My Diary : FIRST SNOW

Image and video hosting by TinyPic
By: Leena aka Ahn MinYoung

SEOUL, 23 September 1998

Junho 8 years old

“waah, salju pertama… appa,ini salju pertama kan? Indahnyaa…. Tapi dingin sekali appa” keluh junho

“ kau kedinginan? Sini, genggam tangan appa…” sahut appa sambil mengulurkan tangannya

“ ne appa… hmm, sudah hangat, kamsahamnida =) “

Appa hanya tersenyum dan itulah senyum terakhir beliau.

#####

Junho POV

Aku mencoba membuka mataku. Uhh, kenapa kepalaku sakit sekali, dimana ini ? aku mencoba memacu otakku untuk mengingat-ingat apa yang terjadi. Ahh, aku ingat ! tadi aku dan appa sedang berjalan menuju halte lalu truck itu….. aaarrrghh… kepalaku sakit, apa yang sudah terjadi ?? aish ! mataku panas,, kenapa rasanya aku ingin menangis ?? T,T kenapa hatiku perih tiap mengingatnya ? bagaimana keadaan appa sekarang ? aku mencoba bangun tapi ternyata tak hanya kepalaku yang sakit, seluruh tubuhku dipenuhi luka.

Tiba-tiba pintu terbuka, kulihat umma masuk ke kamarku atau tepatnya kamar rawatku karena aku yakin ini adalah rumah sakit. Kulihat umma tersenyum, walau tampak jelas beliau baru saja menangis.

“umma, apa yang terjadi ?” tanyaku, ahh… aku lemah sekali, suaraku juga sangat pelan, untunglah umma bisa mendengarnya.

“gwenchana nak, istirahatlah”

“bagaimana keadaan appa?”

“ appa tak apa2, dia sudah tenang sekarang, tak perlu khawatirkan appamu lagi” jawab umma sambil tersenyum, tapi senyuman itu rasanya aneh. Yah, aku memang masih kecil tapi aku tahu maksud umma. Akupun menangis sejadi-jadinya, umma ikut menangis sambil memelukku.

Appa, although I don’t really know what was happened. I believe that you are my hero. Thanks for save me

Hari ini adalah salju pertama tapi merupakan hari terakhir appaku. Takkan kulupakan saat dimana appa menggenggam tanganku dan membuatku hangat. Walaupun sekarang kami ada di dunia yang berbeda, aku yakin appa akan selalu menggenggam tanganku, memberiku kekuatan kehangatan dan menjagaku… saranghae appa :)

4 years later

9 Juli 2002

Junho 12 years old

First day at Junior high school

“annyeong.. chonun Lee Junho imnida.. bangapseumnida” ucapku dihadapan teman-teman baruku. Hari ini aku masuk SMP kuharap aku bisa bertemu dengan teman-teman yang baik.

“annyeong junho sshi… aku Choi Leena, mari berteman” sapa seorang yeoja cantik sambil tersenyum

Inilah pertama kali aku bertemu dengannya. Namanya Leena, dia teman pertamaku saat SMP. Dia sangat baik, manis juga pandai,, ahh dia terlalu sempurna. Berbulan-bulan bersama membuatku semakin mengaguminya entah kenapa aku merasa nyaman saat berada disampingnya dan kuharap dia juga nyaman bersamaku. Leena sangat akrab denganku bahkan keluargaku, umma sudah menganggapnya seperti anak sendiri. Walaupun begitu, aku tahu tak hanya aku yang akrab dengan leena, leena memang supel mungkin saja banyak yang akrab dengannya sama sepertiku, dan kenyataan itu membuatku cemburu.

September 2003 at namsan tower 19:15 PM

“ junho, aku mau mengatakan sesuatu”

“ apa? Katakan saja leena sshi”

“sebenarnya sudah lama aku menyukaimu,,, mianhae” ucap leena sambil menunduk malu, jujur rasanya aku ingin berteriak “umma, dia juga menyukaikuu~~” tapi kuurungkan

“gwenchana” jawabku sambil memeluknya

“nado saranghae leena sshi” ungkapku sambil melepas pelukanku

Appa, salju pertama di tahun ini, tak akan ku lupakan. Apakah appa yang memohon semua ini pada tuhan ? gomawoyo appa… saranghae :)

Sejah hari itu hidupku mulai berwarna. Leena adalah pelangi dalam hidupku.. gomawo atas semuanya….

####

Desember 2003

“umma, kepalaku sakit” keluhku pada umma saat aku tiba di rumah sepulang sekolah. Saat itu aku kehujanan.

“ganti bajumu dan istirahatlah, nanti umma bawakan obat dan bubur. Sepertinya kau flu” perintah umma

Aaahhh…. Flu kali ini rasanya berbeda, benar-benar sakit, ini bahkan sudah hari ke 8 tapi dmamku tak kunjung turun, ada apa ini ??? Appa, cobaan apa yang Tuhan beri? Bantu aku appa…..

“ junho, sudah lebih dari 1 minggu kau sakit, nanti kita harus ke rumah sakit. Ara?” ajak umma dengan nada memaksa

“ ani umma, sebentar lagi pasti sembuh kok” elakku

“ tidak bisa, kau harus ke rumah sakit, nanti leena juga akan mengantarmu. Kau mau kan ?”

“ aish, baiklah umma”

Akupun bersiap ke rumah sakit. Jujur saja tubuhku rasanya sangat lemas. Aku benar-benar lelaki tak berguna, seharusnya aku yang menjaga umma, tapi sekarang ummalah yang kerepotan menjagaku. Mianhae appa, aku memang bodoh :(

hospital at 11:49 AM

“Junho sshi, ayo duduk disini” ajak leena sambil menuntunku ke sebuah kursi di ruang tunggu.. saat ini umma sedang berbicara dengan bberapa perawat di receptionist.

“Leena, maaf aku sudah merepotkanmu”

“gwenchana, aku senang kok bisa membantumu”

“Junho, ayo masuk ke ruang periksa” ajak umma. Aku sekilas menatap ke arah leena, kulihat dia mengangguk dan mengepalkan tangannya “fighting”

#####

“ nyonya, sepertinya anak anda mengidap aids” ucap dokter yang memeriksaku pada umma. Kurasakan tubuhku semakin lemah saat mendengar pernyataan dokter itu. Aku tak ada kekuatan lagi… tak mungkin aku terkena aids.. andwaee !!!!!

“tak mungkin dok, junho anak baik-baik!” protes umma

“ tapi ini benar nyonya, mungkin saja junho memang anak baik tapi coba anda ingat lagi, apakah dalam 10 tahun terakhir ini junho pernah menerima donor darah ?” Tanya dokter tadi. Kulihat umma mulai mengingat ingat dan akhirnya tertunduk lesu

“pernah kan?” Tanya dokter tsb lagi

“ne, sekitar 5 tahun lalu, saat itu junho mengalami kecelakaan dan butuh banyak darah,, jangan-jangan…..”

“darimana asal darah yang didonorkan untuk junho?”

“molla~ yang jelas bukan dari kerabat kami, karena gol darah junho hanya sama dengan appanya dan saat itu appa junho meninggal” ungkap umma dengan nada sedih. Perasaankupun makin tak karuan mendengarnya.

“ pasti saat itulah virus HIV masuk ke tubuh junho, sangat disesalkan” ucap dokter mengambil kesimpulan.

######

“ appa, kenapa nasibku seperti ini??? Aku sudah benar-benar tak bisa menjaga umma, percuma saja saat itu appa menyelamatkanku”

Semakin hari tubuhku semakin melemah, aku sudah tak bisa melakukan apa-apa lagi. Aku hanya bisa berdiam di kamar, aku sudah tak sekolah lagi dan aku juga sudah tak mau menemui leena semenjak aku tahu ada penyakit terkutuk ini di tubuhku. Walaupun aku tak pernah bertemu lagi dengan leena tapi aku tahu leena masih sering menemui umma untuk menanyakan keadaanku. Ya Tuhan, bagaimana bisa aku menyakiti dan mengecewakan yeoja sebaik dia. Tuhan, berikan yang terbaik untuknya, aku tahu aku memang tak pantas.

#####

September 2004

Hari ini memasuki musim salju, ah… aku ingin sekali melihat salju pertama. Entah kenapa hari ini aku merasa agak aneh, tubuhku tak selemas bisaanya, mungkinkah ada keajaiban di malam salju pertama ini ? semoga!

Aku memandang langit malam dari jendela kamarku, gelap! Tapi aku suka. Tiba-tiba pintu kamarku terbuka, kulihat seseorang masuk ke kamarku. Leena???

“kau? Untuk apa kemari?” bentakku. Jujur aku sakit harus membentak orang yang aku cintai

“junho sshi, kumohon ijinkan aku menemanimu malam ini saja, jebal” pinta leena

“tapi……”

“gwenchana junho sshi”

“baiklah, hanya malam ini” ucapku sambil tersenyum. Sejujurnya aku sangat senang bisa ditemani orang yang aku cintai saat salju pertama tahun ini. Seandainya aku meninggal sekarang pun aku pasti akan tenang.

“junho, boleh aku memelukmu? Kali ini sajaa,, please…”

“ne”

Aku dan leena duduk sambil berangkulan, melihat langit gelap dari jendela kamarku. Tuhan, terima kasih Engkau masih memberiku momen seperti ini :)

“junho sshi, kau ingat saat pertama kali kita berkencan?”

“tentu saja, di namsan tower saat salju pertama tahun 2003. benar kan?”

“ne, aku senang sekali saat itu, sekarangpun aku sangat senang karena masih bisa berada di sisimu”

“nado… gomawo sudah mencintaiku jagi” ucapku

“cheonmaneyo” balas leena sambil tersenyum tulus

“Lee Junho…. Aku Choi Leena berjanji akan mencintaimu selamanya, apapun yang terjadi. Berjanjilah kau akan baik-baik saja jagiya”

“ne jagi… aku Lee Junho juga berjanji akan selalu mencintai Choi Leena. Hanya Choi Leena satu-satunya yang akan kucintai selamanya sampai nafas terakhirku” ujarku mantap

“saranghae yeongwonhi” leena mengeratkan pelukannya

“nado” bisikku.

Akupun tertidur di pelukan leena malam itu, di salju pertama tahun 2004

#####

23 September 2004

Leena POV

Pagi ini gerimis, aku yakin langit turut sedih atas kepergiannya. Aku menatap batu nisan bertuliskan Lee Junho itu sambil memanjatkan doa dan meneteskan air mata. Tak kusangka kemarin adalah hari terakhirmu junho, tapi terima kasih karena kau sudah menghabiskan saat terakhirmu bersamaku. Akan selalu ku ingat saat-saat yang pernah kita lalui bersama. Lee Junho, aku Choi Leena akan selalu mencintaimu….saranghaeyo yeongwonhi…

Aku membuka surat dari junho yang diberikan umma saat di pemakaman tadi.

To my everlasting love “choi leena”

Jagi, gomawo sudah mencintaiku selama ini,gomawo sudah memberi warna di hidupku. Aku tahu, aku hanyalah namja beruntung karena bisa mendapatkan cinta seorang malaikat sepertimu. Aku yakin kau adalah angel yang dikirim tuhan untuk menemani seorang penyakitan seperti aku. Aku sangat mencintaimu tapi aku tak pantas memilikimu, untuk itu temukanlah pangeran yang baik dan berjanjilah kau akan bahagia bersamanya. Lupakan aku dan mulailah hidup barumu… biarkan kisah kita terkubur bersama jasadku.. mianhae leena…….. saranghaeyo yongwonhi

Aku menangis membacanya. Junho sshi mianhae, aku tak tau apakah aku bisa menemukan penggantimu karena kau sudah melekat di hatiku….

#####

September 2009

Aku berjalan-jalan di namsan tower, ahh… ini sudah masuk musim dingin. Aku masih ingat semua kenangan kami. Junho, apakah kau melihatku sekarang? aku sudah penuhi permintaanmu, kau lihat dia? Dia lee jinki, pria yang sangat baik, aku yakin dia bisa menjagaku.. Apa kau bahagia disana? semoga kau bahagia karena sekarang kau sudah bersama ayahmu.. selamat jalan my Junho… aku Choi Leena berjanji akan mencintai Lee Junho selamanya.. yaksokhalkke..

-end-

25 thoughts on “My Diary : FIRST SNOW

  1. ckckck sad ending tapi romantis (?)
    walaupun junho terkena penyakit yg berbahaya leena masih menemanix sampai akhir hayatx *puji2 author* hehehe xP
    benarkn tebakanku endingx leena ma onyu #noel2 author mo minta hadiah/plak *just kid*
    kereen

  2. Tomomikazuko13 : hihi… Tak tau ada setan apa kok ak bsa bkin crta mengenaskan spt ini.. XD
    gomawo uda baca :)

    anggra : aneh ? Geje ? Ya bgtulah xD
    ih, kmu tau aja kalo aku ma onyu *noel2 doank ga pke hdiah* xP
    tp aku everlasting love.a junho lho.. *bangga* #tabok
    gomawo uda baca.. :)

    o iya, ak mau bkin pngakuan… Sbnernya aku ga tau musim salju disna bulan apa truz salju prtama maksudnya apa (?) ==” <– amatir #tabok

  3. unyuuuu…
    romantisnya..

    23 september???
    itu ultah kuu/PLAK +kaga ada yg nanye dul+

    gomawo dah kasi ff manis pake tgl ultah qu :D

  4. Niebum : haha… Iya, kasian junho *hug junho*.. Gomawo uda bca ff geje saya.. xD

    Dhikae : hehe… Gomawo uda baca n komen… XD

    seorin : 23 sept tu ultah key.. Wah, ultahmu sama kyk key donk xD
    iya, sama2… Gomawo uda bca ffku… XD

    queen : aku manggil.a apa donk? Masa menantu dah? ==a ini cerita masa lalu sblum aku ama jinki.. #plakk
    gomawo uda bc n komen.. :)

    babyChullie : hehe,, uda kering belom airmata.a? *nyodorin tisu*
    gomawo uda bca n komen.. XD

  5. Haha.. Author narsis nih di ini ep ep..
    Huhu,, I want to cry,.
    Knp drtd aku selalu baca ff yg ngures air mata sih :(
    aaah~ kasian bang juno..
    Akhir”nya tetep ma nyunyu.. T.T
    ckck.. Untung suamiku ga dibawa”. *hug leena* XD

  6. leeena ya! Tanggung jawab deh kK jd metal! (mellow total) malem2 begini T.T huks keeeeey bininya onyu bikin aku mewek *peluk key*

    De de ..key de ..key de sm park rigi eheheheh

  7. oiah,kebetulan banget bc ff ini sambil dgrin lagu coagulation suju jadi tragis ..muahahahaha *lho kok ketawa? -.-“

  8. Nna hyo won : terserah deh.. Tp saia snang krna sama onew xD #Plak

    fida : wkwkwk… Suka2 aku donk… Mkanya, km jg bkin ff trus narsis di ffmu sndiri.. Nih, aku kash castnya! *lempar wookie* :p

    lia : wkwkwk… Jarang2 lho saia narsis xD *boonk bgt*

    kak cagalli : jangan nangis kak, ntar saia ditabok kyukey lagi.. T,T .. Ngmg2 ttg coagulation, ak jd inget utang deh kak.. Wkwkwk xD

    kyu13sung4ever : kalo puasa ga bleh nangis ya ? O.o #gapen

    all : gomawo uda bc n komen…
    O iya, thx juga ama yg uda pasangin gmbr itu *nunjuk atas* keren gambarnya :bd

  9. merr : thankyu… ^^

    nonakyu : makasih uda baca,,, :)

    minYoung : hahahaaa,,, aku mencintai junho tapi juga mencintai jinki,,, tak ada tmpat untukmu sodara kembar :P #plakk

  10. @leena: *ngambil wookie* YA!! enak aje suami aye dilempar”.. barang mahal nih~ (_ _) *ngelus” wookie*
    haha.. tenang2.. sebentar lagi saya menyusul~ XDDD

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s