9

I’LL STAY FOREVER part2/end

Author : DedeKyu

Hyukjae POV

Tidak mungkin! Kau pasti berbohong, Hae….! kenapa? kenapa kau lakukan ini pada ku? apa salah ku? Aku tidak percaya kau sudah tidak mencintai ku lagi! Continue reading

6

The Angel Brought Me Here (Angel 3)

Image and video hosting by TinyPic

By Avril R.


Ya Tuhan, itu benar-benar dia. Malaikatku. Chunhua. Tak mungkin salah. Mata itu.”

Hanya sedikit orang yang memiliki warna mata seperti itu, aku tak mungkin salah.”

“Chun…“ kata-katanya berhenti saat disadarinya gadis itu tiba-tiba roboh ke arahnya. Langsung ditangkap dan digendongnya tubuh ringan gadis itu. Dibaringkannya perlahan ke ranjang. Dilihatnya nafas gadis itu tersenggal sesekali dan tubuhnya terasa demam lagi. Dengan cepat diletakkannya lagi kompres di kening gadis itu.

Ada apa dengannya?” dahinya berkerut khawatir.

Apakah dia mengenaliku tadi? Apakah dia masih mengingatku? Sudah lama sekali kami tidak bertemu. Berapa? 7? Ah, bukan, bukan 7 tapi 8 tahun sudah lewat sejak terakhir kali aku melihat wajahnya. Tapi bagaimana aku bisa melupakannya? Dia adalah seseorang yang berarti untukku.”

Melihat langsung ke dalam matanya tadi mengingatkannya pada sosok gadis kecil dengan senyum cerah dan mata indah yang selalu mendatanginya setiap hari sambil berlari-lari kecil. Tapi gadis yang terbaring di ranjang di depannya ini bukan lagi gadis kecilnya dulu. “Dia telah tumbuh dewasa, dia telah menjadi seorang wanita sekarang. Mungkinkah dia berubah? Ataukah dia tetap seperti dalam ingatanku selama ini?”

Digenggamnya tangan gadis itu lagi dan di tempelkannya ke pipinya.

Cepatlah sembuh agar aku bisa berbicara denganmu dan mendengar suaramu. Agar aku yakin kau bukan hanya khayalanku.”

Diciumnya kening gadis itu dan digantinya lagi kompres dikeningnya.

***

Ciit, ciit, ciit…

Cahaya matahari pagi itu menerobos masuk melalui tirai jendela yang tipis dan langsung jatuh tepat di wajah Chun Sa.

Dibukanya mata perlahan dan dikerjapkannya sambil mengernyit menahan silau dari arah jendela.

Jam berapa sekarang?” pikirnya. Dipalingkannya kepalanya ke arah meja samping tempat tidurnya dan melihat jam telah menunjukkan pukul 8.15 pagi.

Seketika ia terduduk, lalu langsung mengerang sambil memegang kepalanya yang terasa seperti dihantam palu karena gerakannya yang tiba-tiba tadi.

Erangannya rupanya menyadarkan sesosok pria yang dari tadi berdiri di depan jendela yang tak disadari keberadaannya oleh Chun Sa.

Pria itu bergerak cepat menghampiri ranjang dan meraih pundak Chun Sa.

“Gwenchanayo? Tidurlah lagi, kau masih terlihat sakit,” kata pria tadi.

“Kau mau makan sesuatu?” tanyanya lagi. Continue reading

6

THE HAPPINESS MOMENT IN MY LIFE [last part]

Image and video hosting by TinyPic
Author : Vay ^_~

“Sudah sebulan . . . bagaimana keadaan Jejudo sekarang?” gumamku sambil memandang keluar.  jendela. Terdengar suara pintu di ketuk. Aku beranjak dari dudukku kemudian berjalan ke pintu. Aku membukanya.

“Hai . . .” ternyata Key yang dating.

“Wae? Kemana yang lainnya? Kau datang sendiri?”

“Ya, aku sengaja dating kesini. Ini, aku membawakanmu makanan.” Key memberikan bungkusan yang ada di tangannya.

“Masuklah.” Ajakku. Sementara Key berjalan menuju ruang tamu, aku berjalan ke dapur. Menyiapkan camilan untuknya. “Ada apa kau tiba-tiba dating kesini.” Ucapku saat memasuki ruang tamu. Kemudian duduk di sofa. Continue reading

5

FIND part 2

saiia post skrg jja deh pas sahurrr …. selamat membacaaaaa~~~~~~~~

_keesokan harinya_
“hyung , aku berangkat dulu yaa !!” kata Hyuk. “ah ne~ hati-hati” jawab kangin.
“hyung , khajja” ajak Sungmin. “ne” balas Kangin.

Sesampainya di stasiun , mereka langsung menanyakan kepada setiap ibu-ibu yg lewat dengan menanyakan pertanyaan yg sama kepada ibu-ibu itu.
“maaf ahjumma , apakah anda kehilangan seorang anak perempuan , berumur 7 tahun , bernama Kim Hyera ??” tanya Sungmin pada salah satu ibu-ibu.
“ah~~ maaf , anakku hanya 1 , dan dia laki-laki bernama Kim Jaejoong *ceritanya Jae masih kecil* , dan dia juga berumur 6 tahun bukan 7 tahun” jelas ahjumma itu panjang lebar.
“kamsahamnida” balas Sungmin. Lalu ada seorang ahjumma yg lewat , kali ini giliran Kangin yg bertanya.
“mian ahjumma , apakah kau punya anak perempuan , berumur 7 tahun , dan bernama Kim Hyera ???” tanya Kangin.
“maaf , aku belum menikah , jadi aku tidak punya anak !!” balas ahjumma itu.
“kamsahamnida” kata Kangin.
Continue reading

10

Painful Of Love

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Title: Painful Of  Love

Genre: Sad , romance

Rate: 15+

Story: 1 of 2

Author: div [Park Min Gi]

Cast:

–          Hankyung

–          Shin Yeonni

–          Lee Suhoon (Mikka -DNA)

“Selama cinta datang dari hati yang paling dalam, cinta itu akan terkenang dalam hati ini walau jarak dan waktu yang memisahkan cinta itu untuk selamanya.” ~by div

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=

Yeonni *POV*

Namaku Shin Yeonni, usiaku kini 30 tahun, yah..aku seorang wanita karir , bekerja sebagai orang kantoran menyita banyak waktuku. Sehingga kadang aku lupa bahwa aku tetaplah seorang perempuan yang membutuhkan cinta dari seorang laki-laki. Kini aku tinggal sendiri di apartemen sederhanaku bersama anak angkatku Eunna. Kini Eunna sudah menginjak kelas umur 5 tahun, semakin ia besar, semakin banyak pula kebutuhan yang diperlukan, dan otomatis akulah yang mencari uang untuk memenuhi semua kebutuhan.

“eomma, mengapa eomma tidak menikah saja, aku cukup senang dengan hanya ada eomma disampingku, tapi apa eomma tidak kesepian sendirian membesarkanku ,?”, tanya Eunna dengan polosnya padaku.Kami berdua duduk berdampingan. Setiap kali ia berbicara tentang betapa sulitnya aku membesarkan seorang anak sendirian, membuatku tergugah untuk mencari seorang lelaki baik yang bisa menyayangi Eunna sepenuh hati. Benar, mungkin aku masih berada di dunia ini hanya untuk Eunna. Maka dari itu sebisa mungkin aku ingin membuat Eunna bahagia.

“hahaha, maksudmu, kau mau punya seorang Appa??”, tanyaku padanya sambil membelai rambutnya.

“aku tidak memiliki Appa juga tidak apa2, tapi aku merasa eomma pasti akan lebih bahagia kalo ada seseorang yang ada disamping eomma mencinta eomma sepenuh hati!”, ucap Eunna.

“Apa eomma pernah punya seseorang yang sangat eomma sayangi?”, tanya Eunna antusias.

Pertanyaan Eunna membuatku teringat kembali masa itu, masa dimana aku pernah mencintai seseorang dengan sepenuh hatiku.

—12 tahun lalu— [Di sebuah pesta]

Continue reading