ITS MY LIFE Part 5

Image and video hosting by TinyPic

By : Choi Je Gun

Kyuhyun         : “Hyung… aku takut… (menangis)

“Tidak pernah terpikir olehku bahwa banyak sekali orang yang membenciku, satu orang saja sudah membuatku lelah, dan siang tadi berpuluh – puluh orang berteriak marah padaku (lirih)… aku tak… “

Kata – kataku terputus…

Belum sempat kuteruskan kata – kataku, Leeteuk hyung memelukku. Dia menepuk – nepuk punggungku.

Leeteuk         : “Aku akan melakukan segala sesuatu yang bisa kulakukan untuk memperbaiki keadaan ini..  Aku berjanji padamu.. Jadi kau tidak perlu takut.. mengerti?” (masih memelukku)

Kenapa kata – kata ini justru membuat air mataku mengalir lebih deras keluar. Semua kata – kata Leeteuk hyung adalah kata – kata yang selalu ingin kudengar dari seseorang yang berada jauh dariku. Aku selalu berharap orang itu berbicara kata – kata ini padaku, walaupun hanya melalui telepon di saat – saat sulitku. Dan sekarang aku mendengar kata – kata ini dari orang lain, orang yang sebelumnya membenciku.

Kyuhyun         : “Hyung… kau tidak perlu seperti ini.. bukankah kau membenciku?”

Leeteuk         : “Itu dulu.. saat pertama kali kau masuk.. karena kau tidak perlu merasakan masa – masa training yang bagaikan neraka seperti kami untuk menjadi bagian dari super junior. Semua itu membuatku merasa iri denganmu yang bisa dengan mudah masuk ke dalam kehidupan kami. Tetapi dengan berjalannya waktu, kulihat kau juga merasa sulit untuk beradaptasi dengan kehidupan kami. Bahkan kulihat dengan jelas, kau melukai kakimu sendiri untuk bisa menari dengan benar setiap malam. Itu membuatku merasa bersalah. Maafkan aku maknae… (tersenyum)

“Kau harus tahu bahwa kami semua sayang padamu… Jangan takut!”

Tidak pernah terpikir olehku bahwa Leeteuk hyung akan mengeluarkan kata – kata ini dari mulutnya. Baru kali ini aku merasakan punya keluarga, keluarga yang begitu besar. 12 hyungku adalah harta yang paling berharga dalam hidupku, aku tidak akan pernah mau menukarkan mereka dengan apapun. Malam ini adalah malam yang tak pernah aku lupakan dalam hidupku.

Kyuhyun         : “Aku juga sayang kalian hyung… gomawoyo!

“Terima kasih sudah mau menerimaku… “

Malam itu kami semua menonton acara Super Junior yang rencananya akan ditayangkan. Semua orang tertawa melihat wajah mereka masing – masing di TV. Aku belum ikut serta dalam acara itu. Para hyungku tertawa riang, sedangkan mataku sudah kurang dari 10 watt. Tangisanku tadi membuat mataku lelah. Tanpa kusadari kesadaranku sedikit demi sedikit menghilang. Dan akhirnya aku sudah berada dalam duniaku yang lain, dunia mimpi…

Wanita berbaju putih itu datang lagi, dia bernyanyi dengan merdu riang sekali, vas berisi mawar merah, ruangan putih besar.. mimpi ini selalu seperti ini, tidak pernah berubah… Vas itu jatuh pecah, mawar – mawar berserakan.. dan aku mendengar wanita itu menjerit keras sekali.. membuat telingaku sakit. Aku pun membuka mataku  dengan nafas yang tidak beraturan. Aku berusaha menenangkan diriku, sampai kusadari bahwa kepalaku berada di paha Leeteuk hyung.

Leeteuk hyung tertidur di sofa dengan posisi duduk, tangannya terlipat di dadanya, kepalanya menunduk ke arahku. Bukan hanya Leeteuk hyung, semua hyungku tertidur di ruang tengah, dengan posisi yang tidak karuan. Kurasa mereka ketiduran setelah melihat acara mereka semalam. Kulanjutkan tidurku setelah kutukar posisiku dengan Leeteuk hyung. Sekarang aku yang tidur dengan posisi duduk dengan tangan terlipat, sedangkan kepala Leeteuk hyung berada di pahaku.

Keesokan paginya, aku membuka mataku, dan ruang tengah sudah kosong. Aku tidur di sofa dengan selimut yang tak tahu dari mana asalnya menutupi tubuhku. Kulihat jam di dinding…

“ASTAGA!!! Jam 6???!!? Kenapa mereka tidak membangunkanku?”

Aku berlari ke kamar mandi panik, semua hyungku ternyata berkumpul di meja makan.

Kyuhyun       : “Kenapa kalian tidak membangunkanku? Sekarang aku sudah hampir terlambat!”   (berlari ke kamar mandi)

Sungmin       : “Kyuhyun, Tunggu!!…”

Kyuhyun       : “Ada apa?”

Sungmin       : “Lebih baik kau tidak usah sekolah hari ini…”

Kyuhyun       : “Apa? Hyung macam apa kalian? Selalu melarangku pergi ke sekolah..”

Leeteuk         : “Kita akan mengadakan konferensi pers hari ini”

Kyuhyun       : “Hyung.. aku belum terbiasa dengan acara seperti itu.. lebih baik aku tidak usah ikut. Sekarang aku mau mandi.. kita bicara saja lagi nanti.. ok?”

Leeteuk         : “Kyuhyun! Ini acaramu… Kami ingin ELF tahu betapa berartinya dirimu bagi super junior. Kau harus ikut!”

Kyuhyun       : “Apa? Kenapa kau mengadakan acara seperti ini? Aku tidak tahu harus berbuat apa..”

Leeteuk         : “Sudah kukatakan aku akan melakukan berbagai cara untuk memperbaiki keadaan ini, dan ini satu – satunya cara yang terbaik. Ikuti saja caraku… Siang ini kita sudah harus berada di tempat konferensi”

Ini adalah hal pertama bagiku. Aku tidak tahu harus berbuat apa di depan ELF. Aku gugup sekali. Saat ini aku hanya bisa pasrah. Apapun yang terjadi nanti dan apapun hasilnya nanti, aku sudah siap menanggung semuanya.

Semua ELF sudah siap di kursi penonton. Semua hyungku sudah mulai berjalan menuju panggung, aku berada di belakang hyung – hyungku. Semua penonton berteriak histeris saat hyung – hyungku muncul di atas panggung, dan semua berubah saat aku muncul. Keadaan menjadi sunyi senyap. Tetapi aku tetap berusaha untuk tersenyum.

Leeteuk hyung sebagai leader dari super junior yang pertama kali angkat bicara.

“ELF adalah harta paling berharga bagi kami. Setiap tetes keringat yang kami keluarkan di atas panggung ini hanya untuk kalian. Super Junior hanyalah tubuh yang akan bergerak jika diperintah, di mana di dalam tubuh ini ada nyawa yang mengatur ke mana tubuh ini akan pergi, nyawa itu adalah kalian. Sekarang kami semua berdiri di depan kalian, menunggu arah ke mana kami semua harus melangkah. Maknae baru kami, anggota ke 13 dari super junior, Kyuhyun adalah penyanyi berbakat serta orang yang membuat super junior bisa berdiri sampai hari ini dengan anggota yang tetap, serta akan terus berdiri sampai kapanpun ELF menginginkan kami. Saya selaku leader serta anggota tertua dari super junior memohon pada kalian untuk mengizinkan Kyuhyun terus bernyanyi bersama kami di atas panggung Super Junior”

Aku melihat Leeteuk hyung meneteskan air mata. Leeteuk hyung membungkuk di depan beratus ELF yang berada di depan mataku saat ini, diikuti pula oleh 11 hyung di sampingku. Aku benar – benar dipertahankan oleh hyung – hyungku.

Sekarang saatnya diriku untuk angkat bicara. Aku benar – benar gugup.

“Annyonghaseyo.. Jonen Kyuhyun iragohamnida.. Aku tahu sebagian dari kalian tidak senang aku berdiri di sini sebagai anggota dari Super Junior. Apakah kalian tahu? Sebelum aku berdiri di atas panggung ini sebagai anggota super junior, aku tidak pernah memiliki mimpi atau cita – cita, karena aku terlalu takut untuk gagal. Tapi setelah aku berhasil lulus dan resmi menjadi anggota super junior, aku berani melangkah untuk menentukan masa depanku. Tapi sekarang… aku kembali takut. Sekarang, jalan terbaik menurutku adalah menuruti nyawa dari super junior seperti hyungku bilang tadi. Aku siap mundur jika kalian menginginkan itu…” (aku meneteskan air mataku)

“Kyuhyun-ah!!” Leetuk hyung berusaha menghentikanku. Sepertinya dia kaget dengan keputusanku.

“Aku telah melihat 12 hyungku rela mempertahankanku dengan berbagai cara, tetapi jika nyawa kami meminta salah satu anggota tubuh dilepaskan, itulah jalan yang terbaik. Terima kasih telah memberikan kesempatan bagiku untuk bisa menjadi bagian dari kalian semua. Tolong jangan pernah berhenti mencintai super junior dan jaga kesehatan kalian semua. Saya Kyuhyun mengucapakan banyak terima kasih” (menunduk lama sekali)

Air mataku sudah tidak terbendung lagi, sudah terlalu banyak air mata yang menetes di pipiku. Aku pun berniat pergi ke backstage, karena sekarang semua sudah jelas bahwa aku bukan lagi seorang Super Junior. Dengan berat hati kulangkahkan kakiku untuk keluar dari panggung ini. Satu langkah, dua langkah, air mataku terus menetes, dalam langkah yang ke tiga…

“Cho Kyuhyun!! Cho Kyuhyun!! Protect 13 Members!!! We love Cho Kyuhyun!!!” para ELF berteriak keras sekali.

Aku menghentikan langkahku. Aku berpikir ini hanya halusinasiku saja, sehingga kulangkahkan kakiku untuk keempat kalinya. Dan sekarang para hyungku juga berteriak hal yang sama. Ada sebuah tangan menggenggam lenganku dengan keras, menarikku, hingga sekarang aku berada di pelukan donghae hyung. Para hyungku yang lain juga mengelilingiku, menepuk bahuku. Kepalaku masih tertunduk ke bawah. Dan aku mulai berjalan ke tengah panggung…..

Aku pun berteriak “Gomapsemnida!!! Saranghamnida!!!” dengan suara yang bisa kukeluarkan saat itu.

Malam itu semua orang tidur nyenyak di dorm. Tidurku pun lebih nyenyak dibanding malam – malam lainnya, walaupun mimpi itu tidak pernah bosan mengunjungiku setiap malam.

Keesokan paginya… semua hyungku sudah siap di meja makan.  Sesudah mandi dan mengenakan seragam sekolahku, aku duduk dan makan seperti tidak terjadi apapun. Aku tidak sadar bahwa semua hyungku memperhatikanku.

Kyuhyun         : “Ada apa hyung?” (bingung)

Donghae       : “Kau bersikap seperti tidak pernah terjadi apapun kyu… Padahal kami semua memikirkanmu semalaman”

Kyuhyun       : “Memikirkanku? Memang kenapa? Bukannya semua masalah sudah beres?”

Leeteuk         : “Memang sudah beres… tapi cara kamu membereskan masalah ini yang tidak beres”

Kyuhyun       : “Maksudmu?  Hyung…. Kau sudah mengucapkan kata ‘beres’ 3 kali! Kau bisa mendapatkan payung cantik! Ha..ha..ha..” (tertawa)

Leeteuk         : “Aku sedang tidak ingin bercanda…

“Kau tahu kyu, aku memikirkan berbagai cara untuk mempertahankanmu! Dan kau berbicara bahwa kau akan menyerah dan pergi begitu saja di depan para ELF… Kau itu beruntung mereka akhirnya menerima dan memanggilmu kembali, bagaimana kalau tidak? Apa yang akan kau lakukan? Hah?” (sedikit emosi)

Kyuhyun       : “Mungkin aku akan berganti profesi menjadi ELF! Ha..ha..ha.. (tertawa) Kau sendiri yang bilang kalau ELF itu adalah nyawa Super Junior.. Kalau begitu aku akan menjadi nyawa kalian saja…” (tersenyum dan melanjutkan makan)

Leeteuk         : “Apa? Aku benar – benar tidak mengerti jalan pikiranmu!” (bangkit berdiri dan beranjak pergi)

Aku segera bangkit dan menghentikan langkah Leeteuk hyung, aku memeluknya dan menepuk punggungnya perlahan – lahan.

Kyuhyun       : “Hyung… Segala hal yang telah kau lakukan untuk diriku sangat berarti bagiku. Belum pernah ada orang yang begitu membelaku seperti kalian semua membelaku. Kalian adalah keluargaku sekarang, aku tidak akan melepaskan kalian. Aku sayang kalian!!! Sudahlah, masalahnya kan sudah beres, kalian tidak perlu cemas lagi……… OK!   Sekarang aku berangkat ke sekolah dulu ya.. habiskan makanan kalian! Bye!”

Aku pun pergi ke sekolah dengan tersenyum. Joong Ki hyung juga sudah siap sedia mengantarku. Aku melihat ekspresi hyungku beraneka ragam. Ada yang tertawa, cemas, bahkan kebingungan seperti Leeteuk hyung.

Donghae         : “Dia anak yang aneh…. Tetapi dia selalu membuatku tertawa”

Ryeowook     : “Maknae baru kita tahu kapan dia harus bersikap manja dan kapan dia harus bersikap dewasa”

Yesung         : “Kau benar Ryeowook, semalaman aku berpikir bahwa dia butuh support lebih dari kita, bahkan aku sudah menyiapkan kata – kataku untuk menyuruhnya menghabiskan makanannya, jaga – jaga dia kehilangan nafsu makannya. Dan ternyata dia mencuri kata – kataku”

Leeteuk         : “Bahkan dia menganugerahkan payung cantik padaku di saat seperti ini… anak ini sepertinya kurang beres….” (menggelengkan kepala)

Eunhyuk       : ”Kau mengatakan kata ‘beres’ lagi hyung.. jika Kyu mendengarnya kau juga bisa mendapatkan mug cantik darinya… ha..ha..ha”

Sepulang sekolah aku langsung pergi ke tempat latihan, menyusul hyung – hyungku yang sudah lebih dulu berada di sana. Mereka ternyata sedang berkumpul, sepertinya ada yang sedang mereka bicarakan.

Yesung           : “Kau akhirnya datang juga kyu…”

Kyuhyun         : “Ada apa? Sepertinya kalian sedang membicarakan sesuatu…”

Eunhyuk         : “Apakah kau sudah tau kalau besok akan diadakan pertemuan keluarga?”

Kyuhyun         : “Pertemuan keluarga? Maksudnya?”

Leeteuk         : “Aku lupa memberitahumu, besok semua anggota super junior harus membawa salah satu anggota keluarganya, karena akan diadakan pertemuan keluarga. Hal ini diadakan untuk mempererat rasa solidaritas setiap member.. bagaimana menurutmu?”

Kyuhyun       : “Huh? Ehmm.. itu ide yang bagus hyung..”

Aku berusaha berbohong pada hyung – hyungku. Bagi mereka ini adalah ide yang bagus, karena mereka bisa bertemu dengan keluarga yang sudah lama mereka ridukan. Tetapi berbeda denganku, aku justru tidak tahu siapa yang akan kuajak ke acara besok. Para hyungku bingung akan mengajak appa atau umma nya, tetapi aku bingung akan mengajak siapa selain appa dan ummaku, karena mereka tidak ada di sampingku sekarang…

KRING…KRING… Handphoneku bordering..

“Yoboseo ….” Jawabku.

“Yoboseo… Bagaimana keadaanmu tuan muda?”

Kyuhyun         : “Ahjussi!!! Aku rindu sekali padamu!!! Kau baik – baik saja?”

Ahjussi           : “Aku baik – baik saja… Tuan muda sehat kan?”

Kyuhyun         : “Aku sehat… Ahjussi, apa kau bisa membantuku sekali ini saja?”

Ahjussi           : “Ada apa tuan muda? Apa ada yang tidak beres? Katakan padaku sejujurnya!!”

Kyuhyun       : “Kau jangan khawatir seperti itu ahjussi.. hanya saja besok ada acara keluarga, dan aku tidak tahu harus mengajak siapa.. Kau bisa berpura – pura menjadi appaku kan? Kumohon bantu aku…”

Ahjussi         : “Bagaimana bisa aku berpura – pura menjadi ayahmu, tuan muda…. Dia orang yang terlalu hebat untuk saya tiru…”

Kyuhyun       : “Berhentilah memuji – muji appaku… dia tidak sesempurna yang kau pikirkan!        Datanglah besok siang ke dormku, pakailah pakaian yang biasa saja, jangan terlalu formal…. Dan ingat kau appaku,jadi panggil aku kyuhyun…. Arasseo?”

Keesokan harinya, saat aku pulang sekolah, aku segera pulang ke dorm. Saat kubuka pintu dorm, kulihat banyak orang di dormku, dan salah satunya adalah ahjussi. IT’S TIME TO ACT!!

Kyuhyun         : “Ohhh… Appa! Aku rindu sekali padamu…” (memeluk ahussi)

Ahjussi           : “Aku juga tua.. maksudku Kyuhyun”

Kupelotototi ahjussiku, dia benar – benar tidak bisa berakting.

Leeteuk                     : “Ini appamu kyu?”

Kyuhyun      : “nde hyung.. kenalkan appa ini Leeteuk hyung, dia adalah leader serta anggota tertua di sini”

Leeteuk         : “Anyonghasseo.. nan Leeteuk imnida..”

Ahjussi         : “Anyonghasseo.. saya appanya kyuhyun, tolong jaga kyuhyun baik – baik ya”

Leeteuk         : “Pasti ahjussi…”

TING..TONG.. suara bel berbunyi.

Semua hyungku sepertinya sibuk, jadi aku yang pergi membuka pintu. Saat kubuka pintu, ternyata seorang wanita, cantik sekali… tapi tiba – tiba…

PRANK!!!!!

“Kyuhyun!!! Ada apa denganmu?”

To Be Continued

20 thoughts on “ITS MY LIFE Part 5

  1. Nungguin lanjutan’y d blog sblh, g tw’y nongol jg dsni!

    Dr awal sukaaa sukaaa sukaaa ff ni!
    Bs bgt ngbayangin’y >.<

    lanjuttt chingu,
    gud jobbb ^^d

  2. AkhirY part 5 udh keluar,, pnasaran ma yeoja yg dteng itu part 6 nya cpet ea chingu,, ni ff the best lah,, my favorite ff,,

  3. ya senengnya…….part 5 udh keluar!!!! Part 6 – nya kapan ya chingu??!! hehe…maksa aQ ya….lanjutttttt pokoknya!!!

  4. wah?? beneran? pada suka?? asikasik!!! makasih ya!!! ‘bow’ maaf, aku lg sibuk buat ospek.. jd part selanjutnya agak2 telat.. tapi ikutin terus ff ini ya.. dan makasih bgt buat yg udh suka dan ngasih comment.. love u all :D

  5. huah..akhirnya it’s my life part 5 is out…
    keren chingu..lanjutannya ASAP ia..^0^
    dah ditunggu2 nih..
    pokoknya lanjutt..^^d

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s