Ia terperangah saat melihat ada pria lain disana.

“Kyung-ah…” wajahnya terlihat bahagia saat menyebut nama itu.

“Hyung, dia bukan Hyekyung.” Pria tinggi itu mengingatkan.

Seketika itu juga wajahnya berubah muram. “Hyung, apa dia gadis yang kau ceritakan padaku?” tanya pria tinggi itu.

“Ne. Dimana penjagamu Jungmi-ah?” tanyanya pada Jungmi.

“Nu… nugu…seyo…?” Jungmi memberanikan diri bertanya.

Mereka menatap Jungmi. “Tahan nafsumu Changmin-ah. Dia bukan mangsa kita. Kalau kau berani menyerangnya, aku yang akan menghabisimu.”

“Arasseo hyung.” Kata pria tinggi yang bernama Changmin itu.

“Kenalkan, jo neun Kin Jaejoong. Dan dia dongsaengku. Shim Changmin.”

Jungmi menatap mereka berdua takut.

“Gwenchana. Kami tidak menggigit. Seharusnya kau lebih berhati-hati dengan temanmu itu. Dia menggigit.” Pria yang bernama Jaejoong mendekati Jungmi. Jungmi kembali mundur beberapa langkah.

“Hyung tahan nafsumu. Dia bukan Hyekyung.” Changmin menepuk bahu Jaejoong.

“Aku tahu Changmin-ah. Aku hanya ingin menyentuhnya, sedikit saja.” Pinta Jaejoong.

“Hyung…”

Obrolan mereka yang tidak Jungmi mengerti terhenti saat pintu terbuka dengan kasar.

BRAKK

“JUNG!!” Kyuhyun berdiri didepan pintu dan secepat kilat menyambar Jaejoong dan Changmin.

GROARRRRRRRRR

Jungmi segera jongkok dan menutup matanya. Ia juga menutupi kedua telinganya dengan kedua tangannya.

“Hei, tahan bung. Kami tidak menganggu temanmu!” seru Jaejoong sambil menghindari  Kyuhyun yang berubah ganas.

Kyuhyun berubah menjadi sesuatu yang lain. Ia berubah menjadi binatang buas. Jaejoong terus menghindari cakaran kuku tajam Kyuhyun. Cakaran Kyuhyun mengenai lantai kayu hingga hancur berkeping-keping.

“Kau harus mengganti semuanya, werewolf!” seru Jaejoong.

ROARRRRRRRR

“Hei, kemana Jungmi?” tanya Jaejoong.

Dalam sekejap Kyuhyun kembali normal, “JUNG-AH!” teriak Kyuhyun. Dan dalam kesempatan itu Jaejoong melarikan diri.

<3

Changmin segera menyambar Jungmi dan membawanya pergi menjauh dari keributan yang ditimbulkan Kyuhyun dan Jaejoong. Tubuh Jungmi gemetar dipelukan Changmin.

“Gwenchana?” tanya Changmin.

Tanpa disangka-sangka, Jungmi menghambur kepelukan Changmin. Entah kenapa Changmin tidak tergoda dengan bau darah Jungmi yang menggoda. Hati dan otaknya menolak untuk memangsa Jungmi.

“Uljima.” Changmin menenangkan Jungmi. Jungmi terus terisak dipelukan Changmin. Changmin membelai lembut rambut Jungmi. “Temanmu pasti mencarimu. Ayo kuantar.” Tawar Changmin.

“Andwe.” Tolaknya, suaranya serak. “Dia bukan Kyuhyun. Dia orang lain.” Katanya terisak.

“Jadi kau tidak tahu siapa dia sebenarnya?” Jungmi menggeleng. “Baiklah. Aku anatar kau pulang. Kebetulan hari sudah mulai gelap.”

Changmin menggendong Jungmi. Dalam satu hentakan kaki mereka sudah berada jauh dari rumah tua itu. Jungmi menatap wajah Changmin lekat-lekat. Ia lalu memberanikan diri untuk bertanya.

“Apa kau juga sama seperti Kyu?” changmin berhenti lalu menatap Jungmi.

“Apa aku terlihat mirip dengannya?” tanyanya balik.

Jungmi menggeleng. Changmin kembali melanjutkan perjalanannya. Ia diam untuk beberapa saat. Lalu mulai bercerita.

“Kyuhyun itu werewolf. Dia manusia srigala. Dia tetap manusia, tapi jika marah atau merasa terancam ia akan berubah wujud menjadi srigala buas. Aku bukan werewolf, aku juga bukan manusia. Aku vampir. Tapi kau tidak usah takut, aku sudah lama melepas nafsuku untuk memangsa manusia.” Changmin menatap Jungmi.

“Jadi kau dan hyungmu vampire?” tanya Jungmi gugup.

Changmin menggeleng. “Ani, Jaejoong hyung drakula. Kami sedikit berbeda.” Jawab Changmin.

Jungmi diam sepanjang perjalanan pulang. Dan tanpa terasa mereka sudah tiba ditepi hutan.

“Rumahmu yang mana?” tanya Changmin.

“Itu. Yang berwarna peach.” Jungmi menunjuk sebuah rumah sederhana yang cantik.

“Kamarmu dilantai dua?” tanya Changmin. Jungmi mengangguk. Changmin segera melangkahkan kakinya lagi. Dalam sekejap mata mereka sudah ada didalam kamar Jungmi.

“Jangan terlalu dipikirkan hal yang baru saja terjadi. Anggap aku dan hyungku tidak ada. Kami sudah dianggap punah seabad yang lalu. Sampai ketemu lagi.” Pamit Changmin.

“Chankkaman.” Jungmi meraih lengan Changmin.

Mereka bertatapan untuk beberapa saat. “Apa aku boleh bertemu dengan kalian lagi?” tanya Jungmi.

“Jaejoong hyung pasti senang. Katanya kau mirip tunangannya. Aku juga tidak tahu seperti apa wajah tunangan Jaejoong hyung. Apa benar ia mirip denganmu. Aku tidak pernah melihat lukisannya.”jawab Changmin.

“Sebaiknya kau jangan terlalu sering masuk kehutan. Para pemburu pasti akan segera berkeliaran jika tahu kami masih hidup. Dan hidup kami juga akan terancam oleh koloni werewolf dikota ini.” Lanjut Changmin. “Jalga.”

Changmin menghilang saat Jungmi mengedipkan matanya. Jungmi berlari kejendela, berharap masih bisa melihat Changmin. Ia dikejutkan dengan pintu yang terbuka kasar.

“Jung!” Jungmi merasakan tangan kekar memeluknya erat. “Syukurlah kau tidak apa-apa.” Katanya.

“K…Kyu…” kata Jungmi terbata.

“Apa kau terluka?” tanya Kyuhyun cemas. Jungmi menggeleng pelan.

“Kyu, aku ingin penjelasan. Kau ini sebenarnya apa?” tanya Jungmi. Tatapannya tajam.

Kyuhyun membuang muka, lalu menatap tajam Jungmi balik.

“Jadi kau sudah tahu.”

“Changmin yang memberitahuku.”

“Jadi sibrengsek itu memberitahumu. Baiklah, akan aku ceritakan semuanya. Saat pertama kali kau datang kekota ini, aku hanya bisa menatapmu dari jauh. Tapi saat aku tahu ternyata musuh bebuyutan kami juga senang memperhatikanmu.

Seorang drakula bernama Kim Jaejoong. Keturunan terakhir drakula klan atas yang sudah berabad-abad menguasai wilayah ini. Aku secepat mungkin berteman denganmu. Aku tidak mau kau menjadi mangsanya. Jika ia memangsamu, maka kau akan hilang selamanya.” Jelas Kyuhyun.

Jungmi menutup mulutnya. Menutupi kekagetannya.

“Kumohon jangandekati mereka Jung.” Mohon Kyu.

“Tapi, Kyu… mereka kesepian.” Elak Jungmi. “Aku tahu mereka musuhmu. Tapi kumohon Kyu.  Biarkan aku berteman dengan mereka seperti aku berteman denganmu. Aku tidak akan merepotkanmu Kyu. Aku janji.”

Kyuhyun berbalik. “Terserah kau saja, Jung. Asal kau bahagia.” Kata Kyu.

Kyuhyun merasakan tangan lembut dipinggangnya. “Gomawo, Kyunnie.” Kyuhyun hanya diam.

<3

Hari-hari setelah kejadian itu sangat menyenangkan bagi Jungmi. Bertemu setiap akhir pekan dengan Jaejoong dan Changmin. Melihat koleksi buku Changmin dan mendengar cerita-cerita masa lalu dari Jaejoong. Tapi kebahagian tak selalu mendominasi.

Jungmi baru saja pulang dari toko buku. Ia membeli beberapa buku dan seikat bunya Azalea yang indah. Ia berjalan riang menuju rumahnya. Saat ia melewati persimpangan jalan yang sepi, sebuah tangan kekar membekap Jungmi dan membawanya pergi.

Kyuhyun berjalan ringan kerumah Jungmi. Ia bersiul-siul dan saat ia sampai didepan rumah Jungmi, ia melihat omma Jungmi terlihat sangat khawatir. Kyuhyun segera berlari menghampiri omma Jungmi.

“Ajumma, ada apa? Kau terlihat sangat khawatir.” Tanya Kyuhyun.

“Kyu, apa kau melihat Jungmi? Tadi siang dia bilang mau ke toko buku. Tapi sampai sekarang ia belum pulang juga.”

“Mwo?! Kalau begitu aku akan pergi mencarinya.”

Kyuhyun pergi secepat kilat ketengah hutan. Saat ia sampai dirumah tua, ia segera membuka kasar pintu rumah itu. Jaejoong yang sedang duduk santai mendongak dan Changmin yang sedang membaca bukunya menoleh.

“Dimana Jungmi?” tanya Kyuhyun geram.

“Bukannya dia bersamamu. Jungmi hanya datang diakhir pecan.” Jawab Jaejoong ringan.

“Jangan bercanda! Dimana kalian menyembunyikan Jungmi?!” bentak Kyuhyun.

“Kami berkata jujur. Jungmi tidak kesini.” Jelas Changmin. “Memangnya kenapa?”

“Jungmi tidak ada dirumahnya. Dan juga tidak ada disini.”

Jaejoong dan Changmin saling bertatapan penuh arti.

“Kau ingat bau Jungmi kan Changmin-ah?” tanya Jaejoong.

“Ne.”

“Perasaanku tidak enak. Jangan-jangan apa yang kita takutkan terjadi.” Katanya tidak jelas.

“Apa maksudmu?!” tanya Kyuhyun sedikit berteriak.

“Semoga tidak hyung.” Changmin menyimpan bukunya.

“Kalau benar, tak ada ampun lagi.” Jaejoong beranjak dari kursinya lalu secepat kilat ia menghilang entah kemana.

“Sebaiknya kau berubah jadi srigala dan cari Jungmi.” Saran Changmin dan ia pun segera melesat pergi.

Kyuhyun menuruti perintah Changmin.

<3

Seorang lelaki memegangi sebuah senapan ditangan kanannya dan bawang putih ditangan kirinya.

“Mereka pasti mencarimu gadis kecil. Sudah lama aku memburunya. Aku ingin sekali membunuhnya. Dia membuatku menderita dengan kutukannya. Sekarang aku akan mengakhiri kutukan itu.” Gumamnya pada Jungmi yang tak sadarkan diri.

Jaejoong berhenti disebuak rumah tua ditepi bukit. Bau yang sangat ia kenal sangat menyengat dari rumah itu. Ia juga mencium bau yang sangat tak ia sukai. Ia menoleh saat sesorang berhenti disampingnya.

“Disana hyung.”

Jaejoong hanya mengangguk. Kemudian ia mendengar raungan srigala disisi lain.

“Akhirnya kau datang juga.” Kata Jaejoong.

“Kalian tunggu apa lagi?” Tanya Kyuhyun.

“Aku mencium bau yang sangat aku benci disana.” Jawab Jaejoong.

“Bawang putih. Sudah kuduga.” Tebak Kyuhyun.

Jaejoong mendengus. Changmin memandang rumah itu. Ia tahu siapa yang ada didalam sana. Dia pasti pemburu. Dan aku yakin, dia punya peluru perak. Changmiin menoleh menatap Jaejoong.

“Apa yang harus kita lakukan hyung?” tanyanya.

“Molla. Aku tidak mau membahayakan kalian.” Jawab Jaejoong bingung.

“Aku akan membantumu hyung. Tenang saja.”

“Apa rencana kalian?” Tanya Kyuhyun.

Mereka berdiskusi sesaat. Kemudian ketiganya melesat kerumah itu.  Mereka berada ditiga arah yang berbeda. Lalu menerobos masuk. Mereka melihat Jungmi terbaring tak sadarkan diri. Seorang pria berdiri disampingnya. Kyuhyun geram dan mendesis bagaikan srigala lapar.

“Wah, wah, wah… aku kira hanya kau saja yang akan datang Kim Jaejoong. Ternyata kau membawa kawan-kawanmu. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.” Pria itu berpidato.

“Lepaskan gadis itu!” kata Jaejoong tenang.

“Apa jaminanmu jika aku melepaskan gadis itu?” tanyanya.

“Kau boleh melakukan apa saja padaku.” Jawab Jaejoong serius.

“Kau pasti teringat saat itu. Saat aku membunuh Shin Hyekyung.”

Jaejoong menatap tajam pria itu. “Park Yoochun, lepaskan dia atau…”

“Atau apa? Kau mau mengutukku. Kau sudah mengutukku, ingat itu Kim Jaejoong.” Potong pria bernama Park Yoochun itu. “Lagi pula, aku bias bertahan selama ini karena ingin membalas dendamku padamu.” Lanjutnya.

“Lepaskan dia, dan kita selesaikan urusan kita.” Kata jaejoong.

“Tidak semudah itu tuan muda. Aku harus meminum darah gadis ini seperti kau meminum darahku waktu itu.” Yoochun membelai wajah Jungmi.

“Jangan sentuh dia!” bentak Kyuhyun dan bersiap-siap berubah.

“Tuan werewolf, aku punya peluru perak untukmu.”

Kyuhyun diam ditempatnya menahan amarah. Changmin hanya diam. Ia memikirkan cara untuk menjauhkan Jungmi dari pria itu. Ia menoleh pada Jaejoong lalu mengangguk. Jaejoong lalu melempar sesuatu kearah Yoochun.

Yoochun berhasil menghindari benda itu dan mulai mengangkat senapannya. Ia mulai menembaki Jaejoong. Kyuhyun berubah dan membantu Jaejoong menyerang Yoochun. Changmin segera bergabung membantu Kyuhyun dan Jaejoong.

DOR! DOR! DOR! DOR! DOR!

Setiap tembakan menembus dinding rumah tua itu. Kyuhyun bergerak lincah dalam wujud srigalanya. Sementara Changmin mencoba menangkap Yoochun.

“Hyung sekarang!” teriak Changmin.

Yoochun yang sedang mengarahkan ujung senapannya pada Kyuhyun segera mengarahkannya pada Changmin yang sedang lengah.

DOR!

“CHANGMIN-AH…!!” teriak Jaejoong.

Hening sesaat lalu terdengar teriakan melengking Changmin.

“JUNGMI……..!!!”

Saat mendengar nama itu Jaejoong menerjang Yoochun dan segera mengigit lehernya.

“Percuma kau melakukannya. Kau sudah melakukannya dulu.” Tawa Yoochun membahana. “Seperti saat itu. Iya ka….”

DOR!

Tanpa Yoochun sadari Jaejoong memegang senapannya dan menembaknya tepat dijantung Yoochun.

“Sial.” Lalu Yoochun ambruk bersimbah darah.

Kyuhyun mendekati Jungmi yang berada dipelukan Changmin. Jungmi menatap Changmin.

“Jung.” Panggil Kyuhyun. Jungmi menoleh lalu tersenyum.

“Kyunnie, mianhae.” Katanya lemah.

Jaejoong melap mulutnya yang berlumuran darah lalu menghampiri Jungmi. Changmin menatap Jungmi.

“Jungmi, bertahanlah.” Katanya.

“Oppa, mianhae.” Hanya itu yang keluar dari mulut Jungmi.

“Changmin-ah, selamatkan Jungmi.” Kata Jaejoong tiba-tiba.

“Tapi Hyung.”

“Lakukan!” bentak Jaejoong. “Atau ia akan menghilang selama-lamanya seperti Hyekyung. Kau pasti akan menyesal seumur hidup sepertiku Changmin-ah. Aku tahu kau mencintainya.” Lanjut Jaejoong dengan tatapan sendu.

“Lakukanlah. Aku juga tidak mau ia meninggal. Aku juga tidak mau menyiksanya menjadi salah satu dari bangsaku.” Kata Kyu pasrah.

Changmin menatap Jungmi yang sudah lemah kehabisan darah. Perlahan Changmin mendekati leher Jungmi. Menciumnya sedikit lalu segera menusukkan taringnya. Memompa keluar virus yang ada ditaringnya dan menyedot darah Jungmi perlahan.

Tubuh Jungmi meregang saat Changmin menyedot habis darahnya. Tubuhnya melemas saat Changmin selesai dengan ritual merubah seseorang menjadi vampire.

“Kita tinggal menunggunya siuman.” Kata Changmin.

<3

Jungmi membuka matanya. Ia merasakan seluruh badannya sangat ringan. Ia melihat Changmin duduk disampingnya. Ia tersenyum.

“Mianhae, Jungmi-ah.”

Jungmi tersenyum lalu bangkit. Ia mencium bibir Changmin lembut. Changmin menyambut ciuman singkat Jungmi. Dan sekarang ia membalas mencium bibir Jungmi. Melumat bibir atas dan bibir bawah Jungmi bergantian. Saat mereka mengakhiri ciuman itu Jungmi mengatakan sesuatu.

“Gomawo.”

Changmin tersenyyum. “Saranghae Jungmi-ah.” Changmin kembali mencium bibir Jungmi dengan Lembut dan penuh rasa cinta.

~THW END~

Mianhae kalo akhirnya agak maksa….

Komen tetep diharapkan….

21 thoughts on “VAMPIRE LOVE

  1. Aaahh akhirnya komen juga d ff honey.. *lambai2*

    Gak maksa kok akhirnya, cuma kyu n jaejoongnya jd terkesan “menghilang” kalo lebih panjang gak akan d protes kok sayang <3
    Nice ff :-*

    Keep writing, keep shining. :-*

  2. kirain yg jd vampire’x kyu.. :(
    kan kren gmnaaaa gto..
    >.<
    jungmi awalnya bilang saranghae ma kyu, eh ending'x malah kiseu ma changmin..
    -.-
    g pa2 kyu..
    kamu ma aq jja..
    *Plakkk!!*
    XP

  3. @ All : soal kyu ma jae bkal dbkn squel’na…

    @ ryeomika : joha tuh suka,, uljima tuh jgn nangis,, trus klo jalga –>dadah/smpai jumpa…

    klo da yg slh nulis mian y,, blom liat hangul’na…

  4. Bukannya yang suka sama jungmi jaejong ya?
    Kok jadi changmin.?
    Terus orang tua jungmi gimana?
    Maap ya banyak tanya.
    After story bisa deh kayaknya. Hahaha

  5. aku sudah nebak waktu Changmin bawa pergi Junmi..
    waktu JJ n Kyu berantem
    dan ternyata bener deeeh..
    CHANGMIN cinta Jungmi

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s