You’re Mine (Part 1)

AUTHOR    :: Yuyu

Setiap hari, begitu membuka mataku di pagi hari, aku selalu berdoa kepada Tuhan semoga ini menjadi hari yang menyenangkan sehingga dapat menjadi satu dari sejuta kenangan indah yang kumiliki.

***

AUTHOR POV

“Youn Ji-ah!” Youn ji memalingkan wajahnya ke sumber suara tersebut. Lee Sarang, dia baru sampai di depan pintu kelas mereka, tapi seisi kelas sudah bisa mendengar suaranya yang lantang

“ye?” kata Youn Ji sambil terus memperhatikan dia yang berjalan ke arahnya.

“Youn Ji-ah ..” ulang Sarang, dia berjongkok di samping Youn Ji dan meletakkan dagunya diatas meja.

“wae yo?” tanya Youn Ji lagi.

“Minggu kemarin omma menikah. Dan mulai kemarin aku sudah tinggal di rumah appa baruku, dia sangat baik padaku. Aku juga punya oppa yang sangat tampan.”

‘jinjja? Baguslah, chukaeyo Sarang,” Youn Ji turut senang dengan kebahagiaanya.

‘keundae.. “ Sarang mengatakan dengan ragu-ragu,”aku rasa aku menyukai oppa ku itu”

“mwo?? Kau menyukai oppa mu sendiri?” sungguh, Youn Ji tidak menyangka Sarang akan berkata seperti itu

“ne~~” Sarang terlihat sangat lesu,

“hhha, sungguh, aku tidak tau apa yang kau rasakan, tapi tetaplah semangat, hwaiting!!” Youn Ji berusah untuk menyemangati chingu nya.

“gomawo Youn ji, kau benar benar chingu terbaikku!” merasa sangat senang atas dukungan chingu nya, Sarang pun langsung berdiri dan memeluk Youn Ji erat-erat.

Hari ini, hari pertama mereka di semester baru. Sekarang mereka sudah kelas 3 SMA. Youn Ji dan Sarang sudah berteman lama, mereka sudah berteman sejak kecil. Bagi Youn Ji yang hanya tinggal dengan dongsaeng nya dan Sarang yang hanya tinggal dengan omma nya, teman adalah segala-galanya.

Bukk!

Seorang namja yang berwajah manis tiba-tiba duduk di samping Youn Ji. Tapi namja itu tidak bisa menarik perhatian Youn Ji karena dia sama sekali tidak bergeming untuk melihat ke arah namja tersebut, kecuali Sarang.

“Hee Chul oppa! Ternyata kita sekelas.” Dengan riangnya Sarang berpindah posisi hingga berdiri di depan meja namja yang bernama Hee Chul itu. Mau tidak mau hal itu membuat Youn Ji penasaran *sedikit* dan menoleh ke namja itu.

Youn Ji mengenali namja itu, dia Kim Hee Chul, cowok yang disebut-sebut sebagai idola sekolah yang di juluki ‘Pangeran’. Memang, Youn Ji tidak pernah tertarik secara khusus pada namja-namja disekitarnya *tapi bukan lesbi loh* tapi dia tidak terlalu bego hingga tidak menyadari siapa idola yang dipuja-puja para yeoja di sekolahnya.

“Ya, bukankah sudah kubilang tidak usah memanggilku oppa?’ Hee Chul sedikit kesal mendengar Sarang yang memanggilnya oppa.

“keundae, kau lebih tua dariku, dan kita adalah keluarga sekarang, jadi aku ingin memanggilmu oppa” Sarang memberikan senyum terbaiknya kepada Hee Chul, dia bahkan sama sekali tidak gentar melihat kekesalan yang jelas-jelas tampak di raut muka Hee Chul.

‘ha!! Molla!” Hee Chul yang semakin kesal pun keluar dari kelas dan tidak menghiraukan panggilan Sarang.

“Ya! Opaa! Hee Chul  oppa!!”

“Sarang-ah, kenapa kau memanggil dia oppa?” tanya Youn Ji

“dia kakak tiriku, dia itu sebenarnya lebih tua dari kita satu tahun, tapi karena waktu kecil kesehatan oppa tidak baik, makanya dia terlambat masuk sekolah satu tahun.”

“ah, arraseo.”

YOUN JI POV

Ah, jadi dia menyukai Hee Chul? Hmm, bukannya aku ingin bilang dia tidak tampan. Dia memang sangat tampan, atau harus kubilang dia sangat cantik? Meskipun aku bukan menyukainya dalam artian yang khusus, tapi aku sering melirik dia setiap ada kesempatan. Setiap kali melihat dia, aku merasa sangat nyaman. Ini kali pertama kami sekelas setelah 3 tahun berada di satu sekolah. Ada sedikit perasaan aneh yang mengganjal di hatiku.

“wae yo?” tanya Hee Chul sontak mengembalikanku ke dunia nyata,”apa ada kotoran di wajahku?”

“ah, ani.. aniyo” kaget aku! Tanpa sadar aku terus memandanginya sejak jam pelajaran pertama di mulai. Aku rasa aku harus membuang kebiasaanku yang suka menatapnya, ini akan menjadi masalah karena dia duduk di sebelahku. Apalagi Sarang menyukai dia. Aku tidak ingin di kira merebut orang yang di sukai Sarang.

Akhirnya ku fokuskan lagi diriku ke pelajaran, meski sesekali aku merasa Hee Chul menoleh dan memperhatikanku, itu membuatku salah tingkah dan sulit fokus mendengarkan perkataaan songsaenim.

HEE CHUL POV

Haa! Menyebalkan sekali, kenapa harus sekelas dengan Sarang? Aku tidak membenci dia ataupun tidak menerima kehadiran dia sebagai keluarga baruku. Aku suka dengan omma baruku, dia sangat baik. Tapi aku tidak suka kalau Sarang memanggilku ‘oppa’. Memangnya aku setua itu sampai harus di panggil oppa oleh nya?

“haaa!” aku menghela nafas panjang dan menoleh ke sisi kiriku. Seorang yeoja sedang menatapku, tapi aku tidak bisa menebak apa yang ada dipikirannya.

“wae yo? Apa ada kotoran di wajahku?”

“ah.. ani.. aniyo.” Yeoja itu berpaling dariku dan menatap lurus ke depan.

Kutatap terus yeoja itu. Dia, cantik (?). kulitnya putih bersih dan rambutnya kelihatan sangat lembut. Sesekali kuarahkan kembali tatapanku ke yeoja yang duduk di sebelahku. Entahlah, rasanya seperti ada sesuatu yang membuat ku ingin terus menatapnya.

***

YOUN JI POV

“aku pulang” kataku begitu masuk ke rumah.

“Youn Ji noona, kau sudah pulang?”

“Tae Jun-ah, kau tidak ada bimbingan belajar hari ini?”

“mianhae noona, hari ini aku merasa tidak enak badan, jadi aku tidak pergi,”

“gwaenchana?” aku langsung panik waktu dia bilang dia tidak enak badan.

“tidak apa-apa noona, aku hanya merasa lelah saja, jeongmal.”

“kalau begitu kau harus banyak istirahat, jangan melakukan hal yang tidak-tidak, araseo?”

“ye noona. Noona-ah, hari ini kau akan pergi ke bar lagi?” dongsaeng-ku bertanya dengan nada memelas, karena dia tidak suka jika aku ke sana.

“ne.. noona harus bekerja hari ini. Noona akan pulang lebih awal untuk merawatmu.”

“noona, tidak bisakah kau mencari pekerjaan yang lain? Aku tau noona tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas, tapi aku merasa tempat itu sangat berbahaya, noona-ah ..” Tae Jun memasang wajah memelas.

“Shireo! Noona mendapatkan pekerjaan ini dengan susah payah, noona tidak akan melepaskannya begitu saja, bayarannya cukup tinggi, karena itu noona bertahan disana. Tae Jun-ah, jangan khawatir, noona bisa menjaga diri baik-baik, ara?”

“ye ..” jawabnya dengan berat hati.

Dia, Tae Jun. Keluargaku satu-satunya. Demi dongsaengku, aku akan bekerja keras agar dia senang. Akhir-akhir ini aku bekerja di sebuah bar, sebagai pelayan. Di sana cukup menyenangkan, selain gaji yang tinggi, aku juga sering dapat tips dari pelanggan yang baik hati *tapi aku tidak melakukan hal-hal selain mengantarkan pesanan mereka kok*

***

“Youn Ji-ah, antarkan cocktail ini ke meja nomor 14 ya.” Kataku bosku dari balik meja bartender.

“ne~”

Meja nomor 4.. meja nomor 4, ah! Itu dia orangnya.

“silahkan, minu..” aku tidak bisa melanjutkan kata-kataku. Aku sangat terkejut! Orang yang duduk di meja 4 itu adalah namja cantik yang di sukai Sarang. Tapi, dia terlihat sangat tampan saat ini. Dia memakai kaos v-neck berwarna putih dengan jakek kulit berwarna hitam dan dipadankan dengan celana denim ketat.

“YAAAA!” teriakkannya membuyarkan lamunanku, ternyata cocktail yang kubawa tumpah dan mengenai kaosnya.

“ah, mianhae, jeongmal mianhae!” buru-buru aku mengambil saputangan dan membersihkan tumpahan coctail itu.

“aishh!” desahnya

“gwaenchana, Hee Chul-ah?” tanya temannya, Han Kyung

“pakaianku jadi kotor!”

“mianhae, kau mau mengganti bajumu? Kami ada baju ganti di ruang ganti kalau kau mau” kataku cepat.

“tentu saja, aku tidak mau berkeliaran dengan baju kotor seperti ini.”

“baiklah, ikuti aku. Di sebelah sini.”

Aku mengantarnya ke ruang ganti dan mencarikan baju kaos yang tersimpan di sana sementara Hee Chul membuka jaketnya. Begitu aku berbalik dan hendak memberikan baju untuknya, dia sedang membuka kaos nya dengan santai. Refleks, langsung aku berbalik memunggunginya.

OMO~ tidak sopan sekali dia.

“YAA!” teriakku, “kenapa kau membuka bajumu di depan yeoja? Tidak sopan sekali!”

“yeoja? Apakah kau seorang yeoja?”

“kau ..” sabar, sabar, aku mengingatkan diriku sendiri. “nih bajumu” kataku tanpa menoleh ke arahnya.

AUTHOR POV

“gomawo,” ucap Hee Chul pelan, dan membuat Youn Ji tidak yakin dia mendengar namja mengatakan terima kasih padanya.

“ah, ye”

Selama beberapa menit mereka hanya berdiri diam dan tidak mengatakan apa-apa. Hingga terdengar beberapa suara dari koridor, orang-orang itu sepertinya menuju ke arah ruang ganti. Dan tiba-tiba saja Hee Chul menarik Youn Ji hingga merapat ke dinding.

“wa.. wae yo?” tanya Youn Ji gugup.

“ssssh”

“Yaa! Apa sebenarnya yang mau kau lakukan?” merasa panik, Youn Ji mulai tidak sabar dengan sikap Hee Chul yang tidak bisa di mengerti.

“pabo, kecilkan suara mu.”

“waegeure? Kenapa aku harus mengecilkan suaraku? Aku seharusnya berteriak minta tolong karena tingkahmu yang a..” belum selesai mengucapkan kalimatnya, Youn Ji merasakan bibir Hee Chul mengecupnya lembut. Rasanya manis, pikir Youn Ji pada saat yang bersamaan ketika dia hendak mendorong Hee Chul agar menjauh, Hee Chul justru meletakkan tangannya diatas pinggang Youn Ji dan mendekap Youn Ji lebih erat.

“OMO~ anak muda jaman sekarang tidak ada sopan santunnya lagi,” kata seorang wanita paruh baya yang melewati ruang ganti dan melihat dua orang anak muda sedang berciuman, namun tidak bisa meihat dengan jelas siapa kedua orang tersebut. Kemudia wanita itu pergi meninggalkan mereka.

“Yaa!!’ kali ini Youn Ji berteriak lebih keras dan mengerahkan seluruh tenaganya untuk lepas dari pelukan Hee Chul. Begitu berhasil melepaskan diri, Youn Ji tanpa sadar sudah melayangkan tangannya ke pipi Hee Chul. Dan alhasil, Hee Chul mendapatkan satu tamparan dari Youn Ji.

“ikemwoya!?” Hee Chul tampak sangat kesal.

“seharusnya aku yang bilang seperti itu, apa-apaan kau tiba-tiba menciumku. Itu adalah chodkissu ku, dasar namja aneh!”

To Be Continue. . .

11 thoughts on “You’re Mine (Part 1)

  1. ya ampun akhirx chullie muncul juga setelah tidak menampakkan diri kepermukaan (?) #abaikan
    hehehe
    what ??? sarang suka ama chul bagmana dg teuk #sok kaget/plak
    *coment g penting*
    lanjut

  2. gomawo all^^
    yah~ karna gue juga jarang baca ff yg main cast e chullie oppa, jadi gue buat deeh =P
    tungguin ya lanjutannay^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s